Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Mei 2026

Kenapa Kita Harus Mempelajari AI?

Gara-gara ada kesempatan mendapatkan benefit dari akun Thread, mau tidak mau akhirnya saya instal dan buat akun di sana. Padahal sebelumnya saya tidak tertarik buat akun itu. Merasa di sosial media X yang dulunya bernama Twitter sama aja. Di sana kan mirip juga dengan pola kerjanya di Thread ini ya…

Karena sudah instal dan bikin akun yang terintegrasi langsung dengan Instagram iseng membuka akun Thread dan tanpa diduga sudah ada 20 orang teman di Instagram langsung follow dan berteman dengan saya di akun baru Thread ini. Saya juga langsung follow balik dong.

Dan karena saran dari teman-teman ini, banyak muncul postingan (mirip ajakan) tentang ide bisnis, belajar bikin poster, bikin animasi, bikin video dan sebagainya yang intinya ajakan belajar tentang design berbasic berdasarkan kecanggihan AI (Artificial Intelegensi/kecerdasan buatan).



Kenapa kita harus mempelajari AI


Karena merasa hal itu bermanfaat, maka saya like dan share ulang. Gak heran dong ya, sebagaimana kerja algoritma di akun sosial media, kalau kita interaksi maka selanjutnya postingan sejenis yang banyak muncul di beranda.

Dari sekian banyak postingan itu, mayoritas ujungnya berbayar. Awalnya aja gratis, difasilitasi, dan diajarkan. Tapi ujungnya tetap kalau hasilnya mau maksimal kudu pakai yang premium alias berbayar. Dan itu affiliate dari si narasumber. Kalo kita beli dari sana, otomatis jadi pemasukan buat mereka juga, kan ya?

Mirip dengan yang dialami suami. Sebagai guru, ia dituntut banyak menguasai berbagai materi pembelajaran kekinian yang menyesuaikan dengan perkembangan jaman. Sebagai tenaga pengajar ia diajak berproses lagi, belajar lagi, apapun untuk memperkuat bekal pembelajaran di 2026 dan selanjutnya. Mau tidak mau ia pun ikut berbagai pelatihan yang diadakan komunitas maupun instansi.

Mirip seperti itu, ujungnya diakhir sesi pelatihan ada tugas yang bisa dikerjakan secara maksimal kalau menggunakan aplikasi yang premium. Nah, bayar lagi kan…

Tapi itu tergantung kitanya juga, sih. Mau beli silakan, enggak juga gak apa-apa. Kalau kreatif, menggunakan aplikasi gratisan berbasic AI juga bisa kok. Apalagi sekarang banyak tutorial yang bisa kita ikuti. Asal rajin dan terus berkreativitas aja.

Di jaman seperti sekarang, siapapun pasti setuju kalau belajar AI itu penting. Bagaimanapun teknologi ini sudah menjadi fondasi inovasi masa depan, membuka peluang karier luas, dan membantu kita memahami serta memanfaatkan data untuk memecahkan masalah kompleks.

Dengan menguasai AI, kita bukan hanya pengguna teknologi, tapi bisa jadi pencipta perubahan. Tentu saja selama bijak menggunakannya.

Kenapa sih kita harus belajar AI?

Banyak hal yang bisa dijadikan alasan. Yang saya rasakan saja, belajar AI itu perlu karena bisa menunjang berbagai hal

- Peluang karier

Perusahaan besar seperti Google, Amazon, dan Microsoft mencari tenaga ahli AI. Skill ini membuatmu lebih kompetitif di pasar kerja.

- Inovasi masa depan

AI jadi dasar teknologi seperti mobil otonom, Internet of Things, robotika, dan sistem kesehatan prediktif. Kalau kita ketinggalan informasi ini, bisa jadi kembali ke jaman batu sendirian

- Pemecahan masalah kompleks

AI bisa menganalisis data besar untuk prediksi iklim, diagnosis medis, atau tren ekonomi

- Penerapan luas

Dari kesehatan, kuliner, pertanian, pendidikan, hingga seni, AI sudah digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan hasil.

- Kemampuan analitis

Belajar AI melatih berpikir kritis, logis, dan berbasis data.



Kenapa kita harus mempelajari AI


Manfaat Belajar AI

Jadi jelas ya belajar AI itu banyak manfaatnya. Dalam hal karier bisa membuka peluang kerja di teknologi, kesehatan, keuangan, manufaktur.

Dalam hal inovasi bisa jadi bagian dari pengembangan mobil otonom, IoT, robotika, sistem rekomendasi dan sebagainya.

Dalam bidang kesehatan AI sangat membantu bisa mendiagnosis cepat, prediksi hasil perawatan, penemuan obat baru, dll.

Dalam bidang pertanian bisa memprediksi hasil panen, pemantauan tanah, otomatisasi proses pertanian

Dalam dunia pendidikan jelas selalu didapati pembelajaran adaptif, analisis data akademik, akses materi lebih luas dan masih banyak lainnya.

Resiko dari Artifisial Intelegensi 

Namun meskipun begitu, sebagai hasil karya buatan manusia, dipastikan akan ada risiko dan tantangan dalam penggunaan AI ini. Karena itu kita harus tetap waspada akan beberapa hal:

- Ketergantungan teknologi

Terlalu mengandalkan AI bisa menurunkan kemampuan berpikir kritis.

- Isu privasi

Data pribadi yang diproses AI berpotensi bocor.

- Bias algoritma

Hasil AI bisa tidak adil jika data latih tidak netral.

Karenanya tanamkan dalam diri bahwa belajar AI bukan sekadar ikut tren, tapi investasi masa depan. Dengan AI, kita bisa berkontribusi pada inovasi, meningkatkan daya saing, dan memahami dunia yang semakin berbasis data.

Dengan AI, kita bisa memahami data, menciptakan solusi baru, dan membuka peluang karier yang sebelumnya tidak ada.

Belajar AI bukan hanya soal teknologi, tapi soal mempersiapkan diri menghadapi dunia yang berubah cepat. Dengan AI, kita bisa jadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton.



Kenapa kita harus mempelajari AI


Tahapan Belajar AI

- Pahami dasar-dasar

Mulai dari konsep sederhana: apa itu AI, machine learning, deep learning, dan bagaimana cara kerjanya.

- Belajar Python

Bahasa pemrograman utama untuk AI. Fokus pada library seperti NumPy, Pandas, dan Matplotlib.

- Kuasai matematika dasar

Statistik, aljabar linear, dan kalkulus ringan. Ini penting untuk memahami algoritma AI

- Eksperimen dengan dataset

Gunakan dataset gratis (misalnya dari Kaggle) untuk latihan analisis dan model sederhana.

- Pelajari machine learning

Mulai dari regresi linear, decision tree, hingga algoritma clustering.

- Masuk ke deep learning

Pelajari neural network, CNN (Computer Vision), dan NLP (Natural Language Processing).

- Bangun proyek kecil

Contoh: chatbot sederhana, sistem rekomendasi film, atau klasifikasi gambar.

- Ikut kursus online

Platform seperti Coursera, edX, atau YouTube punya banyak materi gratis.

- Gabung komunitas

Diskusi di forum, ikut hackathon, atau belajar dari proyek open-source.

---

Belajar AI itu seperti membangun rumah: mulai dari fondasi (konsep & matematika), lalu dinding (coding & algoritma), hingga dekorasi (proyek nyata). Dengan langkah bertahap, insyaallah kita bisa berkembang dari pemula jadi praktisi.


Read more ...

Minggu, 25 Mei 2025

Berikut Company Profile yang Baik: Bukan Sekadar Formalitas!

Ya, sebuah company profile yang baik itu tidak hanya sekadar formalitas. Melainkan punya kredibilitas.

Manteman yang punya bisnis pasti setuju kan kalau setiap bisnis itu pasti punya ceritanya sendiri-sendiri. Tapi taukah kalau tidak semua bisnis bisa menceritakannya dengan baik?

Bingung Company Profile itu apa?

Banyak perusahaan yang punya produk hebat, tim solid, dan pencapaian luar biasa—namun saat harus menjelaskannya ke klien atau calon investor, mereka kebingungan. Pernah denger kisah seperti itu atau malah mengalami sendiri?

Kalau saya, termasuk pengalaman. Waktu ikut pelatihan Wirausaha Baru Jabar 2018 lalu, salah satu syarat lolos ya harus bisa menjelaskan bagaimana bisnis yang akan kita lakukan itu? Tentu saja saya kelimpungan.

Selain masih belajar, saya ikut pelatihan itu justru ingin bisa. Dan pada akhirnya saya tau hal itu bukan pengalaman saya saja, tapi hampir seluruh Wirausaha Baru Jabar angkatan saya bercerita pengalaman yang sama. Bingung saat diminta presentasi menjelaskan prospek bisnis yang diajukan.

Nah, pada saat kondisi seperti itulah pentingnya keberadaan sebuah company profile yang ditulis dengan strategi dan sudut pandang yang tepat.

Company profile bukan hanya dokumen. Ia adalah wajah perusahaan kita. Cara pertama (dan kadang satu-satunya) untuk membuat kesan profesional, kredibel, dan meyakinkan supaya pihak lain percaya dengan usaha atau bisnis yang kita jalankan.

Bukan Soal Panjang Pendek, Tapi Soal Isi

Sebagian orang berpikir company profile cukup sekadar menampilkan visi, misi, dan daftar produk. Tapi kenyataannya, banyak pembaca dan bahkan klien ingin tahu lebih dari itu.

Mereka ingin melihat siapa kita, apa yang membedakan bisnis kita dengan yang lain, dan mengapa mereka harus memilih usaha yang kita jalankan?

Company profile yang efektif harus punya alur yang rapi, bahasa yang jelas, dan narasi yang membangun kepercayaan.

Tidak bertele-tele, tapi juga tidak terlalu kaku. Harus terasa manusiawi—karena pada akhirnya, yang membaca tetaplah manusia.

Company profile dari Wordsmith Group

Untuk Siapa Sebenarnya Company Profile Itu?

• Untuk klien baru yang belum kenal siapa kita

• Untuk mitra potensial yang ingin tahu seberapa serius kita menjalankan bisnis.

• Untuk investor yang mempertimbangkan potensi perusahaan kita.

• Untuk tim internal yang perlu memahami arah dan identitas perusahaan.

Yang penting intinya mau dikirim dalam bentuk PDF, dibawa ke pameran, dipasang di website, atau dipresentasikan ke stakeholder—company profile kita harus fleksibel dan tetap kuat dalam menyampaikan pesan.

Bicara dengan Gaya, Bukan Sekadar Data

Di Wordsmith Group, perusahaan yang mempercayai kalau setiap bisnis punya cerita yang layak disampaikan. Melalui layanan jasa pembuatan company profile, Wordsmith Group siap untuk membantu klien membangun narasi yang tidak hanya informatif, tapi juga menarik dan mudah diingat.

Upaya dari Wordsmith Group dimulai dengan mengenal bisnis manteman, nilai-nilai bisnisnya, dan apa yang ingin manteman tonjolkan. Lalu mereka susun kontennya—dari sejarah perusahaan, layanan, pencapaian, hingga pesan CEO—dengan pendekatan yang strategis. Sedetail dan serunut itu lho ya...

Pihak Wordsmith Group juga bekerja sama dengan desainer visual bila manteman membutuhkan tampilan layout profesional yang siap cetak atau digital.

Pokoknya semua disesuaikan dengan tone dan branding perusahaan kita.

Company profile dari Wordsmith Group

Fokus Jalankan Bisnis, Wordsmith Bantu Ceritakan

Banyak pemilik bisnis kesulitan menulis tentang perusahaannya sendiri. Itu wajar. Kadang, justru pihak luar yang bisa melihat kekuatan bagaimana kita secara objektif dan mengemasnya dengan lebih meyakinkan.

Jika manteman sedang merintis bisnis, memperkuat citra perusahaan, atau ingin mempersiapkan materi presentasi penting, kini saatnya punya company profile yang bekerja untuk kita

Kunjungi saja Wordsmith Group dan bicarakan kebutuhan kita. Siapa tahu, cerita perusahaan yang manteman jalankan justru memiliki hasil yang lebih kuat dari yang kita perkirakan. Jadi gak bingung lagi seperti pengalaman saya dulu waktu mau seleksi Wirausaha Baru ya...

Read more ...

Kamis, 13 Maret 2025

Cara Belanja Hemat Jelang Lebaran

Ada 5 cara bagaimana berbelanja yang hemat jelang lebaran. Yuk, disimak, jangan sampai kita tekor!

Menjelang lebaran, pengeluaran rumah tangga biasanya meningkat pesat. Mulai dari bahan makanan, pakaian baru, hingga perlengkapan rumah tangga, semuanya terasa seperti kebutuhan yang mendesak.

Cara Efektif Belanja Hemat

Jika tidak cermat dalam mengatur anggaran, keuangan bisa terkuras habis, bahkan sebelum hari raya tiba. Oleh karena itu, penting untuk memiliki strategi belanja yang tepat agar bisa tetap merayakan Lebaran dengan nyaman tanpa mengorbankan stabilitas finansial.

Berikut lima cara efektif yang bisa kita terapkan agar tetap hemat saat berbelanja menjelang lebaran.

1. Buat Daftar Belanja yang Terperinci

Sebelum memulai belanja, buatlah daftar yang benar-benar terperinci. Tuliskan semua kebutuhan yang harus dipenuhi, mulai dari bahan makanan, pakaian, hingga perlengkapan rumah tangga.

Buat daftar secara spesifik mulai dari nama item hinga satuan pembelian.

Selain itu, daftar belanja juga berfungsi sebagai batasan agar kita tidak tergoda membeli barang di luar kebutuhan.

Banyak orang sering kali kalap ketika melihat promo atau diskon besar, padahal barang tersebut tidak ada dalam rencana awal. Hayo, ngaku pernah begitu kan?

Berpegang teguh pada daftar yang telah kita buat bisa membantu kita lebih disiplin dan memastikan setiap pengeluaran benar-benar bermanfaat.

2. Tetapkan Anggaran yang Jelas

Salah satu cara paling efektif untuk menghindari pengeluaran berlebih adalah dengan menetapkan anggaran sejak awal.

Buat batas maksimal yang bisa kita gunakan untuk belanja lebaran, lalu pecah menjadi beberapa kategori, seperti bahan makanan, pakaian, dan keperluan lainnya.

Jangan sampai anggaran yang seharusnya untuk kebutuhan utama justru habis untuk hal-hal yang kurang penting.

Adanya batasan ini akan mengendalikan diri kita dan memastikan bahwa semua kebutuhan prioritas sudah terpenuhi.

Ingat, setelah lebaran masih ada kebutuhan lain, seperti membayar tagihan bulanan, cicilan, atau dana darurat.

Jangan sampai euforia belanja saat lebaran membuat manteman terjebak dalam kondisi keuangan yang sulit di kemudian hari.

3. Manfaatkan Promo dan Diskon dengan Bijak

Menjelang lebaran, hampir semua toko baik offline maupun online, berlomba-lomba menawarkan berbagai promo menarik.

Potongan harga, cashback, hingga beli satu gratis satu sering kali menjadi daya tarik yang sulit dilewatkan. Betul apa betul?

Namun, sebelum tergiur dengan berbagai penawaran ini, pastikan kita benar-benar membutuhkan barang tersebut, ya...

Jangan sampai tergoda hanya karena melihat angka diskon besar, padahal barang itu tidak ada dalam daftar belanja sebelumnya.

Membandingkan harga di berbagai platform juga bisa membantu mendapatkan penawaran terbaik.

Misalnya, jika ingin membeli genset, jangan langsung membeli di tempat pertama yang kita temui, tetapi lakukan riset terlebih dahulu untuk menemukan harga genset dengan nilai terbaik.

4. Belanja Lebih Awal untuk Menghindari Kenaikan Harga

Semakin dekat dengan hari raya, harga berbagai kebutuhan pokok cenderung naik. Hal ini terjadi karena meningkatnya permintaan yang tidak diimbangi dengan ketersediaan barang yang cukup.

Oleh karena itu, belanja lebih awal bisa menjadi strategi yang tepat untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Selain itu, stok barang juga masih lengkap, sehingga kita selaku pembeli memiliki banyak pilihan.

Selain menghindari kenaikan harga, belanja lebih awal juga mengurangi stres akibat keramaian di pusat perbelanjaan.

Di minggu-minggu terakhir sebelum Lebaran, toko-toko sering kali dipadati pembeli sehingga suasana menjadi kurang nyaman.

Antrian panjang di kasir dan keterbatasan stok bisa membuat pengalaman belanja menjadi melelahkan.

5. Gunakan Sistem Pembayaran yang Menguntungkan

Selain memperhatikan harga dan diskon, cara pembayaran juga bisa menjadi faktor penting dalam menghemat pengeluaran.

Beberapa metode pembayaran, seperti e-wallet atau kartu kredit tertentu, sering menawarkan cashback, poin reward, atau diskon tambahan.

Memanfaatkan fitur ini bisa mengurangi jumlah pengeluaran secara signifikan. Namun, pastikan untuk tetap menggunakan sistem pembayaran yang sesuai dengan kemampuan keuangan agar tidak menambah beban di bulan berikutnya.

Yuk, Belanja Cerdas Jelang Lebaran

Ingat, belanja cerdas bukan berarti menahan diri untuk tidak membeli apapun, tetapi lebih kepada mengatur keuangan agar tetap stabil.

Intinya, perencanaan yang baik akan membawa kita menikmati hari raya dengan lebih tenang dan tanpa beban finansial.

Selamat berbelanja dan selamat menyambut Lebaran! Mohon maaf lahir dan batin ya...

Read more ...

Rabu, 22 Januari 2025

Tips Menjalani Bisnis Affiliate untuk Ibu Rumah Tangga

Bisnis affiliate kini menjadi salah satu cara yang populer untuk mendapatkan penghasilan tambahan, terutama bagi ibu rumah tangga.

Posisi seorang ibu rumah tangga tidak hanya sebagai home education centre tapi juga bisa membantu perekonomian keluarga. Tentu saja atas izin sang kepala rumah tangga alias suami.

Dengan fleksibilitas waktu yang ditawarkan, bisnis affiliate ini memungkinkan para ibu bisa tetap mengurus keluarga termasuk mendampingi pembelajaran kurikulum merdeka anak sambil menghasilkan uang.

Namun, menjalani bisnis affiliate bukan tanpa tantangan. Berikut ada lima tips sukses yang dapat membantu ibu rumah tangga memulai dan menjalani bisnis affiliate dengan lancar.

Lima Tips Sukses Bisnis Affiliate untuk Ibu Rumah Tangga

Pilih Produk yang Relevan dengan Minat

Langkah pertama dalam bisnis affiliate adalah memilih produk atau layanan yang akan dipromosikan. Pilih produk yang relevan dengan minat atau yang kita pahami dengan baik.

Memilih produk yang kita sukai atau pahami akan membantu kita untuk lebih mudah menjelaskannya kepada audiens, termasuk juga dapat memberikan rekomendasi yang tulus dan autentik.

Selain itu, produk yang relevan dengan minat kita akan cenderung lebih mudah dipasarkan karena kita dapat mengaitkan promosi dengan pengalaman pribadi. Hal ini akan membantu kredibilitas kita di mata audiens, sehingga mereka lebih percaya pada rekomendasi yang kita berikan.

Pilih bisnis affiliate sesuai dengan minat

Manfaatkan Platform yang Tepat

Sebagai ibu rumah tangga, waktu adalah hal yang berharga. Oleh karena itu, penting untuk memanfaatkan platform yang paling sesuai dengan target audiens kita.

Misalnya, jika audiens kita aktif di media sosial seperti Instagram atau Facebook, fokuslah pada platform tersebut.

Kita juga dapat membuat konten menarik seperti video singkat, cerita sehari-hari, atau postingan informatif yang relevan dengan produk yang kita promosikan. Jangan lupa untuk mempelajari cara kerja platform yang kita pilih supaya dapat menggunakannya secara maksimal.

Bangun Kepercayaan dan Interaksi dengan Audiens

Kepercayaan adalah kunci sukses dalam bisnis affiliate. Untuk membangun kepercayaan, kita harus jujur dan transparan dalam setiap promosi. Jangan hanya berfokus pada penjualan, tetapi berikan informasi yang bermanfaat kepada audiens.

Misalnya, jika kita mempromosikan produk kecantikan, buatlah ulasan jujur yang mencakup kelebihan dan kekurangannya. Hal ini akan menunjukkan bahwa kita peduli pada kebutuhan audiens, bukan sekadar menjual produk.

Selain itu, berinteraksilah secara aktif dengan audiens. Tanggapi komentar dan pertanyaan mereka dengan sopan dan informatif.

Interaksi yang konsisten akan membuat audiens merasa dihargai dan lebih terhubung kepada kita.

Jalankan bisnis affiliate dengan membagi waktu sebaik mungkin

Kelola Waktu dengan Baik

Sebagai ibu rumah tangga, kita memiliki banyak tanggung jawab di rumah. Oleh karena itu, penting untuk mengatur waktu dengan baik agar semua tugas dapat terselesaikan tanpa mengorbankan waktu untuk keluarga.

Cobalah membuat jadwal harian yang mencakup waktu untuk pekerjaan rumah tangga, waktu berkualitas bersama keluarga, dan waktu untuk fokus pada affiliate kita.

Jadwal ini akan membantu menghindari rasa kewalahan dan tetap produktif.

Gunakan juga tools manajemen waktu seperti aplikasi kalender atau to-do list untuk membantu mengatur prioritas.

Pengelolaan waktu yang baik tidak hanya membantu kita menjalankan bisnis dengan efektif, tetapi juga menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga.

Jangan Lupa untuk Terus Belajar

Dunia bisnis affiliate terus berkembang. Oleh karena itu, penting untuk selalu belajar dan mengikuti tren terbaru.

Misalnya, algoritma media sosial sering berubah, sehingga kita perlu mengetahui strategi terbaru untuk menjaga visibilitas konten yang dibuat.

Selain itu, jangan ragu untuk berinvestasi dalam kursus online atau webinar untuk meningkatkan keterampilan.

Sebagai tambahan, pastikan untuk memiliki pengelolaan keuangan yang baik.

Kita bisa mengelola pendapatan dan pengeluaran dari bisnis affiliate dengan pendekatan yang lebih profesional, seperti yang sering dilakukan oleh family office.

Pengelolaan yang baik akan membantu kita melihat peluang untuk mengembangkan bisnis lebih jauh.

Jadilah pembelajar sejati

—

Bisnis affiliate menawarkan peluang yang menjanjikan bagi ibu rumah tangga untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Dengan memilih produk yang tepat, memanfaatkan platform yang sesuai, membangun kepercayaan dengan audiens, mengatur waktu dengan baik, dan terus belajar, insyaallah kita dapat menjalani bisnis ini dengan sukses.

Ingatlah bahwa kunci utama adalah konsistensi dan komitmen. Semoga tips di atas bermanfaat dan membantu manteman semuanya meraih kesuksesan dalam bisnis affiliate! Aamiin...

Read more ...

Rabu, 15 Januari 2025

Manfaat Desiccant Silica Gel untuk Bisnis Makanan

Ada 5 Manfaat Desiccant Silica Gel untuk Bisnis Makanan yang Wajib Kamu Tahu!

Siapa sangka, benda kecil yang biasa kita temui dalam kemasan sepatu atau tas ini ternyata punya manfaat besar untuk bisnis makanan, lho!
 
Ya, kita lagi ngomongin silica gel, nih. Desiccant atau silica gel ini ternyata punya banyak peran penting dalam menjaga kualitas dan kesegaran produk makanan.
 
Kalau manteman menjalankan bisnis kuliner, pasti nggak asing lagi dengan bahan ini yang mana sering kali digunakan untuk mengurangi kelembapan dalam kemasan.
 
Terus-terus, apa aja sih manfaat silica gel untuk bisnis makanan?
Yuk, simak 5 manfaat utama yang perlu manteman tahu
 

Mengenal 5 Manfaat Desicant Silical Gel untuk Bisnis Makanan

 
Silica gel sering kali dianggap sepele, tapi tahukah kalau bahan kecil ini punya banyak manfaat besar untuk bisnis makanan?
 
 
Silica gel untuk bisnis kuliner
 
Dari menjaga kualitas produk hingga meningkatkan daya tahan, silica gel bisa jadi solusi cerdas untuk mengatasi masalah kelembapan dan menjaga kesegaran makanan.
 
Berikut ini, kita bakal bahas 5 manfaat desiccant silica gel yang penting banget buat bisnis kuliner.
 

1. Menjaga Kesegaran Makanan

 
Salah satu manfaat terbesar dari silica gel adalah kemampuannya untuk menjaga kesegaran makanan dengan cara mengurangi kelembapan di dalam kemasan.
 
Kelembapan berlebih bisa menyebabkan makanan jadi lembek, berjamur, atau bahkan berubah rasa. Misalnya, pada produk makanan kering seperti keripik, biskuit, atau pasta, kelembapan bisa mengurangi kerenyahan dan kualitas teksturnya.
 
Silica gel membantu menyerap kelembapan yang ada di dalam kemasan, sehingga makanan tetap segar dan terhindar dari kerusakan.
 
Dengan menggunakan silica gel dalam kemasan produk makanan, bisa dipastikan kalau makanan yang sampai ke tangan konsumen tetap enak dan terjaga kualitasnya.
 
Misalnya, saat kita menjual keripik, biskuit, atau kue kering, silica gel dapat membantu mencegah makanan menjadi lembek karena kelembapan, sehingga teksturnya tetap renyah.
 

2. Mencegah Pertumbuhan Jamur dan Bakteri

 
Makanan yang terkena kelembapan berlebih lebih rentan terhadap pertumbuhan jamur dan bakteri. Hal ini tentu bisa merusak produk makanan, mengurangi masa simpannya, dan tentu saja merugikan bisnis manteman. Nah, silica gel berperan besar dalam mengurangi kemungkinan ini.
 
Dengan menyerap kelembapan, silica gel menciptakan lingkungan yang lebih kering, sehingga pertumbuhan mikroorganisme seperti jamur atau bakteri bisa dicegah.
 
Untuk bisnis yang bergerak di bidang makanan yang rentan dengan kontaminasi jamur, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, atau makanan yang dikemas dalam wadah tertutup, silica gel bisa jadi solusi yang efektif untuk menjaga kualitas produk tetap terjaga dan aman dari kerusakan.
 
Dengan begitu, konsumen akan lebih puas dan produk makanan kita akan lebih awet.
 
Silica gel untuk bisnis kuliner
 
 

3. Meningkatkan Daya Simpan Produk Makanan

 

Silica gel nggak hanya berguna untuk menjaga kesegaran, tapi juga dapat memperpanjang masa simpan produk makanan.

Makanan yang terjaga dari kelembapan dan kontaminasi mikroba akan bertahan lebih lama. Ini sangat penting untuk bisnis makanan yang mengandalkan produk dengan masa simpan yang panjang, seperti camilan, makanan kering, atau bahan makanan olahan.

Misalnya, pada produk seperti kopi atau teh dalam kemasan sachet atau kaleng, silica gel bisa membantu menjaga kualitas dan rasa produk tetap prima lebih lama.

Selain itu, untuk makanan yang dikirim dalam jumlah besar, penggunaan silica gel juga bisa mengurangi risiko kerusakan selama pengiriman, membuat produk tetap aman sampai ke konsumen tanpa mengurangi kualitasnya.

4. Mencegah Penggumpalan pada Makanan Kering

Untuk makanan kering, seperti garam, gula, atau tepung, kelembapan bisa menyebabkan produk menggumpal dan susah dipakai. Bahkan, dalam beberapa kasus, produk seperti garam atau kopi bubuk bisa menggumpal dan sulit diproses.

Dengan menambahkan silica gel ke dalam kemasan, kelembapan yang menyebabkan penggumpalan ini dapat diserap, menjaga produk tetap terpisah dan mudah digunakan.

Silica gel untuk bisnis kuliner

Misalnya, untuk bisnis yang memproduksi rempah-rempah, tepung, atau garam, menambahkan silica gel dalam kemasan bisa mencegah bahan makanan tersebut menggumpal.

Dengan begitu, produk kita akan terlihat lebih rapi dan konsumen akan merasa lebih nyaman menggunakan produk tanpa kendala.

5. Mengurangi Biaya Kerugian dan Pengembalian Produk

Kerugian yang diakibatkan oleh produk yang rusak karena kelembapan atau jamur bisa berdampak besar pada bisnis makanan. Selain itu, pengembalian produk yang sudah rusak juga mempengaruhi citra brand kita di mata konsumen.

Penggunaan silica gel dapat membantu mencegah masalah ini dan tentunya bisa mengurangi biaya terkait kerugian atau pengembalian produk.

Dengan menjaga kualitas produk tetap terjaga, kita bisa mengurangi risiko kerusakan dan memastikan produk sampai ke tangan konsumen dalam kondisi terbaik.

Selain itu, dengan memperpanjang masa simpan dan menjaga kualitas produk lebih lama, frekuensi pengiriman atau produksi ulang bisnis yang dijalankan manteman bisa berkurang yang pada akhirnya ini bisa mengurangi biaya operasional. Jika begitu tentu bisa meningkatkan keuntungan bisnis kita dalam jangka panjang, bukan?

Silica Gel Jawa Barat: Desitechgel, Solusi Terbaik untuk Bisnis Kuliner

Kalau manteman lagi cari silica gel berkualitas untuk bisnis kuliner, Desitechgel bisa jadi pilihan terbaik nih.

Sebagai produsen dan distributor silica gel Jawa Barat Desitechgel sudah berpengalaman dalam menyediakan solusi yang tepat untuk kebutuhan pengemasan makanan.

Kenapa pilih Desitechgel? Selain menawarkan silica gel dengan kualitas tinggi, distributor silica gel dari Jawa Barat juga memberikan harga yang kompetitif dan layanan yang ramah serta profesional. Sebagai produsen, silica gel Jawa Barat juga sudah sangat terpercaya.

Desitechgel selalu memastikan bahwa produk yang kita terima memiliki kualitas terbaik. Jadi, manteman nggak perlu khawatir soal kualitas produk maupun pelayanan yang diberikan.

Macam silica gel untuk bisnis

Silica Gel, Sahabat Setia Bisnis Kuliner

Silica gel punya banyak manfaat untuk bisnis kuliner, mulai dari menjaga kualitas makanan, menghindari kelembapan, hingga menambah profesionalisme dalam pengemasan produk.

Dengan silica gel dari Desitechgel, kita bisa meningkatkan kualitas dan daya tahan produk makanan yang akan dijual.

Jadi, tunggu apa lagi? Manfaatkan silica gel dari Desitechgel, solusi terbaik di Jawa Barat, dan rasakan perbedaannya dalam bisnis kuliner manteman...

Read more ...

Kamis, 31 Oktober 2024

Mencetak Miliuner Belia Terinspirasi Obsesi Sri Irdayati

Saat libur sekolah, saya sering mengajak anak-anak mengaji (usia 3-17 tahun) di pondok mengaji Al Hidayah yang saya dan suami kelola mengadakan acara sederhana seperti botram1, ngucek leuwi2, atau ngaliwet.

Sayangnya, dari sekitar 30 santri putra dan putri itu tidak selalu semuanya bisa ikut. Alasan terbesar adalah masalah biaya. Maklum di kampung, tidak semua anak memiliki uang jajan yang cukup.

Jika ada uang kas atau donasi dari donatur pondok, saya selalu berusaha menutupi semua kekurangan itu asalkan semua anak bisa ikut dan merasakan suasana kebersamaan yang menyenangkan. Tapi kan tidak bisa selamanya begitu. Selain memunculkan kecemburuan bagi santri lain, juga tidak selamanya pondok memiliki dana untuk mencukupi semua itu.

Saya coba diskusi dengan suami selaku guru ngaji mereka dan sebagian santri yang sudah agak besar untuk mendapatkan solusi. Hingga mulai diambil langkah jika akan ada acara jauh sebelumnya anak-anak dianjurkan untuk menabung.

Saat ada pasar malam di lapangan desa, ketika selesai pengajian banyak anak yang main ke sana. Namun ada beberapa anak yang diam saja, tetap di rumah.

“Kenapa gak main ke korsel, barudak?”

Jawabnya “Artosna tos seep, Bu.” Mereka bilang uangnya sudah habis.

Habis?

Menyeimbangkan ilmu agama dan ilmu bisnis di pondok mengaji Al Hidayah
Menyeimbangkan ilmu agama dan ilmu bisnis di pondok mengaji Al Hidayah

Lalu saat ada kesempatan, saya ngobrol dengan mereka. Dapatlah informasi kalau ternyata ada beberapa anak yang belum bisa memanajemen keuangannya. Padahal uang yang sudah habis dan bisa dibilang tidak sedikit itu bekal untuk beberapa hari ke depan mereka.

Gara-gara tergoda segala macam permainan, wahana, dan jajanan kuliner di pasar malam, uang bekal dan uang jajan mereka habis dalam waktu sekejap saja. Kasihan jadinya...

Soal keuangan memang sangat rentan ya, apalagi dipegang oleh anak kecil. Pun karena latar belakang orang tua juga tidak semuanya mampu, maka kesulitan memiliki uang bagi anak-anak juga jadi permasalahan yang cukup pelik.

Saya jadi ingat waktu bekerja di Singapura. Di sekolah minggu yang diikuti anak yang saya asuh, mulai dari yang sederhana anak-anak sudah diajarkan bagaimana mengelola keuangan.

Menabung, menyisihkan uang jajan untuk keperluan dan sedekah, sampai membagi uang yang dimiliki untuk berbagai kebutuhan sesuai dengan pos-pos berdasarkan jangka waktu, kepentingan dan tingkat kebutuhannya.

Walaupun sederhana di sekolah minggu itu anak-anak sudah diajarkan tentang accounting sejak mereka usia balita. Jadi kepikiran bisakah kurikulum manajemen keuangan di sekolah minggu tersebut bisa saya adopsi untuk diterapkan di pondok mengaji yang saya kelola bersama suami?

Mencetak miliuner belia
Menerapkan ilmu agama dan ilmu bisnis kepada generasi muda

Gayung bersambut, mengenai pendidikan manajemen keuangan sejak kecil ini juga ternyata digagas oleh seorang aktivis penerima penghargaan SATU Indonesia Award 2010, Sri Irdayati.

Dimana gagasan yang dimilikinya adalah membekali anak-anak seusia SD dengan ilmu kewirausahaan. Karena Sri Irdayati meyakini kalau skill kewirausahaan harus diperkenalkan dan diasah sejak dini, agar anak Indonesia tidak hanya mempunyai kemampuan akademis tapi juga kemampuan manajemen finansial.

Jika saya terinspirasi oleh ajaran di sekolah minggu anak majikan, maka Sri Irdayati mendapatkan ide mengenai kewirausahaan dan manajemen keuangan sejak kecil ini terinspirasi dari film kartun Richie Rich.

Kartun Richi Rich menceritakan mengenai anak yang kaya raya putra miliuner Amerika Serikat. Film komedi petualangan anak-anak Amerika tahun 1994 yang disutradarai oleh Donald Petrie ini tayang pada masanya setiap Sabtu pagi.

Animasi Richie Rich yang diproduksi oleh Hanna-Barbera Productions disiarkan di ABC dari 8 November 1980 hingga 1 September 1984, berdasarkan karakter Harvey Comics dengan nama tokoh Richie Rich.

Karena film bocah keturunan sultan itulah, Sri Irdayati memantapkan diri untuk merintis mengajarkan dunia usaha dan manajemen keuangan kepada anak meski masih duduk di sekolah dasar.

Sri Irdayati
Sri Irdayati, penggagas ilmu bisnis untuk anak usia SD. Sumber SATU Indonesia Award

Sri Irdayati yang akrab dipanggil Irda lulusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, mengaku tidak perlu persiapan yang ribet untuk memulai pelatihan kepada anak-anak di rumahnya.

Cukup membuka kelas bisnis sederhana yang bertempat di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara yang lokasinya ini tiada lain adalah rumah kontrakan yang disewa suaminya, Dedi Purwanto. Di rumah itu sang suami juga mengajar kursus Bahasa Inggris.

Kelas bisnis untuk anak-anak didikan Irda ini diberikan secara gratis. Irda kelahiran Pemangkat, Kalimantan Barat, pada 6 Juli 1985 pada awalnya mengajar tujuh orang anak berusia 6-12 tahun untuk berlatih menyiapkan sebuah usaha manik-manik berikut membuat neraca keuangan.

Disambut penuh antusias, sambil menghitung, tangan anak-anak itu penuh semangat merangkai manik-manik menjadi gelang dan kalung yang nanti akan dijualnya.

Di kelas bisnisnya ini Irda mengusulkan strategi baru sekaligus meminta anak-anak berbelanja semua bahan-bahan pembuatan aksesoris sendiri secara langsung.

Berbekal modal untuk berbelanja, anak dituntut menghitung dan mengkalkulasikan nya sehingga bisa menerapkan ilmu berhitung sederhana yang dipelajari di sekolah.

Mulai dari modal usaha, pemasukan, pengeluaran, hingga saldo akhir. Termasuk cara menghitung laba usaha. Mulai dari penghitungan modal, beban usaha, margin profit, hingga pencatatan laba dan rugi usaha.

Yang uniknya lagi, antara Irda dan sesama anak didiknya itu masing-masing saling memanggil dengan sebutan “Bos”, kependekan dari Bakal Orang Sukses.

Bagi Irda, mendidik anak sejak dini dengan pelatihan bisnis adalah mengajarkan mereka tentang dunia usaha sekaligus manajemen. Sehingga anak usia dini ini akan memiliki mental kuat untuk berwirausaha sejak kecil hingga terbiasa sampai dewasa.

Harapan Irda, jika anak sudah paham akan ilmu bisnis dan manajemen saat belia, maka kelak bisa mencetak miliarder baru yang akan membantu perekonomian diri sendiri, keluarga, masyarakat sekitar hingga negara. Minimal, mereka bisa menjadi bos bagi bisnisnya sendiri.

Menurut Irda, ide merintis sekolah bisnis ini tidak muncul tiba-tiba. Sejak belajar di kampus Universitas Diponegoro, Semarang, idenya bisa membekali anak-anak dengan kewirausahaan sudah muncul.

Irda yakin skill kewirausahaan harus diperkenalkan dan diasah sejak dini, agar anak Indonesia tidak hanya mempunyai kemampuan akademis tapi juga kemampuan bertahan hidup dengan hasil usahanya sendiri.

Hingga Irda menciptakan sekolah bisnis walau konsepnya masih sederhana. Dan kegigihan Irda ini diapresiasi oleh Astra International Tbk, yang setiap tahunnya menggelar SATU Indonesia Award.

Dengan penghargaan ini Sri Irdayati membuktikan kalau usia muda tak menghalangi siapa pun untuk mempersembahkan karya berkelanjutan bagi Indonesia dalam menyongsong Indonesia emas 2045.

Diharapkan, anak-anak ini bisa memberikan dampak positif yang lebih besar dan berkontribusi yang berkelanjutan pada usaha-usaha pembangunan di daerahnya. Minimal bisa berbisnis walau kecil-kecilan dan memanage keuangannya sehingga tidak besar pasak daripada tiang.

Sri Irdayati
Kelas bisnis untuk anak usia belia, oleh Sri Irdayati, penerima penghargaan SATU Indonesia Award 2010

<!-- wp:footnotes /-->

Read more ...

Jumat, 13 Oktober 2023

Menghitung Keuntungan

Hampir saja tabrakan! Ketika turun dari sepeda motor, jalan menunduk sambil mengecek dompet dan tas belanjaan, eh tiba-tiba di belokan muncul seseorang membawa kardus sekian banyaknya. Kaget dong!

“Eh, Ibu. Maaf... Ke pasar Bu?”

Setelah berpikir sejenak saya juga baru ngeh, kalau yang berpapasan dengan saya itu ternyata tetangga di kampung. Bu Isah namanya.

“Ah iya, maaf ya Bu, saya gak lihat-lihat. Hampir saja nabrak. Ini belanjaan nya? Udah beres ya?”

Saya lihat yang dibawa Bu Isah dus makanan ringan. Bukan belanjaan sayuran basah pada umumnya.

“Iya Bu. Belanja buat warung. Yah, sekadar ngisi waktu luang. Sambil momong anak. Lumayan Bu, gak bengong juga. Hehe...”

“Bagus itu, Bu. Semoga laris manis selalu ya jualannya. Mari...”

Saya akhiri obrolan tidak disengaja itu sambil bergegas jalan lagi. Sementara dari sudut mata saya lihat Bu Isah masih mengatur dus-dus belanjaan yang begitu banyak di atas motornya. Sesekali terlihat ia mengusap peluh di wajahnya. Selelah itukah keseharian Bu Isah?

Bu Isah dulunya berprofesi sebagai guru di sebuah sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI, sekolah setara SD) Setiap pagi saya sering melihat berangkat bareng suaminya yang juga mengajar di tempat yang sama.

Sekolahnya lumayan jauh dan terpencil, jadi berangkat dan pulang bareng selalu mereka usahakan. Mungkin supaya irit biaya bensin.

Dulu, Bu Isah pernah bertanya, kenapa saya gak ngajar juga biar sama dengan suami. Saya tertawa saja. Sambil bilang kalau saya gak sabaran orangnya.

Eh, Bu Isah ga percaya. Secara ia juga tahu kalau di rumah saya juga kan ada anak mengaji yang jumlahnya sama dengan murid satu kelas di sekolah formal.

Menghitung Keuntungan Guru Honorer

Saya gak menyanggah. Tapi diam saja. Padahal dalam hati, saya ngaku malas jadi guru kalau sekadar menjadi honorer di sekolah terpencil. Udah perjuangannya berat, eh bayaran nya cuma seratus sampai tiga ratus ribu per bulan. Saya mana mau?

Kalau sedang beruntung, tiga ratus ribu itu rata-rata untuk bayaran satu kali job. Mana kerjanya mudah dan santai. Bisa sambil nonton film, bisa ambil mendengarkan lagu K-Pop terbaru.

Maaf. Bukan mau menyepelekan rezeki, atau tidak mensyukuri penghasilan seseorang. Tapi jaman sekarang, buat pulsa internet saja seratus dua ratus ribu, segitu udah habis. Yakan? Lalu keperluan lainnya? Sementara jadi guru itu penampilan harus terjaga. Setidaknya kerudung harus licin, sepatu harus mengkilap, kalau enggak, bisa menjatuhkan marwah tenaga pendidik dong?

Selebihnya ya saya udah nyaman aja dengan aktivitas sehari-hari saya. Meski banyak yang bilang saya pengangguran, kalau lagi ada rezeki, sebulan satu juta rupiah saja mah udah bisa saya kumpulkan hasil dari fee ngeblog dan media sosial.

Itu bersih, tanpa harus keluar rumah. Tanpa harus meleng dari jagain anak, gak perlu ganggu tugas sebagai ibu rumah tangga yang lebih utama. Sambil rebahan mantengin blog drama Korea terbaru pun gak masalah. Ya, semudah itu.

Lalu bagaimana saya mau kalau harus berangkat pagi pulang lewat duhur, penampilan dan kesopanan harus dijaga, sementara yang didapat tak seberapa...

Sampai Bu Isah hamil anak kedua, saya lihat Bu Isah masih berangkat ngajar ke sekolah. Namun belum setahun usia anak kedua, Bu Isah hamil lagi dan setelah melahirkan anak ketiga, ia tak berangkat ngajar lagi. Mungkin sudah resign. Suaminya pun pindah mengajar ke tempat yang lebih dekat.

Ketika silaturahmi lebaran, saya baru tahu kalau Bu Isah rumahnya sudah direnovasi dan ia memiliki warung kelontong. Katanya kesehariannya selain momong anak juga ya jagain warung.

Saya pikir wah, pasti labanya besar tuh. Secara di sekitar rumahnya, banyak anak-anak yang dipastikan jajannya tak akan kemana.

Sampai saya kepikiran apa saya juga buka warung aja gitu? Depan dan samping rumah masih ada lahan kosong. Suami pun sempat punya ide untuk bangun ruko. Walaupun tidak berjualan, tetap bisa disewakan secara pinggir jalan desa lumayan ramai. Depan kantor PLN Kecamatan pula.

Menghitung Keuntungan Warung Jajan Anak

Tapi keinginan saya itu langsung luruh manakala tidak sengaja ketemu lagi dengan Bu Isah, suaminya dan kedua anaknya terkecil (anak pertama ga ikut) di sebuah kedai bakso.

Dua anaknya nangis ingin jajan camilan yang dijembreng dekat kasir. Tapi entah kenapa Bu Isah gak membiarkannya. Hanya membujuknya supaya sabar menunggu bakso pesanan mereka datang.

Saya, Suami dan anak yang sudah lebih dulu selesai dengan pesanan bakso tak langsung pulang. Selain meredakan rasa pedas, juga menghabiskan minum kami masing-masing.

“Bu, jajanan gopek aja gak dikasih. Berisik kan jadinya...” bisik anak saya gak nyaman dengan tangisan dua bocah yang berjarak tak sampai setahun itu.

Yah, mau bagaimana lagi. Bukannya saya tak ingin memberi tapi saya kan ga tahu maksud Bu Isah tidak membiarkan anaknya jajan itu kenapa... Bisa saja jajannya itu makanan yang dipantang untuk anaknya, kan? Kalau saya asal ngasih bisa celaka nanti.

Sambil menunggu anak dan suami selesai (kami emang suka sengaja kalo ke kedai bakso ini untuk main dan santai) saya datangi meja Bu Isah dan mencoba ngobrol dengannya. Menyapa juga anak-anaknya sekadar mencoba meredakan tangisnya.

“Mereka ini memang gak bisa dibilangin Bu, tapi nanti juga diem sendiri kok...” kata Bu Isah. Saya hanya manggut-manggut saja.

“Sayang banget kalau jajan di sini. Harganya kan hampir tiga kali lipat. Padahal di rumah juga ada banyak. Keuntungan dari jajanan anak itu gak seberapa, cuma dua ribu rupiah per lusin. Di sini beli dapat satu kalau di rumah bisa delapan.” Jelasnya .

Saya tak bisa menyembunyikan keterkejutan. Emang ga tahu sih bagaimana keuntungan jualan di warung begitu.

“Keuntungan di warung seharian bisa habis hanya untuk beli jajanan anak sekali di sini.” Bu Isah memastikan.

“Saya pikir Bu Isah mendapatkan keuntungan besar dari penjualan di warungnya...” Sungguh saya ga bisa untuk tidak bertanya berapa keuntungan jualannya kalau dirata-rata.

Dan saya sampai melongo mendengar jawaban nya. Katanya gak sampai dua puluh ribu rupiah. Maklum jajanan anaknya juga kan yang seharga seribu dua ribu. Kalau habis satu lusin, keuntungan paling besar lima ribu rupiah. Sementara per hari jarang laku sampai lusinan gitu.

Jadi Bu Isah seolah menyediakan jajan buat anaknya saja. Biar gak terlalu mahal. Kalau laku terjual ya untung. Kalau tidak, ya buat jajan anak-anaknya. Begitu katanya.

Saya menarik nafas. Apalagi mengingat pas ketemu hampir tabrakan dengan Bu Isah di pasar itu. Terlihat ia begitu repot dan lelah. Mungkin setiap hari ia melakukannya? Sementara keuntungannya?

Menghitung Keuntungan Blogger dan Influencer

Rasanya saya beruntung dan bersyukur banget, meski suka dianggap kerjaannya hanya main hape saja, tapi justru dari sana saya bisa mendapatkan cuan. Memenuhi kebutuhan keluarga, nabung dan bahkan belanja keinginan sendiri.

Kadang saya jadi malu sendiri, ketika ada job receh dengan fee hanya sepuluh dua puluh ribu rupiah itu sering saya abaikan tak tertarik untuk mengambilnya. Padahal Bu Isah sampai harus kelelahan dan keluar tenaga dulu untuk mendapatkan keuntungan sebesar itu.

Read more ...

Sabtu, 17 Juni 2023

Cara Mengoleksi Berlian dengan Reksadana Pasar Uang

Manteman tahu apa itu reksadana pasar uang? Kali ini ada cara bagaimana kita bisa mengoleksi perhiasan berlian, membelinya menggunakan dari hasil Reksadana. Penasaran kan bagaimana caranya? Secara yang kita bahas ini berlian, gitu loh... Siapa sih yang menolak?

Yuk, koleksi perhiasan berlian, beli pakai hasil Reksadana!

Sumber gambar https:/pexels.com/photo/close-up-photo-of-diamond-stud-silver-colored-eternity-ring/

Jadi manteman, hasil dari Reksadana Pasar Uang itu dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari memenuhi gaya hidup hingga memanfaatkannya untuk investasi alternatif. Jika manteman ingin memenuhi lifestyle sekaligus berinvestasi alternatif, salah satu rekomendasi yang bisa dicoba yaitu mengoleksi perhiasan.

Nah, mengoleksi perhiasan seperti berlian ini bisa menjadi cara yang tepat dan menguntungkan. Kita bisa menjualnya lagi di masa mendatang dengan kemungkinan harga yang lebih tinggi.

Dan pada kesempatan ini kita akan mencoba membahas mengenai referensi set berlian yang bisa dikoleksi serta keuntungannya. Simak terus penjelasan lengkapnya pada poin-poin di bawah ini, ya...

Referensi Pilihan Set Perhiasan Berlian yang Bisa Dikoleksi

Sumber gambar https:/www.pexels.com/photo/close-up-photograph-of-a-pendant-with-diamonds/

Kalau manteman ingin mengoleksi perhiasan berlian, sebaiknya lakukan riset dahulu terkait tata cara dan juga faktor yang perlu diperhatikan agar bisa mendapatkan keuntungan --alih-alih kerugian. Ketika sudah paham, baru kita bisa langsung memulai investasi berlian ini.

Untuk teman-teman yang ingin menjadikan koleksi berlian sebagai ladang investasi baru dari hasil Reksadana Pasar Uang, berikut ini akan diberikan beberapa referensi berlian yang bisa dilirik:

  • Luscious Diamond Bracelet – Fifth Bloom

Referensi perhiasan berlian yang bisa kita koleksi, salah satunya yaitu Luscious Diamond Bracelet dari Fifth Bloom. Dibanderol dengan harga lebih dari Rp100 juta, manteman akan mendapatkan gelang yang dihiasi berlian sejumlah 27 buah berlian dengan berat total mencapai 4,563 ctw (carat total weight).

Untuk gelangnya sendiri, logam yang digunakan memiliki 3 variasi warna mulai dari yellow gold, white gold, hingga rose gold.

  • TIFFANY & CO. Colored Diamond and Diamond Necklace 

Perhiasan berikutnya yang juga bisa dikoleksi, yaitu kalung berlian dari Tiffany & Co. Menteman bisa menambahkan kalung berlian ini sebagai koleksi dengan merogoh kocek sekitar Rp200 juta hingga Rp300 juta.

Berlian yang digunakan sebagai liontin dari kalung ini ada dua jenis, yaitu berbentuk bantalan berwarna kuning berukuran 1,61 karat dan berlian berbentuk bulat. Untuk bobotnya sendiri, kalung ini berukuran 4,5 gram.

  • Graff Coloured Diamond and Diamond 'Bulls Eye' Necklace and Earring Set

Merupakan set perhiasan kalung dan anting. Siapa saja bisa mendapatkan set berlian ini dengan harga mulai dari Rp500 juta. Untuk kalungnya, berlian yang digunakan berukuran 1,01 karat dan berbentuk bundar. Sementara untuk antingnya, berlian yang dipakai berbentuk persegi dan persegi panjang berukuran 1,01-1,04 karat.

  • Sapphire and Diamond Necklace – MAGNIFICENT JEWELS

Kalung ini memiliki perpaduan safir dan juga berlian. Dengan berat total 87,2 gram dan dimensinya 48 cm, perhiasan ini dibanderol hingga Rp. 1 miliar. Dengan perpaduan safir berbentuk oval dan berlian berbentuk pir, kalung yang juga didesain dengan 18 karat emas putih ini memiliki bentuk yang sangat cantik.

Keuntungan Investasi Berlian, Apa Saja?

Setelah melihat beberapa referensi brand perhiasan berlian yang bisa dikoleksi, berikutnya akan dijelaskan nih, mengenai keuntungan-keuntungan yang bisa kita rasakan dari investasi jenis ini.

  • Bebas dari Inflasi

Keuntungan pertama yang bisa dirasakan dari berinvestasi berlian, yaitu bebas dari inflasi. Hal ini dikarenakan harga berlian akan relatif stabil meski sedang krisis keuangan.

  • Harga Cenderung Murni

Keuntungan berikutnya yaitu harga dari perhiasan ini cenderung murni alias lepas dari kendali pemerintah. Artinya harga berlian yang dibanderol di pasaran itu ditetapkan berdasarkan kualitas dari perhiasan dan ditetapkan langsung oleh penjual dan pembelinya tanpa ada standar dari pihak lain.

  • Nilainya Meningkat

Kemudian, nilai dari berlian juga cenderung selalu meningkat. Nilai berlian yang terus meningkat ini didukung dengan kelangkaan modelnya dan juga minat masyarakat terhadap perhiasan tersebut.

  • Bisa Dijadikan Perhiasan

Investasi berlian selain berpotensi menguntungkan juga menarik karena bisa sekaligus digunakan sebagai perhiasan. Untuk yang suka tampil elegan, mengoleksi berlian ini patut dicoba. Ditambah lagi perhiasan berlian ini memiliki banyak bentuk dan model yang membuatnya semakin menarik.

  • Minim Biaya Perawatan

Meskipun merupakan sebuah perhiasan, tapi manteman perlu tahu kalau berlian itu cenderung tidak membutuhkan banyak biaya perawatan. Pasalnya, berlian merupakan perhiasan yang terbuat dari batu yang bersifat susah untuk dihancurkan. Meskipun begitu, bukan berarti kita bisa menyimpannya dengan sembarangan, ya!

Investasi Reksadana Pasar Uang Bersama DBS Treasures

Jika manteman tertarik untuk memulai investasi, bisa banget mencoba untuk berinvestasi dengan instrumen Reksadana. Salah satu rekomendasi mitra berinvestasi yang tepat ketika kita ingin berinvestasi dengan instrumen ini adalah perbankan prioritas DBS Treasures.

Untuk yang masih awam dan belum paham mengenai apa itu Reksadana Pasar Uang, jadi jenis investasi ini akan dikelola oleh Manajer Investasi ke instrumen Pasar Uang. Dengan berinvestasi Reksadana di sini, kelebihan yang dapat manteman rasakan antara lain, yaitu:

  • Investasi Dikelola Langsung oleh Manajer Investasi

Investasi bersama DBS Treasures akan langsung dikelola oleh mitra Manajer Investasi yang profesional. 

  • Mendapatkan Wawasan untuk Memandu Selama Berinvestasi

Kita akan mendapatkan wawasan yang bisa digunakan untuk memandu selama berinvestasi dari tim ahli finansial.

  • Diversifikasi Lebih Mudah

Dengan berinvestasi bersama DBS Treasures, kita dapat melakukan diversifikasi dengan lebih mudah dan minim risiko.

  • Transaksi Lewat Satu Aplikasi

Tidak hanya itu, kita juga bisa menikmati kemudahan transaksi melalui satu Aplikasi digibank by DBS diantaranya seperti beli, jual, switching dan bahkan proses registrasi SID (Single Investor Identification).

Cara Mengoleksi Berlian dengan Reksadana Pasar Uang

Manteman juga akan didukung analisis pasar terkurasi dari tim ahli finansial yang akan mengkomunikasikannya. Jadi, dapatkan peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portfolio, dimotori Artificial Intelligence/Machine Learning (AI-ML). 

Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect), sehingga manteman dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi. 

Apabila menteman tertarik untuk memulai investasi dengan instrumen Reksadana Pasar Uang bersama DBS Treasures, manteman bisa mempelajari detailnya dengan mengunjungi tautan berikut ini https://www.dbs.id/id/treasures-id/investasi/apa-itu-reksadana-dan-saham/ 

Read more ...

Kamis, 01 September 2022

Cari Jasa Pengiriman Barang Bagus, Ketahui Ciri-Cirinya

Punya usaha dengan pembeli yang setiap harinya datang jauh dari jangkauan, membuat kita mau tidak mau harus menggunakan jasa pengiriman barang. Dalam hal ini kita pun tak boleh asal-asalan dalam mengirim barang, harus betul-betul memperhatikan dengan baik, apalagi dari segi kualitas. Itu semua dikarenakan kualitas jasa pengiriman barang juga akan berpengaruh pada bisnis yang digeluti di mata konsumen. 

Ada sejumlah ciri jasa kirim barang yang bagus dan berkualitas yang harus bisa kita ketahui. Nah, pada waktu luang kali ini saya akan coba membahasnya. Jadi, berikut ini ciri-ciri jasa pengiriman terdekat yang bagus yang harus kita ketahui.

Ciri-Ciri dari Jasa Pengiriman Barang Bagus

Selalu Memastikan Barang Sesuai Permintaan

Sebelum kirimkan barang, maka jasa pengiriman harus pastikan jika barang yang akan dikirim tersebut benar. Oleh karena itu, ketika lakukan pick up barang ataupun ke tempat ekspedisi biasanya kita akan ditanya lebih dulu tentang barang yang akan dikirim itu apakah sudah benar dan alamatnya pun akan ditanyakan bahkan sampai dua atau beberapa kali. Dengan pelayanan seperti itu, pastinya jasa pengiriman itu dapat dikatakan direkomendasikan untuk dipilih, lho. 

Sudah Punya Cabang Tersebar di Seluruh Indonesia

Sebagai bukti jika jasa pengiriman itu benar-benar aman, pastinya perusahaannya sudah punya cabang tersebar di seluruh Indonesia. Ada baiknya ini jadi penilaian kita lebih dulu sebelum betul-betul memilih jasa, karena jika jasa tak mempunyai cabang-cabang di daerah lainnya, makan akan menyulitkan kita juga kedepannya.

Legalitas Perusahaan Jelas

Ini menjadi salah satu hal yang tak boleh dilewatkan, legalitas ini penting sekali dimiliki oleh suatu perusahaan apalagi untuk perusahaan jasa pengiriman terdekat yang kita butuhkan.

Packing Barang Aman

Ini pun tak kalah penting untuk diperhatikan tentang masalah resi atau nota pengiriman barang. Apakah jasa pengiriman ini mempunyai nota profesional serta jelas? Lalu, apakah barang yang akan dikirim sesuai dengan permintaan? Seperti dipacking menggunakan plastik atau menggunakan kayu lalu perhatikan pula tentang resi serta nota. Packaging merupakan satu hal yang menjadikan barang kiriman menjadi aman, jadi itulah yang menjadikan jasa pengiriman direkomendasikan untuk digunakan. 

Tarif yang Terjangkau Tak Menipu

Saat ini banyak jasa pengiriman yang ongkosnya murah, tapi kenyataannya tidak sedikit yang ujungnya merasa kecewa dengan kualitas pelayanan yang diberikan. Kita boleh saja memilih jasa pengiriman yang ongkosnya terjangkau, tapi jangan lupakan hal lebih substansial yakni memastikan jasa benar-benar terpercaya. 

Mempunyai Asuransi Pengiriman Barang

Asuransi merupakan satu hal tak boleh dilewatkan. Pastikan sebelum kita mengirimkan barang tanyakan dengan benar apakah barang kita ini punya jaminan asuransi dari pihak jasa tersebut? Dengan adanya asuransi, maka barang yang dikirimkan akan aman, walaupun nanti barangnya rusak, kita akan dapatkan ganti, tak akan rugi banget, bukan?

Mempunyai Sistem Informasi dan Memudahkan Para Pelanggan

Semua jasa pengiriman barang profesional pastinya menyediakan berbagai macam kemudahan untuk pelanggannya apalagi di dalam penyampaian informasi. 

Pastikan untuk jasa pengiriman barang terdekat yang dipilih memiliki sistem informasi serta website ataupun sosial media yang menyediakan informasi terkait harga, layanan pengiriman, promosi, dan lain sebagainya. Selain itu, untuk sebuah pelayanan pengiriman barang profesional seharusnya sudah memiliki fitur tracking resi. 

Lalu, dimana kita bisa menemukan jasa pelayanan pengiriman barang yang direkomendasikan? Kita dapat memilih jasa pengiriman Lion Parcel yang pastinya sudah memberikan banyak kontribusi di dalam pengiriman barang. Jika kita menggunakan jasanya, tak perlu merasa khawatir akan kondisi barang yang dikirimkan, ketepatan waktu pengiriman, serta jaminan asuransi. 

