Rabu, 22 Mei 2024

Orang Tua, Pendidikan Karakter dan Belajar Anak

Bagaimana sikap orang tua terhadap Pendidikan Karakter dan sistem pembelajaran anak di era Merdeka Belajar seperti sekarang?

Minggu lalu saya mengikuti pelatihan ibu penggerak selama tiga hari. Materi yang didapat sangat banyak mulai dari Pendidikan Karakter, Merdeka Belajar sampai Profil Pelajar Pancasila dan Tiga Dosa Besar Pendidikan Indonesia.

Jadi ibu yang notabene adalah orang tua dimana memiliki tanggung jawab penuh pada pendidikan dan tumbuh kembang anak tentu saja ilmu dan wawasan terbaru sangat dibutuhkan supaya bisa mendampingi anak belajar dan mencapai cita-citanya.

Di tengah maraknya berbagai macam metode pembelajaran untuk anak, baik secara formal maupun informal, apa yang bisa para ibu atau orang tua lakukan?

Bagaimana cara orang tua menjadi pendamping belajar pendidikan karakter anak?

Belajar

Untuk bisa mendampingi anak belajar, orang tuanya juga harus terus belajar karena jaman terus berubah. Lain jaman lain juga kebiasaan dan aturannya.

Dunia parenting adalah pekerjaan kolektif, tidak hanya kerja sama antara ibu dan bapak, melainkan juga dengan lingkungan, pemerintah dan tentunya pihak sekolah.

Tidak bisa masing-masing memiliki kepentingan sendiri atau bersifat individual meskipun antara ibu dan bapak sudah berpisah. Tetap diperlukan kerja sama setidaknya di depan anak.

Kesuksesan anak tetap jadi tanggung jawab bersama semua orang tua di satu kesatuan lingkungan.

Bergaul

Orang tua bisa ikut bergabung di komunitas karena komunitas bisa menjadi tempat kita untuk belajar.

Belajar bersama akan mempermudah orang tua mendapatkan ilmu sekaligus berbagi pengalaman sesama orang tua.

Komunitas bisa menjadi sebuah wadah yang efektif untuk para orang tua belajar bersama

Ikhtiar dan Berdoa

Perjuangan orang tua sangat ampuh dan nyata dalam mengantarkan anak menuju pintu kesuksesan. Tidak ada orang tua yang tidak ingin anaknya berhasil, bukan?

Bagaimana cara mengetahui metode pembelajaran pendidikan karakter dalam Merdeka Belajar ini berhasil atau tidak?

Apa yang bisa orang tua lakukan dalam merdeka belajar?

Orang tua tidak harus pintar atau berpendidikan tinggi. Semua orang tua bisa mendampingi anak belajar.

Orang tua bisa melakukan cara berikut ini setiap hari:

Buat jadwal anak belajar di rumah

Tidak harus lama yang penting konsisten. Jeda antara kegiatan anak sehingga anak tidak kelelahan

Duduk dan temani anak belajar

Duduk tidak sembarang duduk. Jangan sampai orang tua duduk di samping anak tapi tidak memperhatikan anak. Jangan sampai badan ada bersama anak tapi pikiran jalan-jalan di dunia lain.

Lepaskan dulu gadget selama mendampingi anak belajar sehingga orang tua bisa fokus menemani anak dan benar-benar menemaninya

Ciptakan suasana tenang agar anak fokus belajar

Setiap anak memiliki kebiasaan yang berbeda. Orang tua pasti tahu apa yang disukai anak, apa yang bisa bikin anak semangat belajar.

Dari kegiatan menemani anak belajar ini orang tua bisa “mengetes” apakah metodenya ini ampuh sehingga bisa menambah ilmu dan wawasan anak, atau justru tidak sama sekali.

Bagaimana cara mengetahui metode pembelajaran pendidikan karakter dalam Merdeka Belajar ini berhasil atau tidak?