Karena Lion Parcel dipastikan akan memberikan layanan yang profesional untuk pengguna jasanya. Layanan ramah serta murah bisa kita temukan dan dapatkan di Lion Parcel.

Oke gitu aja, semoga informasi ini bermanfaat ya. Yang mau menambahkan atau punya pengalamannya sendiri, terkait tips memilih jasa pengiriman barang ini, feel free share di kolom komentar ya...

Read more ...

Kamis, 14 Juli 2022

Sprei Impian Harga Terjangkau

Senang banget ketika hampir semua harga melambung naik, masih ada sprei home made dengan harga termurah dan banyak pilihan motif serta warna. Udah gitu pelayanan penjualannya ramah pula.

Berawal dari kegiatan saya selama kurang lebih empat bulan terakhir ini banyak dihabiskan di rumah saja, khususnya ngadem di kamar. Iya, beres masak, rebahan di kamar. Beres ngurusin urusan anak, rebahan di kamar. Gitu aja sehari-harinya. Berusaha tetap produktif meski sambil gogoleran di kamar.

Makin produktif meski di rumah saja

Sejak kena PHK, jujur saya memang memilih banyak diam di rumah dan mencoba belanja sehemat mungkin. Setelah anak dan suami berangkat sekolah (suami berprofesi sebagai guru) saya memilih nutup pintu dan jendela lalu mengurung diri di kamar. Kenapa di kamar? Ya karena rumah saya kecil, ruang privasi satu-satunya ya di kamar. Hehe!

Sadar atau tidak, karena saya memiliki kulit mudah gatal, apalagi di rumah juga ada anak bulu, dua ekor kucing yang suka numpang tidur di kasur yang sama dengan kami, makanya ganti sprei sebisa mungkin sesering yang saya bisa.

Kalau sudah ganti sprei dengan yang bersih dan wangi rasanya senang dan jadi makin semangat saja. Meski di rumah saja jadi gak bosan dan mood berkarya makin terpompa. Tidak sembarang sprei yang cocok dengan kulit sensitif saya. Makanya saya beli sprei berbahan katun disperse, katun mikro dan embos, yang jenisnya lembut tidak berbulu dan tidak luntur.

Tidak disangka saya ketemu penjual sprei yang ramah dan murah dari Yogyakarta. Akun instagramnya @spreijogjatermurah saya melihat di galerinya banyak motif sprei yang saya dan keluarga suka.

Bagaimana saya sampai bilang sprei termurah kalau harga spreinya beneran terjangkau dan bahkan bisa kita jual lagi tentu saja dengan cara reseller.

Saya bisikin ya, untuk harga reseller (minimal pembelian 3 pcs) :

Harga sprei size 120 x 200 = 48.000

Sprei size 160 x 200 = 64.000

Sprei size 180 x 200 = 66.000

Sprei size 200 x 200 = 68.000

Untuk harga set Bedcover ukuran 180 = 255.000

Kalau beli dengan harga ecer (dibawah 3 pcs) ngitungnya mudah, tinggal harga reseller itu aja ditambah 5 ribu rupiah per itemnya. Nah karena saya beli sprei ukuran no 1 alias 180x200 maka harganya 66.000+5.000 jadi saya bayar 71.000 saja. Belum termasuk ongkir ya...

Bayangkan, sprei sebagus itu, cukup mengeluarkan uang di bawah seratus ribu saja. Siapa tidak senang?

Pembelian sama dengan ketika kita beli sprei pada umumnya saja. Jadi kalau yang size 120 termasuk 1 sarban 1 sargul. Size 160, 180, dan 200 termasuk 2 sarban 2 sargul. Tinggi sprei standarnya kasur busa yaitu 20 cm ya.

Istimewanya, pada sarung gulingnya, keduanya sudah bertali. Biasanya kan kalau beli sprei, dalam kemasan itu kita hanya dikasih talinya, lalu kita sibuk deh cari peniti buat jadi alat bantu memasukkan tali ke ujung sarung gulingnya. Nah di sprei termurah Yogyakarta ini, gak lagi serepot itu karena tali sarung guling sudah terpasang dengan cantik. Praktis ketika paketan sprei datang, saya tinggal mencucinya deh sebelum kemudian menggunakannya, menggantikan sprei lama yang udah kotor.

Tali sarung guling sudah terpasang dengan cantik.
Tinggi sprei standar 20cm dengan kerutan karet yang cukup kuat

Untuk mempermudah pembelian dan pemesanan bisa langsung menghubungi Adminnya saja.

Admin 1 : 0813-2686-3022

Admin 2 : 0813 2947 5898

Admin 3 : 0813-9266-4990

Admin 4 : 0856 4313 7293 (ini khusus untuk urusan pembelian partai besar)

Lebih mudah lagi kalau belanjanya di Shopee dengan akun penjual: Aleeya Sprei. InsyaAllah amanah dan ramah, sebagaimana pengalaman saya.

Setelah punya Aleeya Sprei ukuran 180x200 saya coba mau pesan sprei untuk kasur anak saya, ukuran 90x200, semoga bisa, karena meski tidak ada dalam katalognya, karena ini sprei home made, diproduksi oleh sendiri maka pesanan pun bisa didiskusikan. Kita bisa request motif dan ukuran juga.

Biar gak tertinggal info tidak lupa saya juga sudah follow akun instagramnya @spreijogjatermurah

Semoga informasi ini bermanfaat ya. Karena produktif itu gak harus dalam arti bisa menghasilkan uang. Bisa berbagi informasi dengan yang lain pun kan bisa dibilang produktif juga.

Saat ini mungkin saya cuma bisa di rumah saja, meratapi kondisi leyeh-leyeh akibat PHK. Siapa tahu nanti ada travel blogger yang ngajak saya keluar kamar untuk keliling dunia, hehehe. Meski keinginan saya tidak muluk-muluk sih. Jelang tahun baru Hijriyah nanti, saya ingin melakukan wisata religi Wali Songo sekeluarga. Kalau bisa sekaligus mengunjungi lokasi Wisata Madura. Aamiin...

Yuk ah, kita saling mendoakan 😍

Anak bulu makin betah saja numpang di kamar
Read more ...

Rabu, 25 Mei 2022

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Kripto

Pasar kripto saat ini tengah melambung. Sampai akhir bulan Maret 2022 saja, zona hijau masih ditempati sejumlah aset kripto berkapitalisasi pasar besar ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, sebagaimana dikutip dari liputan6.com  menjelaskan saat ini pasar kripto sedang mendapatkan banyak perhatian positif. Kondisi pasarannya semakin menduduki pemulihan yang maksimal. Karena itu banyak investor kawakan yang melakukan aksi akumulasi. Disampaikan Afid, rupanya kenaikan aksi beli itu didukung oleh kabar positif mengenai adopsi kripto dari negara Rusia. Duma Negara dari Majelis Rendah Parlemen Rusia mengatakan bahwa Rusia siap menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin untuk transaksi minyak dunia dan sumber daya alam lainnya. Hal tersebut tentu saja menjadi angin segar dan disambut baik oleh pasar kripto.  

Apa itu Pasar Kripto ?

Cryptocurrency atau crypto (kripto) adalah mata uang virtual yang dijamin oleh cryptography. Mata uang kripto dapat digunakan untuk bertransaksi secara online. Secara sederhana uang kripto dapat diartikan sebagai uang digital. Mata uang kripto populer tidak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri.  Sejak mulai booming, kripto mendapatkan banyak respons dari berbagai kalangan mulai dari masyarakat biasa sampai para ahli. Ada yang pro dan ada juga yang kontra. Mereka yang pro beranggapan bahwa uang kripto itu terhindar dari inflasi, biaya transaksinya murah, praktis, dan cepat, bersifat fleksibel karena tak berafiliasi dengan bank sehingga keuntungannya jelas. Sementara itu, mereka yang kontra berpendapat bahwa cryptocurrency itu nilai fluktuasinya tinggi, tidak ada aturan yang mengatur perihal pemberhentian perdagangan sementara, tidak memiliki aset dasar dan tidak memiliki legalitas bank sentral. Terlepas dari pro dan kontra uang kripto, ternyata masih banyak orang menggunakan mata uang tersebut untuk berinvestasi. Trading crypto adalah kegiatan transaksi dengan menggunakan aset kripto. Seperti menukar aset kripto dengan aset kripto lain, menjual atau membeli aset kripto dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.  

Jenis-Jenis Mata Uang Kripto

Ada banyak jenis mata uang kripto, enam aset kripto terbaik berdasarkan CoinMarketCap, diantaranya:  Bitcoin (BTC) Bitcoin pelopor aset kripto pertama yang  diciptakan pada tahun 2009. BTC memiliki jumlah terbatas sebesar 21 juta. Saat ini harga BTC to IDR mencapai Rp580 juta. Ethereum Ethereum diciptakan oleh Vitalik Buterin dengan keunggulan menciptakan non-fungible token (NFT) saat ini harga ETH to IDR mencapai Rp41 juta. USD Tether (USDT) USDT aset kripto yang unik karena nilainya dipatok dengan harga dolar AS. Serupa dengan harga USD saat ini, nilai USDT to IDR pada saat artikel ini ditulis mencapai sekitar Rp14.358. Binance Coin (BNB) BNB token asli dari Binance Chain, pertama kali diluncurkan sebagai token ERC-20 di atas blockchain Ethereum. Harga BNB to IDR pada saat ini adalah Rp5 juta. USD Coin (USDC) Serupa dengan USDT, USD Coin (USDC) adalah stablecoin yang nilainya sesuai dolar Amerika Serikat dengan rasio 1:1. Saat ini harga USDC to IDR mencapai Rp14.349 Ripple (XRP) XRP adalah aset kripto yag diciptakan oleh perusahaan Ripple Inc. Harga XRP to IDR saat ini mencapai Rp11.082.  

Mengenal lebih jauh XRP

XRP adalah aset kripto dengan marketcap terbesar kelima. Koin XRP yang kerapkali disebut Ripple menjadi salah satu aset kripto yang diincar para investor. Ripple sejatinya adalah perusahaan Amerika Serikat yang bertujuan untuk menyediakan layanan yang efisien untuk pembayaran lintas batas di industri keuangan untuk mengurangi biaya dan waktu transaksi. Dalam jaringan tersebut, layanan pembayaran dan fasilitas lainnya menggunakan coin bernama XRP.  Banyak yang menyebut Ripple dan XRP adalah satu kesatuan, namun secara teknis, bisa dibedakan jika Ripple adalah platform pembayaran dan XRP adalah aset digital yang bekerja secara independen terpisah dari Ripple. Dari segi tujuan, XRP punya kegunaan yang berbeda dengan Bitcoin (BTC). Bitcoin dikembangkan sebagai mata uang digital yang terdesentralisasi untuk membayar barang dan jasa. Sementara Ripple diciptakan untuk bank dan jaringan pembayaran sebagai pelunasan pembayaran, sistem transfer uang dan pertukaran mata uang. XRP dibuat untuk menciptakan sistem transfer aset langsung secara real-time yang menawarkan alternatif lebih murah, lebih transparan, dan aman. XRP sangat dikenal dengan fungsi tersebut di jaringan Ripple, itulah sebabnya mengapa XRP disebut juga dengan Ripple. Menurut Chief Executive Officer Triv.id, Gabriel Rey, XRP menjadi salah satu altcoin terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah peminatnya. Meski trader di Indonesia saat ini kebanyakan masih memanfaatkan XRP sebatas murni spekulasi saja. Gabriel menekankan XRP sebaiknya tidak digunakan untuk investasi jangka panjang. Senada dengan Gabriel, Co-founder CryptoWatch dan Pengelola Channel Duit Pintar, Christopher Tahir juga menyebut koin XRP secara utilitas sangat minim. Oleh karena itu, Christopher menilai koin XRP bersifat sangat fluktuatif. Untuk keperluan investasi jangka panjang XRP disebut tidak prospektif. Tapi untuk keperluan trading jangka pendek, XRP tentu bisa jadi pilihan. Kedepannya harga XRP akan ditentukan oleh keputusan US Securities and Exchange Commision (SEC). Maka investor harus bersiap menghadapi penurunan harga XRP yang drastis atau siap-siap harga tokennya bisa naik kembali. Jika dilihat dari segi likuiditas, XRP Chart masih termasuk salah satu yang paling likuid di antara aset kripto digital lainnya. Merujuk Coinmarketcap.com, XRP memiliki market cap terbesar kelima, sebesar US$ 46,97 miliar. Dengan data harga XRP IDR Rp79.36. Harga paling rendah Rp73.63 dan harga paling tinggi Rp80.18. Teman-teman jika masih bingung apa itu XRP (Ripple) jangan khawatir, di Indodax ada kok kanal edukasi namanya Indodax Academy, yang mana fasilitas itu bisa kita manfaatkan untuk belajar. Setelah paham baru kita bisa melakukan pembelian dan penjualan di Indodax baik di website resmi atau pun di mobile apps seperti Indonesia Bitcoin and Crypto Exchange.
Read more ...

Senin, 25 April 2022

Belanja Online di E-Commerce Solusi Memangkas Jarak dan Stok Kosong Masyarakat Pelosok

Entah sejak kapan saya pertama kali belanja secara online. Tapi yang pasti, saya ingat pertama kali belanja itu dari Lazada. Beberapa Minggu setelah saya menikah dan tinggal di rumah mertua.

Perkembangan teknologi dan dunia digital seperti kita lihat memang sangatlah pesat. Bahkan kemajuan dalam berbagai bidang setiap tahunnya tidak bisa dihindarkan dari dunia online.

Ya mau gimana lagi kita harus mengikuti perkembangan zaman karena kalau tidak, kita akan diam di tempat atau justru akan tertinggal. Kemajuan teknologi digitalisasi ini sangat mempengaruhi semua sektor, termasuk dunia usaha dan sektor ekonomi. Itu salah satu faktor yang memunculkan jual beli online sektor usaha yang berbasis digital yang disebut e-commerce alias electronic commerce atau perdagangan elektronik.

Di Indonesia, online shopping pertama kali dibangun oleh Andrew Darwis pada tahun 1999 dengan mendirikan forum jual beli bernama Kaskus. Saat itu saya masih sekolah dan hanya tahu dari pembicaraan orang saja mengenai Kaskus ini

Kemudian disusul dengan platform jual beli Bhinneka.com hingga online shopping mengalami perkembangan cukup tinggi. Namun karena saat itu internet belum sampai merata ke daerah seperti sekarang, maka tidak semua masyarakat menyambut antusias keberadaan sistem belanja online ini.

Dan kita bisa merasakan jika bisnis e-commerce di Indonesia justru semakin meningkat tajam dengan adanya pandemi sejak awal tahun 2020.

Laporan khusus yang pernah dirilis Google, Temasek, dan Bain Company pada Oktober 2020 menyatakan waktu yang disediakan orang untuk masuk ke platform e-commerce meningkat, dari yang mulanya hanya 3,7 jam/hari naik menjadi 4,7 jam/hari saat terjadi lockdown dan menurun menjadi 4,2 jam/hari setelah lockdown berakhir.

Mengutip dari pernyataan Google lainnya, Bank Indonesia berani memproyeksikan transaksi e-commerce akan mengalami kenaikan setiap tahunnya selama masa pandemi belum berakhir.

Memang ya, meningkatnya jumlah transaksi digital lewat e-commerce juga tidak lepas dari peran pemerintah yang ikut mendorong dunia digital ke masyarakat, dan terus mengakselerasi perkembangan digital banking untuk sistem jual beli di e-commerce.

Sebagaimana perdagangan yang dilakukan secara langsung atau face to face, e-commerce juga memiliki proses interaksi jual beli seperti proses promosi, pembelian, dan pemasaran produk. Yang membedakan hanyalah pada sistem yang digunakan, yaitu melalui media elektronik atau internet. Di dalam sebuah perdagangan e-comerce, seluruh proses mulai dari proses pemesanan produk, pertukaran data, hingga transfer dana dilakukan secara elektronik.

Layanan internet yang berfungsi sebagai perantara proses jual beli ini menurut saya yang tinggal di pelosok kabupaten sangatlah menguntungkan dibandingkan proses jual beli yang dilakukan secara offline di pasar, toko, atau warung, dan bertemu secara langsung ketika berbelanja ke suatu daerah.

Bayangkan saja kalau masih harus menggunakan sistem jual beli secara konvensional, mau beli sepatu model keluaran terbaru, mungkin saya harus berangkat ke kota, mencarinya di sana. Ya kalau barang ada, kalau tidak ada ya cari lagi. Belum tentu barang yang dicari dapat, tapi saya harus sudah berkorban mengeluarkan waktu dan biaya untuk ongkos transportasi dan akomodasi. Mengingat ke kota kabupaten saja, jaraknya 3 jam kendaraan. Pulang pergi enam jam, belum waktu untuk mencari barangnya. Bisa habis waktu seharian hanya untuk mendapatkan sepatu model terbaru.

Tapi kini dengan kemajuan zaman, jika belanja dilakukan secara online, proses jual beli dilakukan secara daring, di mana penjual dan pembeli tidak perlu repot-repot bertemu satu sama lain, tetapi tetap bisa melangsungkan transaksi melalui layanan internet atau komunikasi lewat telepon, bukankah semua terasa lebih mudah dan praktis?

Saya tidak harus mengeluarkan waktu dan biaya untuk ongkos. Cukup pastikan barang yang dimaksud stoknya ada, lalu bayar harga barang plus ongkos kirim sesuai tarif jasa ekspedisi. Saya hanya nunggu di kampung barang dikirimkan. Praktis bukan?

Memang tidak semua transaksi jual beli online di e-commerce --yang menggunakan rekening bersama untuk keamanan sekalipun—berjalan dengan mulus. Saya sendiri mengalami beberapa kali hal yang mengecewakan saat berbelanja online.

Jadi sudah harus siap dengan risiko jika berbelanja secara online. Ada banyak plus minus yang harus kita ketahui, apalagi dengan bermunculannya toko-toko online yang jumlahnya bisa ribuan, bahkan jutaan.

Kita sebagai pembeli harus tetap waspada dengan dunia digital, karena banyak pihak yang memanfaatkan dan mengambil keuntungan pribadi melalui penipuan.

Masih ingat berita heboh yang muncul sekitar tahun 2010?

Saat itu ramai dibicarakan terkait toko online fiktif yang muncul melalui website atau media sosial. Modus penipuan yang mereka gunakan dengan cara meminta transfer 50% di awal dan berjanji akan mengirimkan produk yang dipesan konsumen. Lalu keesokan harinya sang penipu meminta pelunasan penjualan produknya sebesar 50% dengan alasan terkendala di bea cukai atau administrasi dan berjanji akan segera mengirimkan produknya. Namun setelah pelunasan produk terjadi, sang penipu langsung menonaktifkan nomor ponsel yang dipakai untuk bertransaksi dengan pembeli.

Banyaknya kasus yang terlapor seperti itu membuat pemerintah mengeluarkan aturan mengenai toko online. Tapi tentu saja tidak semua toko online jahat seperti itu, ya. Banyak juga toko online yang amanah. Yang benar-benar berniat untuk berjualan barang secara jujur. Meski gara-gara kasus itu penjual yang amanah pun terkena imbasnya. Hal itu yang menyebabkan bagi sektor usaha yang ingin bersaing di ekonomi digital harus berpikir kreatif bagaimana caranya agar produk mereka tetap laris di pasaran dan dikenal di dunia digital mengalahkan berita miring yang kerap menyerang.

Perkembangan dunia e-commerce di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti :

  • Meningkatnya Pertumbuhan Penduduk
  • Meningkatnya Pengguna Smartphone
  • Meningkatnya Pengguna Internet
  • Meningkatnya Pengguna Sosial Media
  • Perkembangan Influencer di Indonesia juga menjadi faktor pendukung pengguna media sosial melakukan transaksi di e-commerce.
  • Berkembangnya Perusahaan Teknologi Finansial
Jika harus merekomendasikan toko online mana saja yang terbilang rate nya bagus, jelas saya tidak bisa. Selain saya bukan online shopper maniak, saya pun selalu standar saja dalam memberikan testimoni atau rate setelah berbelanja baik ketika merasa puas maupun saat kecewa.

Hanya untuk saya pribadi jika akan membeli sesuatu memang lebih dahulu melihat rating dan kepuasan pelanggan dari toko online tersebut. Jika sudah ada yang bilang kecewa, langsung saya tinggalkan saja toko online seperti itu. Cari yang lain saja yang lebih baik dan amanah.

&nbsp;

Read more ...