Beri anak latihan tanggung jawab

Orang tua bisa memulainya dengan membuat jadwal kegiatan anak.

Membantu anak membuat jadwal kegiatan bukan berarti membuatkan jadwal untuk anak, namun memberikan kesempatan anak untuk membuat jadwal mereka sendiri. Hal itu akan membantu anak bertanggung jawab terhadap semua rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari berjalan.

Saat anak berhasil beri apresiasi. Namun ketika anak belum paham, koreksi diri apakah mendampingi anak belajar ini sudah maksimal? Tidak mungkin anak gagal paham kalau penyampaian dan pendampingan dari orang tua sudah maksimal.

Introspeksi

Ingatkan pada diri kita masing-masing bahwa orang tua itu bukan orang yang serba tahu segalanya. Saat orang tua melakukan kesalaha, atau bingung tidak tahu harus bagaimana, respons seperti ini bisa juga orang tua katakan kepada anak: “Maaf, ayah atau bunda ternyata salah. Maaf belum punya jawaban untuk pertanyaan itu. Sekarang mari kita cari bersama jawabannya dan kita diskusikan bersama, ya.”

Ide Kegiatan

Jika anak kesulitan menemukan ide kegiatan bantu mereka dengan menyebutkan beberapa hal yang bisa dilakukan dalam mengerjakan tugas dari sekolah. Seperti kegiatan rutin (mandi, sarapan, berdoa); kegiatan fisik ( olahraga, membereskan kamar, mencuci piring); membaca buku, bermain musik dan games, dan sebagainya yang bisa memancing ide anak untuk dimunculkan.

Sebagai refleksi, ajak anak untuk bercerita tentang semua kegiatannya. Sekaligus bisa menilai sejauh mana pemahaman anak atas apa yang kita para orang tua sampaikan. Anak yang mampu menceritakan ulang apa yang dilakukan dengan baik itu tandanya anak sudah bisa fokus dan memahami.

Bagaimana cara mengetahui metode pembelajaran pendidikan karakter dalam Merdeka Belajar ini berhasil atau tidak?

Keteladanan dan Pembiasaan

Pengembangan potensi Pendidikan Karakter dan kegiatan Merdeka Belajar melalui keteladanan dan Pembiasaan sepanjang waktu dalam kehidupan sehari-hari perlu terus dipertahankan .

Sehingga apa yang diajarkan kepada anak, ia akan konsisten melakukannya, sehingga menjadi sebuah kebiasaan yang akan melekat kuat dalam benak anak, yang bisa saja akan menjadi karakter baik, lalu menjadi kebiasaan, yang kelak bisa saja akan menjadi sebuah budaya.

Menurut manteman apa ada peran lain bagi orang tua dalam pengembangan karakter siswa?

Dimana orang tua menjadi faktor utama untuk membentuk karakter anak karena orang tua merupakan tempat pendidikan pertama atau mendasar bagi seorang anak.

Orang tua juga orang pertama yang mengenal dan memahami sifat baik dan buruknya anak. Merekalah yang tahu bagaimana karakter anak tersebut.

Orang tua jaman now diharapkan bisa mempelajari kurikulum merdeka, mengenali minat dan kemampuan anak, mendukung upaya anak dalam menyelesaikan tugas atau menggali potensi dirinya.

Orang tua juga diharapkan bisa memahami gaya belajar anak, memberikan bimbingan berkelanjutan, dan menjalin komunikasi dengan guru kelas dan wali kelas anak sehingga belajar anak menjadi maksimal dan sebenarnya mendapatkan kemerdekaan dalam belajarnya.

Untuk mencapai semua itu yuk kita cari tahu juga bagaimana Pengamalan Pendidikan Karakter dalam Konsep Merdeka Belajar. Setelah memahami isi artikel tersebut kemungkinan orang tua akan lebih mudah dalam mendampingi anak belajar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar