Selasa, 01 September 2026

Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik

Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik
Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik


In this economy, harga barang pada naik tentu saja sering membuat kita khawatir. Takut harga semakin mahal, kita akhirnya membeli lebih banyak dari biasanya. Padahal, tidak semua barang yang harganya naik harus langsung dibeli atau ditimbun.

Dalam kondisi seperti itu, kemampuan mengatur pengeluaran justru menjadi semakin penting. Kita perlu membedakan mana kebutuhan yang harus dipenuhi dan mana keinginan yang masih bisa ditunda.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa inflasi dapat terjadi karena perubahan harga pada berbagai kelompok barang dan jasa. Sementara itu, Bank Indonesia menjelaskan bahwa harga sejumlah komoditas pangan dapat mengalami perubahan karena faktor pasokan, produksi, distribusi, cuaca, hingga musim.

Artinya, harga yang naik hari ini belum tentu terus naik dalam waktu yang lama.

Lalu, barang apa saja yang sebaiknya tidak buru-buru dibeli saat harga sedang naik?


Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik


1. Barang yang Stoknya Masih Banyak di Rumah

Ini merupakan salah satu cara paling sederhana untuk menghemat uang.

Misalnya, stok minyak goreng, sabun, deterjen, atau kebutuhan rumah tangga lainnya masih cukup untuk beberapa minggu. Tidak perlu langsung membeli banyak hanya karena mendengar harga akan naik.

Gunakan stok yang sudah ada terlebih dahulu. Saya lihat kalau membeli barang terlalu banyak juga bisa membuat uang kita yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan lain menjadi tertahan dalam bentuk persediaan.

Tips: sebelum belanja, cek dulu ke dapur, kamar mandi, dan tempat penyimpanan di rumah. Catat barang yang benar-benar sudah hampir habis.


Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik



2. Pakaian dan Sepatu yang Belum Dibutuhkan

Pakaian dan sepatu biasanya bukan kebutuhan yang harus dibeli setiap kali ada kenaikan harga.

Jika pakaian sehari-hari masih layak dan sepatu masih nyaman digunakan, pembelian baru dapat ditunda.

Jangan membeli hanya karena sedang ada tren atau takut harga akan semakin mahal.

Lebih baik menunggu diskon atau membeli ketika memang benar-benar diperlukan.


3. Gadget Baru Padahal Gadget Lama Masih Berfungsi

Ponsel, laptop, tablet, smartwatch, dan perangkat elektronik lainnya memiliki harga yang bisa berubah mengikuti kondisi pasar dan produk baru.

Namun, jika perangkat yang dimiliki masih dapat digunakan untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, atau menjalankan aktivitas sehari-hari, tidak ada alasan untuk buru-buru menggantinya.

Tanyakan kepada diri sendiri:

- Apakah perangkat lama masih berfungsi?

- Apakah pekerjaan terganggu?

- Apakah perangkat baru benar-benar diperlukan?

- Apakah pembelian bisa ditunda beberapa bulan?

Jika jawabannya masih bisa ditunda, simpan uangnya terlebih dahulu.


4. Barang Elektronik yang Sifatnya Pelengkap

Tidak semua barang elektronik merupakan kebutuhan utama.

Televisi tambahan, speaker, perangkat gaming, kamera, atau berbagai aksesori elektronik bisa ditunda apabila belum diperlukan.

Ketika harga sedang naik, barang seperti ini sebaiknya bukan menjadi prioritas.

Lebih baik uang digunakan untuk kebutuhan pokok, membayar kewajiban, atau menambah tabungan.


5. Barang Dekorasi Rumah

Dekorasi rumah memang bisa membuat suasana rumah menjadi lebih nyaman. Namun, barang seperti hiasan dinding, vas, karpet, pajangan, atau aksesori rumah bukan kebutuhan yang harus diprioritaskan ketika anggaran sedang terbatas.

Jika harga barang meningkat, pembelian dekorasi walaupun itu favorit tetap bisa ditunda.

Rumah yang nyaman tidak selalu harus dipenuhi barang baru. Kebersihan dan kerapian sering kali memberikan perubahan yang lebih besar tanpa membutuhkan banyak biaya.


Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik



6. Makanan yang Mudah Rusak Jika Dibeli Berlebihan

Ketika harga bahan makanan naik, membeli dalam jumlah banyak terlihat seperti cara untuk menghemat. Bener gak sih?

Tapi buat saya kok sepertinya strategi tersebut tidak selalu berhasil ya?

Sayuran, buah, daging, ikan, dan bahan makanan segar memiliki masa simpan terbatas. Jika terlalu banyak dibeli dan tidak segera digunakan, sebagian bisa rusak dan akhirnya terbuang.

Bank Indonesia mencatat bahwa kelompok volatile food atau bahan pangan yang harganya mudah berubah dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pasokan dan distribusi.

Sebagai contoh, Bank Indonesia mencatat volatile food mengalami inflasi tahunan sebesar 5,58 persen pada Juni 2026. Namun pada Juli 2026, kelompok tersebut mengalami deflasi bulanan sebesar 1,68 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa harga pangan dapat berubah mengikuti kondisi pasokan.

Jadi, daripada menimbun makanan segar, lebih baik membeli sesuai kebutuhan dan kalaupun mau nyetok, sesuaikan aja dengan kemampuan penyimpanan.


7. Barang yang Dibeli Karena FOMO

FOMO atau fear of missing out adalah rasa takut ketinggalan sesuatu yang sedang populer.

Dalam belanja, FOMO bisa muncul ketika seseorang berpikir: ”Kalau tidak beli sekarang, nanti harganya semakin mahal.”

Masalahnya, keputusan tersebut sering dibuat berdasarkan kekhawatiran, bukan kebutuhan.

Sebelum membeli, coba tunggu satu atau dua hari. Jika setelah dipikirkan barang tersebut memang dibutuhkan, barulah pertimbangkan untuk membelinya.

Cara sederhana itu berdasarkan pengalaman pribadi saya beneran dapat membantu mengurangi pembelian impulsif.


8. Barang yang Hanya Mengikuti Tren

Barang yang sedang viral biasanya mendapatkan perhatian lebih besar.

Mulai dari pakaian, peralatan rumah tangga, gadget, aksesori hingga produk tertentu yang sedang ramai di media sosial.

Jika harganya sedang naik dan barang tersebut bukan kebutuhan, walaupun kita ingin, atau butuh, tidak ada salahnya menunggu dulu.

Tren bisa berubah dengan cepat. Barang yang hari ini populer belum tentu tetap populer beberapa bulan kemudian.

Jangan sampai uang keluar hanya karena takut ketinggalan tren.


9. Barang yang Tidak Memiliki Prioritas dalam Anggaran

Ini mungkin yang paling penting. Sebelum membeli barang apa pun, lihat kembali anggaran bulanan.

Jika kebutuhan utama seperti makanan, listrik, air, pendidikan, transportasi, dan kewajiban lainnya belum aman, sebaiknya jangan membeli barang tambahan.

Gunakan prinsip sederhana:

Kebutuhan pokok → kewajiban → tabungan/dana darurat → kebutuhan tambahan → keinginan.

Urutan tersebut dapat membantu kita menentukan mana yang harus didahulukan ketika uang terbatas.


Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik


Apakah Boleh Membeli Barang Saat Harganya Naik?

Tentu saja boleh.

Kenaikan harga bukan berarti kita harus berhenti berbelanja. Jika barang tersebut merupakan kebutuhan penting dan stoknya memang sudah hampir habis, tetap membelinya adalah hal yang wajar.

Yang perlu dihindari adalah membeli secara berlebihan karena panik.

Contohnya, jika kebutuhan minyak goreng keluarga hanya beberapa liter dalam sebulan, tidak perlu membeli puluhan liter hanya karena harga sedang naik.

Pertimbangkan juga beberapa hal seperti kata 

- kemampuan keuangan,

- kebutuhan sebenarnya,

- masa simpan barang,

- tempat penyimpanan,

- harga di beberapa toko,

- kemungkinan adanya barang pengganti.


Dengan begitu, keputusan belanja menjadi lebih rasional.


Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik


Tips Menghemat Uang Saat Harga Barang Naik


Selain mengurangi pembelian barang yang tidak penting, ada beberapa cara sederhana untuk menjaga pengeluaran.

1. Buat daftar belanja

Tuliskan barang yang benar-benar dibutuhkan sebelum pergi belanja.

Daftar belanja ini membantu kita untuk bisa mengerem, mengurangi pembelian spontan.


2. Cek stok sebelum membeli

Jangan membeli barang yang ternyata masih tersedia di rumah.


3. Bandingkan harga

Harga barang yang sama bisa berbeda antara satu toko dengan toko lainnya.

Bandingkan harga sebelum membeli, terutama untuk barang yang cukup mahal atau dibeli secara rutin.


4. Cari alternatif

Jika harga satu bahan makanan meningkat, pertimbangkan bahan lain dengan harga lebih terjangkau dan tetap memenuhi kebutuhan keluarga.


5. Manfaatkan promo dengan bijak

Diskon tidak selalu berarti hemat. Barang seharga Rp50.000 yang mendapat diskon tetap menjadi pemborosan jika sebenarnya tidak diperlukan.

Jadi, jangan membeli barang hanya karena sedang diskon.


6. Hindari berutang untuk membeli barang yang tidak mendesak

Jika suatu barang bukan kebutuhan penting, lebih baik menunggu sampai kondisi keuangan memungkinkan daripada menambah beban utang.


Jangan Panik Menghadapi Kenaikan Harga


Kenaikan harga merupakan bagian dari dinamika ekonomi. Harga berbagai barang dapat berubah karena banyak faktor.

Data resmi Bank Indonesia menunjukkan bahwa harga komoditas pangan tertentu dapat bergerak naik dan turun sesuai kondisi pasokan. Karena itu, kita sebagai konsumen tidak selalu perlu mengambil keputusan terburu-buru ketika melihat harga meningkat dalam waktu singkat.

Yang paling penting adalah tetap tenang dan membuat keputusan berdasarkan kebutuhan.

Daripada membeli banyak barang yang belum diperlukan, lebih baik menjaga uang tetap tersedia untuk kebutuhan yang benar-benar penting. Betul apa betul?


Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik


Bijak Berbelanja 


Saat harga naik, tidak semua barang harus dibeli atau ditimbun.

Pakaian, gadget baru, dekorasi rumah, barang elektronik tambahan, makanan yang mudah rusak, dan barang yang hanya mengikuti tren dapat ditunda jika memang belum dibutuhkan.

Sebaliknya, kebutuhan pokok yang benar-benar diperlukan tetap harus dipenuhi.

Kuncinya bukan sekadar mencari harga murah, tetapi mengetahui kapan harus membeli dan kapan sebaiknya menunda.

Ingat prinsip sederhana ini: Jangan belanja karena takut harga naik. Belanjalah karena memang membutuhkan.

Dengan kebiasaan tersebut, insyaallah kita bisa menghadapi kenaikan harga dengan lebih tenang sekaligus menjaga keuangan keluarga tetap sehat.




Sumber Referensi


1. Badan Pusat Statistik (BPS) – informasi resmi mengenai inflasi dan perkembangan harga barang dan jasa.

2. Bank Indonesia (BI) – laporan dan analisis perkembangan inflasi, termasuk kelompok volatile food.

3. Bank Indonesia – Analisis Inflasi Juli 2026 – informasi mengenai perkembangan harga dan faktor yang memengaruhi inflasi.


Sumber resmi dapat digunakan sebagai rujukan utama ketika memperbarui artikel sesuai data inflasi terbaru.




Read more ...

Selasa, 25 Agustus 2026

Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri: Mulai dari Hal Kecil, Bukan Menunggu Jadi Sempurna


Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri: Mulai dari Hal Kecil, Bukan Menunggu Jadi Sempurna
Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri: Mulai dari Hal Kecil, Bukan Menunggu Jadi Sempurna


Pernah merasa minder ketika harus berbicara di depan orang lain? Atau sering berpikir, “Aduh, aku tidak cukup pintar,” “Saya takut salah,” atau “Orang lain pasti lebih baik dariku”?

Perasaan seperti itu cukup manusiawi. Kepercayaan diri bukan berarti seseorang tidak pernah takut, gugup, atau melakukan kesalahan. Justru, orang yang percaya diri adalah orang yang tetap mau mencoba meskipun merasa belum sepenuhnya siap.

Kabar baiknya, kepercayaan diri dapat dibangun dan dilatih, tanpa kita harus berubah menjadi orang lain. Kita hanya perlu belajar mengenali kemampuan diri dan berani menggunakannya.

Apa sebenarnya kepercayaan diri?

Kepercayaan diri berkaitan erat dengan keyakinan bahwa kita mampu menghadapi suatu tugas atau situasi.

Dalam psikologi, konsep yang sangat dekat dengan hal ini adalah self-efficacy, yaitu keyakinan seseorang terhadap kemampuannya untuk melakukan tindakan yang diperlukan guna mencapai tujuan tertentu.

Penelitian Albert Bandura menunjukkan bahwa keyakinan terhadap kemampuan diri dapat memengaruhi pilihan tujuan, usaha, ketekunan, dan cara seseorang menghadapi kegagalan.

Jadi, percaya diri bukan berarti merasa “Saya pasti bisa melakukan semuanya.” Tapi lebih tepatnya “Saya mungkin belum bisa sekarang, tetapi saya bisa belajar dan mencoba.”


Pola pikir seperti berikut ini yang membuat seseorang lebih berani berkembang:

1. Kenali kelebihan diri sendiri

Banyak orang lebih mudah mengingat kekurangan daripada kelebihan.

Cobalah berhenti sejenak dan tanyakan kepada diri sendiri:

- Apa yang selama ini bisa saya lakukan dengan baik?

- Apa yang pernah berhasil saya selesaikan?

- Keterampilan apa yang saya miliki?

- Dalam hal apa orang lain sering meminta bantuan saya?

Tidak harus sesuatu yang besar.

Pandai memasak, mampu mengurus keluarga, bisa memperbaiki sesuatu, terbiasa bekerja keras, mampu berkomunikasi dengan orang lain, atau bisa belajar hal baru juga merupakan kemampuan.

Kepercayaan diri akan tumbuh ketika kita mulai menyadari bahwa diri kita ini ternyata sebenarnya memiliki nilai dan kemampuan.


2. Jangan menunggu percaya diri untuk mulai

Ini salah satu kesalahan yang sering terjadi. Kita sering berpikir: “Kalau sudah percaya diri, baru saya berani mencoba.”

Padahal sering kali justru sebaliknya. Kita mencoba → mendapatkan pengalaman → melihat perkembangan → kemudian kepercayaan diri meningkat.

Konsep self-efficacy Bandura menempatkan pengalaman berhasil (mastery experience) sebagai salah satu sumber penting keyakinan terhadap kemampuan diri.

Pengalaman berhasil tidak harus berupa pencapaian besar; keberhasilan kecil juga dapat menjadi bukti bagi diri sendiri bahwa kita mampu.

Misalnya, jika takut berbicara di depan banyak orang, jangan langsung menargetkan menjadi pembicara hebat.

Mulailah dengan berbicara di depan dua atau tiga orang. Setelah terbiasa, naik menjadi lima orang. Kemudian sepuluh orang.

Keberanian dibangun sedikit demi sedikit.


3. Berhenti terlalu sering membandingkan diri

Media sosial membuat kita mudah melihat pencapaian orang lain setiap hari.

Ada yang memamerkan pekerjaan baru, rumah baru, usaha yang berkembang, perjalanan, pendidikan, atau kehidupan yang terlihat sempurna.

Masalahnya, kita sering membandingkan kehidupan nyata kita dengan bagian terbaik kehidupan orang lain yang mereka tampilkan.

Tahukah kalau sebenarnya, hal itu tidak adil bagi diri sendiri.

Daripada bertanya: “Kenapa dia sudah sejauh itu, sedangkan saya belum?”

Lebih baik tanyakan pada diri kita: “Apa yang bisa saya pelajari dari perjalanan dia?”

Gunakan orang lain atau ambil banyak referensi seperti dari Lifestyle Blogger Madura sebagai inspirasi, bukan sebagai alasan untuk merendahkan diri sendiri. 


4. Berani melakukan kesalahan

Tidak ada orang yang selalu benar.

Orang yang baru belajar berbicara bisa salah bicara. Orang yang baru bekerja bisa melakukan kesalahan. Orang yang memulai usaha bisa mengalami kegagalan.

Kesalahan bukan bukti bahwa kita tidak mampu. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar.

Penelitian tentang growth mindset juga menunjukkan bahwa keyakinan akan kemampuan dapat berkembang berkaitan dengan motivasi untuk terus berusaha ketika menghadapi kegagalan.

National Academies menyebut bukti mengenai growth mindset dalam pendidikan sebagai sesuatu yang menjanjikan, meskipun dampaknya tidak selalu sama pada semua kelompok atau kondisi.

Karena itu, ubah kalimat: “Saya gagal, berarti saya tidak bisa.”

Menjadi: “Saya gagal kali ini. Apa yang bisa saya perbaiki?”

Perbedaannya sederhana, tetapi cara berpikirnya sangat berbeda, bukan?


5. Tetapkan target kecil

Target yang terlalu besar terkadang justru membuat kita takut memulai. Misalnya ingin meningkatkan kemampuan berbicara atau perfect dalam hal manajemen keuangan keluarga 

Jangan langsung berpikir: “Saya harus bisa berbicara di depan ratusan orang.” Tapi mulailah dengan: “Hari ini saya akan berani menyampaikan pendapat dalam satu percakapan.”

Atau jika ingin belajar keterampilan baru targetkan: “Saya akan belajar 20 menit setiap hari.”

Target kecil lebih mudah dilakukan. Ketika berhasil, kita mendapatkan pengalaman positif yang kemudian dapat menjadi modal untuk mencoba tantangan berikutnya.


Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri: Mulai dari Hal Kecil, Bukan Menunggu Jadi Sempurna



6. Perhatikan cara berbicara kepada diri sendiri

Pernahkah kita berbicara kepada diri sendiri dengan kata-kata yang tidak akan pernah kita ucapkan kepada teman?

Misalnya:

- “Saya bodoh.”

- “Saya memang tidak bisa.”

- “Saya selalu gagal.”

- “Tidak ada yang menghargai saya.”

Cobalah menggantinya dengan kalimat yang lebih realistis:

- “Saya sedang belajar.”

- “Saya belum bisa, tetapi bisa berlatih.”

- “Saya pernah gagal, tetapi saya bisa mencoba lagi.”

- “Saya tidak harus sempurna untuk memiliki nilai.”

Ini bukan berarti membohongi diri dengan mengatakan semuanya pasti mudah. Tujuannya adalah berbicara kepada diri sendiri secara lebih adil.


7. Bergaul dengan orang yang mendukung

Lingkungan juga dapat memengaruhi keberanian seseorang.

Orang yang terus-menerus meremehkan, mempermalukan, atau membuat kita merasa tidak mampu tentu dapat membuat kita semakin ragu terhadap diri sendiri.

Sebaliknya, dukungan dan dorongan dari orang lain dapat menjadi salah satu sumber penguatan keyakinan diri. Dalam teori self-efficacy Bandura, dukungan atau persuasi verbal dari orang yang dipercaya termasuk salah satu sumber yang dapat membantu membangun keyakinan terhadap kemampuan diri.

Karena itu, carilah setidaknya satu atau dua orang yang bisa menjadi tempat bertukar cerita, memberikan masukan, dan mengingatkan kita ketika mulai meragukan diri sendiri.


8. Rawat tubuh dan pikiran

Kepercayaan diri tidak hanya berkaitan dengan pikiran.

Ketika tubuh kelelahan, stres, atau kurang mendapatkan waktu istirahat, kita bisa menjadi lebih mudah cemas dan kehilangan motivasi.

Karena itu, jangan abaikan hal-hal sederhana seperti tidur yang cukup, makan dengan baik, bergerak atau berolahraga, meluangkan waktu untuk beristirahat dan melakukan aktivitas yang membuat pikiran lebih tenang.

WHO juga menekankan pentingnya pendekatan psikologis yang praktis dan dapat dilakukan secara mandiri untuk membantu seseorang mengelola stres dan kesehatan mental.


9. Catat kemajuan kecil

Kita sering mengingat kegagalan, tetapi lupa mencatat keberhasilan. Mulai sekarang, cobalah membuat catatan sederhana.

Misalnya: Hari ini saya berhasil:

- berani menyampaikan pendapat;

- menyelesaikan pekerjaan tepat waktu;

- belajar sesuatu yang baru;

- berbicara dengan orang yang sebelumnya saya takuti;

- menyelesaikan masalah tanpa menyerah.


Setelah beberapa minggu, lihat kembali catatan tersebut. Mungkin kita akan menyadari bahwa ternyata diri kita sudah berkembang lebih jauh daripada yang kita kira.

Kepercayaan diri bukan tentang menjadi sempurna

Pada akhirnya, percaya diri bukan berarti selalu menjadi orang paling pintar, paling cantik, paling sukses, atau paling berani.

Kepercayaan diri adalah kemampuan untuk berkata: “Saya tahu saya punya kekurangan, tetapi saya tidak akan berhenti hanya karena kekurangan itu.”

Penelitian mengenai self-efficacy menunjukkan bahwa keyakinan terhadap kemampuan diri berkaitan dengan berbagai hal, termasuk pencapaian akademik, perubahan perilaku kesehatan, performa olahraga, kepemimpinan, ketahanan menghadapi tekanan, dan kesejahteraan.

Artinya, membangun kepercayaan diri bukan sekadar supaya kita terlihat lebih berani di depan orang lain. Ini juga dapat membantu kita lebih siap menghadapi tantangan kehidupan.

Mulai hari ini tidak perlu menunggu menjadi orang yang benar-benar percaya diri. Pilih satu hal kecil yang selama ini ingin dilakukan tetapi selalu ditunda karena takut. Kemudian lakukan. Mungkin hasilnya belum sempurna. Tidak masalah. Karena kepercayaan diri tidak muncul dalam satu malam. Melainkan tumbuh dari keberanian kecil yang dilakukan berulang-ulang.

Dan terkadang, langkah pertama untuk menjadi lebih percaya diri hanyalah mengatakan kepada diri sendiri: “Saya belum sempurna, tetapi saya mau mencoba.”




Sumber dan referensi

1. American Psychological Association (APA), Self-efficacy: The theory at the heart of human agency.

2. American Psychological Association (APA), Self-Efficacy Teaching Tip Sheet.

3. National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine, Supporting Students’ College Success: The Role of Assessment of Intrapersonal and Interpersonal Competencies.

4. National Academies, How People Learn II: Learners, Contexts, and Cultures.

5. World Health Organization (WHO), Psychological self-help interventions.




Read more ...

Kamis, 20 Agustus 2026

Cara Melindungi Data dan Privasi di Media Sosial

Cara Melindungi Data dan Privasi di Media Sosial


Cara Melindungi Data dan Privasi di Media Sosial

Media sosial saat ini sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kita menggunakannya untuk berkomunikasi, mencari informasi, berjualan atau melakukan pembelian, bekerja, hingga berbagi momen bersama keluarga.

Namun, ada satu hal yang sering terlupakan, kalau setiap unggahan, foto, lokasi, dan informasi yang kita bagikan itu bisa menjadi bagian dari jejak digital.

Hal ini semakin penting karena penggunaan internet di Indonesia sudah sangat besar. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan bahwa pada 2024 terdapat sekitar 221,56 juta pengguna internet di Indonesia, dengan tingkat penetrasi mencapai 79,5%.

Artinya, semakin banyak aktivitas kita berlangsung di dunia digital, semakin penting pula menjaga data pribadi.


Apa yang Dimaksud Data Pribadi?

Data pribadi adalah informasi yang dapat digunakan untuk mengenali seseorang, baik secara langsung maupun jika digabungkan dengan informasi lain.

Contoh data pribadi antara lain: nama lengkap, nomor telepon, alamat rumah, email, foto dan video pribadi, lokasi, tanggal lahir, informasi pekerjaan, data keluarga, informasi rekening atau keuangan dan data identitas seperti KTP.

Indonesia sendiri telah memiliki Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Undang-undang tersebut menegaskan bahwa pelindungan data pribadi merupakan bagian dari perlindungan diri pribadi dan hak warga negara.


Mengapa Data di Media Sosial Harus Dijaga?

Masalahnya bukan hanya soal akun diretas. Informasi yang terlihat sederhana dapat digunakan untuk berbagai tujuan. Misalnya, seseorang mengunggah foto tiket perjalanan lengkap dengan nama dan kode tertentu. Di lain waktu, ia membagikan alamat rumah, tanggal lahir, nama anggota keluarga, serta lokasi secara rutin. Jika dikumpulkan, bukankah informasi tersebut dapat memberikan gambaran yang cukup lengkap tentang kehidupan seseorang?

Data pribadi juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan penipuan, phishing, pencurian identitas, atau mengambil alih akun. Karena itu, jangan menganggap informasi kecil sebagai sesuatu yang tidak penting.



Cara Melindungi Data dan Privasi di Media Sosial


1. Jangan Terlalu Banyak Membagikan Informasi Pribadi

Buat saya, tidak semua hal dalam kehidupan harus dipublikasikan. Ini sekali lagi buat saya lho ya. Terserah buat kalian yang emang suka dikit-dikit upload dan update.

Hanya saja, sebaiknya pikirkan kembali sebelum mengunggah: “Apakah informasi ini aman jika dilihat orang yang tidak saya kenal?”

Karena itu, hindari membagikan secara terbuka nomor telepon, alamat rumah, dokumen identitas, informasi rekening, atau detail perjalanan secara real-time.

Bahkan foto KTP atau dokumen resmi sebaiknya tidak diunggah ke media sosial, kecuali benar-benar diperlukan dan dilakukan melalui saluran resmi.


2. Periksa Pengaturan Privasi Akun

Media sosial biasanya menyediakan pengaturan mengenai siapa yang dapat melihat postingan, menghubungi kita, melihat informasi profil, atau mengetahui lokasi.

Jangan hanya menggunakan pengaturan bawaan. Luangkan waktu untuk membuka menu Privacy (Privasi) dan Security (Keamanan).

Cek kembali:

- Siapa yang dapat melihat postingan?

- Siapa yang dapat mengirim pesan?

- Apakah lokasi dibagikan?

- Aplikasi apa saja yang terhubung?

- Apakah informasi profil terlalu terbuka?


CISA (Panduan perlindungan akun media sosial ) juga merekomendasikan pengguna membatasi data yang dapat dikumpulkan melalui pengaturan privasi, termasuk akses terhadap lokasi dan informasi akun.


3. Gunakan Password yang Kuat dan Berbeda

Jangan menggunakan password yang sama untuk semua akun. Misalnya password email sama dengan password Facebook, Instagram, dan marketplace. Jika satu akun berhasil dibobol, akun lainnya bisa ikut terancam.

Gunakan password yang panjang, unik, dan sulit ditebak. Biar gak pusing atau lupa, rajin bikin catatan manual dan simpan di tempat aman.

Hindari bikin pasword dengan kombinasi sederhana seperti: 123456, tanggal lahir, nama anak, nama pasangan, atau nomor telepon.

Panduan keamanan CISA terbaru juga menekankan pentingnya password yang panjang dan unik serta tidak menggunakan kembali password yang sama di berbagai layanan.


4. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Ini salah satu perlindungan paling penting. Verifikasi dua langkah atau Two-Factor Authentication (2FA) membuat seseorang tidak cukup hanya mengetahui password untuk masuk ke akun.

Misalnya, setelah memasukkan password, pengguna masih harus memasukkan kode dari aplikasi autentikator atau melakukan verifikasi tambahan.

CISA menjelaskan bahwa autentikasi multifaktor memberikan lapisan keamanan tambahan. Bahkan jika password berhasil diketahui pihak lain, mereka masih membutuhkan faktor autentikasi kedua untuk masuk.

Jadi, kalau fitur 2FA tersedia di akun media sosial kita, lebih baik aktifkan saja.


5. Jangan Sembarangan Mengklik Link

Pernah mendapat pesan seperti: “Selamat! Anda mendapatkan hadiah.”

Atau: “Akun Anda akan diblokir. Klik link ini untuk melakukan verifikasi.”

Jangan langsung percaya!

Pesan semacam ini bisa menjadi phishing, yaitu upaya menipu seseorang agar memberikan informasi seperti username, password, kode OTP, atau data lainnya.

FTC (Panduan penggunaan two-factor authentication) menjelaskan bahwa penipu dapat menggunakan phishing untuk mencuri kredensial login seseorang.

Sebelum mengklik link, periksa siapa pengirimnya dan pastikan alamat situsnya benar.

Ingat: jangan pernah memberikan kode OTP atau kode verifikasi kepada orang lain.



Cara Melindungi Data dan Privasi di Media Sosial


6. Hati-Hati Mengunggah Lokasi

Fitur lokasi memang berguna, tetapi jangan selalu membagikan keberadaan secara real-time kepada publik.

Contohnya: “Sedang liburan tiga hari di luar kota.”

Jika informasi tersebut diketahui banyak orang, secara tidak langsung kita juga memberi tahu bahwa rumah mungkin sedang kosong dalam waktu tiga hari ke depan.

Bukan berarti tidak boleh membagikan foto liburan. Lebih aman jika sebagian unggahan dilakukan setelah kita meninggalkan lokasi tersebut. Saya sering begitu. Ambil foto kapan, uploadnya juga kapan. Itu tergantung ada kuota. Kalau gak ada kuota, ya nunggu pulang dulu, pakai wifi rumah. Haha…

Jadi jangan protes kalau acara mendaki gunung pas peringatan kemerdekaan RI, eh dipublis nya pas liburan natal dan tahun baru. Heuheu!


7. Jangan Asal Menghubungkan Aplikasi ke Media Sosial

Kadang sebuah aplikasi meminta kita masuk menggunakan akun Google, Facebook, atau platform lainnya. Sebelum menyetujui, lihat izin apa yang diminta.

Apakah aplikasi tersebut membutuhkan akses ke profil? Kontak? Foto? Email? Atau Lokasi?

Jika tidak diperlukan, jangan berikan akses.

Secara berkala, periksa juga daftar aplikasi pihak ketiga yang masih memiliki akses ke akun dan cabut akses yang sudah tidak digunakan.


8. Hati-Hati Membagikan Foto Anak dan Keluarga

Berbagi foto keluarga tentu merupakan hal yang menyenangkan. Apalagi saya, anak cuma satu-satunya eh, lulus SD malah langsung merantau jauh pula. Kalau dikirim foto atau video ini oleh ustadz nya, pengennya segera upload, dong! Dengan bangga ingin dunia tahu, nih, anak saya lagi ini …

Ya, sebagai ibu yang normal saya pun lakukan itu. Namun, jangan sampai foto atau video tersebut secara tidak sengaja menunjukkan informasi sensitif, seperti: Nama sekolah, seragam dengan identitas sekolah, alamat rumah, nomor kendaraan, dokumen keluarga, lokasi rutin dan jadwal kegiatan anak.

Karena itu saya upload tapi saya set privasi nya hanya untuk orang tertentu saja.

Jadi bukan berarti harus berhenti berbagi foto atau video keluarga, ya. Prinsipnya sederhana: bagikan secukupnya dan pikirkan risikonya.


9. Jangan Percaya Akun yang Mengaku sebagai Teman

Akun palsu sering dibuat menyerupai akun orang yang kita kenal. Misalnya tiba-tiba teman mengirim pesan: “Tolong pinjam uang, saya sedang butuh.”

Tetot! Jangan langsung percaya…

Hubungi teman tersebut melalui nomor telepon atau jalur komunikasi lain yang sudah dikenal.

Hal yang sama berlaku ketika seseorang meminta password, OTP, kode verifikasi, atau meminta mengklik link tertentu. Ingat, teman asli tidak seharusnya meminta kode keamanan akun siapapun.


10. Rutin Perbarui Aplikasi

Update aplikasi bukan hanya soal mendapatkan fitur baru. Pembaruan juga sering berisi perbaikan keamanan. Karena itu, gunakan aplikasi dari sumber resmi dan aktifkan pembaruan otomatis jika memungkinkan.

CISA memasukkan pembaruan software sebagai salah satu langkah dasar untuk menjaga keamanan perangkat.


11. Ingat: Sekali Diunggah, Belum Tentu Mudah Dihapus

Menghapus postingan tidak selalu berarti informasi tersebut benar-benar hilang. Orang lain mungkin sudah: Mengambil screenshot, mengunduh foto, menyimpan video, atau sudah membagikannya kembali.

Karena itu, sebelum menekan tombol “Post”, biasakan berhenti beberapa detik dan bertanya:

“Apakah saya tetap nyaman jika postingan ini dilihat orang lain beberapa tahun lagi?” Kalau ragu, lebih baik jangan unggah.


Cara Melindungi Data dan Privasi di Media Sosial


Lima Kebiasaan Sederhana yang Bisa Dimulai Hari Ini

Tidak perlu menjadi ahli teknologi untuk menjaga privasi. Mulailah dari lima hal berikut:

1. Jangan membagikan data pribadi secara berlebihan.

2. Gunakan password yang kuat dan berbeda untuk setiap akun penting.

3. Aktifkan 2FA.

4. Jangan sembarangan mengklik link atau memberikan OTP.

5. Periksa pengaturan privasi media sosial secara berkala.



Yuk! Bijak Menggunakan Media Sosial 

Media sosial seharusnya menjadi tempat untuk terhubung, mengembangkan peluang baik, berbagi pengalaman, dan mendapatkan informasi seperti saya jadi banyak tahu tentang lokasi wisata di Sumatera Utara, dan sekitarnya berkat informasi yang dibagikan oleh Travel Blogger Medan. Karena secara rutin setiap Mbak Suci melakukan outdoor activity akan publish di blognya itu.

Jadi cegah media sosial jangan sampai jadi pintu masuk bagi orang lain untuk mengambil alih kehidupan pribadi kita.

Menjaga privasi sebenarnya tidak harus rumit. Kita hanya perlu lebih berhati-hati terhadap apa yang dibagikan, kepada siapa informasi diberikan, dan bagaimana akun dilindungi.

Data pribadi adalah bagian dari diri kita. Kalau kita tidak menjaganya, siapa lagi?

Di era ketika ratusan juta orang Indonesia sudah terhubung ke internet, menjaga privasi bukan lagi pilihan tambahan. Ini sudah menjadi kebiasaan digital yang wajib kita miliki.


Cara Melindungi Data dan Privasi di Media Sosial


Sumber data dan rujukan

- APJII — Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024.

- UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

- CISA — Panduan perlindungan akun media sosial dan MFA.

- FTC — Panduan penggunaan two-factor authentication.






Read more ...

Jumat, 14 Agustus 2026

Rahasia Tidur Nyenyak: Cara Ampuh Mengatasi Insomnia dan Memperbaiki Pola Istirahat


Rahasia Tidur Nyenyak: Cara Ampuh Mengatasi Insomnia dan Memperbaiki Pola Istirahat
Rahasia Tidur Nyenyak: Cara Ampuh Mengatasi Insomnia dan Memperbaiki Pola Istirahat


Tidur berkualitas adalah fondasi utama kesehatan fisik dan mental. Sayangnya, gaya hidup modern, tekanan kerja, dan penggunaan gawai yang berlebihan kerap menjadi pemicu utama seseorang mengalami susah tidur (insomnia). Jika dibiarkan, kurang tidur dapat menurunkan imunitas, mengganggu fokus, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis.

Untuk mendapatkan kualitas tidur yang optimal, secara teori kita perlu menerapkan kombinasi antara kebiasaan harian yang sehat dan suasana kamar yang mendukung.


Langkah Praktis Mengatasi Susah Tidur


Terapkan Sleep Hygiene (Kebersihan Tidur)

Bagaimana caranya? Buat jadwal tidur dan bangun yang konsisten setiap hari, termasuk di akhir pekan. Pola yang teratur itu akan membantu mengatur jam biologis (ritme sirkadian) tubuh kita.


Matikan Layar Elektronik

Hindari penggunaan ponsel, laptop, atau televisi setidaknya 30–60 menit sebelum tidur. Paparan sinar biru (blue light) dari layar dapat menekan produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang memicu rasa kantuk.


Ciptakan Lingkungan Kamar yang Nyaman

Bukan berarti disulap harus seperti di hotel berbintang. Menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing serta kondisinya saja. Cukup pastikan kalau kamar tidur kita dalam kondisi bersih dan tenang. Yang terbiasa mematikan lampu, ya matikan. Gunakan tirai kedap cahaya atau eye mask, serta pertimbangkan penggunaan pemutar suara tenang (white noise) jika lingkungan sekitar bising.


Batasi Konsumsi Kafein dan Makan Berat

Hindari kopi, teh, atau minuman berenergi di sore dan malam hari. Selain itu, beri jeda minimal 2–3 jam antara makan malam dan waktu tidur agar sistem pencernaan tidak bekerja terlalu keras saat kita beristirahat.


Lakukan Teknik Relaksasi

Coba metode pernapasan sederhana seperti teknik 4-7-8 (hirup napas 4 detik, tahan 7 detik, hembuskan 8 detik), meditasi ringan, atau membaca artikel di blog RianaDewie.com yang mengulas banyak kisah terkait Travel di Jogja sekadar untuk menenangkan pikiran yang tegang.

Saya dapat tips dari beberapa olahragawan yang akun sosial medianya saya ikuti, mengenai teknik relaksasi sebelum tidur agar tidur nyenyak dan berkualitas. Saya coba praktikan, ternyata benar ada hasilnya juga lho…


Say No to Begadang

Manteman harus tahu kalau begadang yang dilakukan terus-menerus itu bisa memberikan dampak buruk yang nyata bagi kesehatan fisik maupun mental. Kenapa bisa begitu karena ketika jam istirahat terpotong, tubuh tidak lagi memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pemulihan organ dan perbaikan sel.


Rahasia Tidur Nyenyak: Cara Ampuh Mengatasi Insomnia dan Memperbaiki Pola Istirahat


Bahaya utama begadang bagi kesehatan dapat menimbulkan:

Penurunan Fungsi Otak

Mengganggu konsentrasi, memperburuk daya ingat, dan memperlambat kemampuan mengambil keputusan.

Risiko Penyakit Kronis

Meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, dan diabetes akibat terganggunya regulasi hormon insulin.

Sistem Imun Melemah

Tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi virus dan bakteri karena produksi antibodi berkurang.

Gangguan Kesehatan Mental

Memicu ketidakstabilan emosi, meningkatkan tingkat stres, hingga memperbesar risiko kecemasan dan depresi.

Penambahan Berat Badan

Mengacaukan hormon pengatur nafsu makan (ghrelin dan leptin), yang membuat Anda sering merasa lapar dan ingin mengonsumsi makanan tinggi kalori di malam hari.


Tuuu, ngeri banget kan ya dampak dari begadang bagi kesehatan tubuh kita ini. Jadi sebisa mungkin, tinggalkan kebiasaan tidak baik itu. Perlahan kita benahi supaya bisa istirahat tidur yang cukup pada waktunya. Tapi kalau masih gak bisa tidur juga, bagaimana?


Rahasia Tidur Nyenyak: Cara Ampuh Mengatasi Insomnia dan Memperbaiki Pola Istirahat


Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?

Jika manteman sudah mencoba berbagai cara di atas namun tetap mengalami susah tidur selama lebih dari tiga minggu, atau jika gangguan tidur mulai mengganggu aktivitas harian secara signifikan, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga medis.

Dokter dapat membantu mengidentifikasi apakah ada kondisi medis tertentu, seperti kecemasan atau sleep apnea, yang memerlukan penanganan khusus.

Mendapatkan tidur nyenyak bukanlah hal yang mustahil. Dengan komitmen untuk merawat pola hidup dan menciptakan rutinitas malam yang menenangkan, kualitas istirahat dan tubuh yang segar di pagi hari bisa kita dapatkan kembali.

Yuk ah, sekarang kita tidur. Eits! Tapi pada waktunya dong ya... Saat kerja saat beraktivitas, jangan sampai ditukar waktunya menjadi waktu tidur...



Read more ...

Senin, 10 Agustus 2026

Tips Bayar Utang Cepat Meski Gaji Pas-pasan

 

Tips Bayar Utang Cepat Meski Gaji Pas-pasan

Cara paling cepat melunasi utang dengan gaji pas-pasan adalah dengan membuat anggaran ketat, memprioritaskan untuk membayar dulu utang yang berbunga tinggi, menambah penghasilan sampingan, dan bernegosiasi dengan kreditur untuk keringanan. Cara cepat bisa melunasi utang kuncinya bukan sekadar menambah uang, tapi mengatur arus kas uang kita agar sebagian besar dialokasikan ke pembayaran utang.

Saya menuliskan pengalaman ini, bukan berarti saya suka ngutang. Hihi… Pernah sih sesekali bikin utang, tapi itu karena kepepet, dan sudah pikir matang akan risiko dan tanggung jawabnya.

Sebagai mahluk sosial, dengan segala kelebihan dan keunggulan, tentu saja adakalanya kita dihadapkan pada kebutuhan yang mendesak. Ambil utang bisa jadi solusi. Tapi sekali lagi itu disarankan kalau sesuai dengan kemampuan bayar dan untuk kepentingan yang benar-benar harus dipenuhi.

Berkaca dari kejadian yang dialami sendiri, ditambah berdasarkan pengalaman teman dan saudara juga, maka bisa disimpulkan beberapa langkah yang bisa kita ambil sehingga bisa dengan cepat dapat melunasi utang.


Langkah Praktis Melunasi Utang

Sekali lagi, ini bukan mau mengajarkan berhutang, (jangan sampai berpikir toh, ini ada cara supaya utang cepat dilunasi) tapi kita belajar, bagi yang sudah terlanjur punya utang untuk segera bisa melunasi dan kedepannya semoga bisa menjaga manajemen hidup dan keuangan sehingga tidak lagi terjerumus dalam utang-piutang.


Tips Bayar Utang Cepat Meski Gaji Pas-pasan



Jadi bagaimana langkah supaya utang kita cepat lunas?


- Petakan utang  

  Buat daftar semua utang: berapa pokok, bunga, denda, dan kapan jatuh tempo. Ini membantu menentukan prioritas pembayaran. Anggap saja misalkan punya utangnya di beberapa tempat. Syukur-syukur utangnya hanya satu. Jadi bisa lebih fokus melunasinya 


- Susun anggaran realistis  

  Selanjutnya kita catat pengeluaran bulanan, usahakan kurangi pos konsumtif (misalnya langganan streaming, nongkrong, belanja impulsif, dsb) Pokoknya fokus ada uang kita kumpulkan untuk melunasi utang.

Terapkan prinsip 50/30/20 atau ubah sementara jadi 70/10/20 agar lebih banyak dana masuk ke pos pembayaran utang.

Membayar utang adalah kewajiban mutlak bagi seseorang yang meminjam karena utang merupakan hak sesama manusia dan amanah yang harus dilunasi saat jatuh tempo. Ingat penundaan pembayaran oleh orang yang mampu dikategorikan sebagai bentuk kezaliman.


- Gunakan metode prioritas 

Ada istilah Snowball dan atau Avalanche. Maksudnya, melunasi utang kecil dulu untuk motivasi (snowball) dan avalanche untuk istilah fokus ke utang berbunga tinggi agar beban bunga cepat berkurang.


- Tambah penghasilan sampingan  

Punya utang, berarti kita punya hal yang harus dibayarkan. Sementara pemasukan tetap, mengatasi itu kita bisa cari penghasilan tambahan.

Bisa dengan jadi driver online, freelance menulis, jadi designer ilustrasi Canva, atau jualan kecil-kecilan. Hindari menambah pengeluaran gaya hidup saat penghasilan naik. 


- Negosiasi dengan kreditur  

Banyak lembaga mau memberi restrukturisasi. Seperti adanya perpanjangan tenor, diberikan potongan bunga, atau sistem cicilan lebih ringan. Bagaimanapun peraturan dari si pemberi utang kita jangan menghindar. Tetap tunjukkan niat baik kalau kita berusaha mau melunasi secepatnya.


- Jual aset tidak terpakai  

Daripada tumbra-tambru teu puguh, mending jual barang bekas layak pakai (misal HP lama, pakaian branded, perabotan yang sudah tidak terpakai, dan sebagainya) Apa yang bisa dijual kita jual saja supaya bisa segera melunasi utang. Setidaknya bisa untuk menutup bunga atau cicilan.


Tips Bayar Utang Cepat Meski Gaji Pas-pasan


Risiko & Tips

Saat ada kebutuhan mendesak, bukan berarti kita bebas mengambil tindakan untuk berhutang. Jangan berpikir membuat utang baru untuk melunasi utang lama atau istilahnya gali lobang tutup lobang.

Justru sebisa mungkin kita hindari gali lubang tutup lubang (pinjam baru untuk bayar utang lama). Karena hal itu sebenarnya hanya memperburuk kondisi.  

Disiplin bayar tepat waktu agar tidak kena denda tambahan. Perketat manajemen keuangan. Saya punya teman yang jadi driver online, kebetulan motornya didapat dengan cara setor cicilan per bulan. Sebelum terkumpul uang sejumlah cicilan yang harus dibayar, ia tidak berani beli rokok. Itu dilakukannya demi ketenangan hatinya. Setelah ada uang untuk bayar setoran bulanan baru ia memikirkan membeli kebutuhan selanjutnya.

Walaupun utang kita tidak sampai milyaran (misalnya) tapi tetap pantau progres bulanan dengan catatan sederhana atau aplikasi keuangan. Ini untuk mempertegas dan kedisiplinan diri. Sejauh mana keseriusan kita dalam melunasi utang.

Walaupun susah, kita mencoba membangun mindset berusaha hidup tanpa utang. Dengan cara misalnya jangan tambah cicilan baru sebelum utang lama lunas.

Jangan sampai tergiur dengan iming-iming yang spektakuler karena ujungnya tetap kita harus bertanggung jawab mengganti semua kemudahan itu dengan nominal yang setara. Hanya mungkin kita tidak menyadarinya. Menganggapnya saja itu kemudahan.


Tips Bayar Utang Cepat Meski Gaji Pas-pasan


Pelajaran penting dari kenapa kita harus segera melunasi utang adalah pelaksanaan kewajiban. Utang harus dibayar karena merupakan hak milik orang lain yang dititipkan atau dipinjamkan, serta menyangkut janji dan tanggung jawab moral, hukum, serta agama.

Tidak membayar utang berarti mengambil hak sesama manusia secara tidak sah. Sementara buat saya yang sudah memasuki usia Blogger Lolita kepikiran akan umur di dunia ini yang sudah tidak akan lama lagi. Karena bagaimanapun namanya hidup pasti berpasangan dengan mati, bukan? Jangan sampai meninggalkan dunia dalam keadaan memiliki tanggungan utang. 



      


                                                         




Read more ...

Jumat, 07 Agustus 2026

Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH



Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH


Ada kalanya kita menunggu sebuah momen selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Sayangnya, momen yang seharusnya menjadi kenangan indah bisa terganggu oleh hal yang sering dianggap sepele, yaitu gangguan pada mata.

Saya baru saja mengalami situasi seperti itu. Setelah sekian lama kami warga masyarakat Kecamatan Pagelaran mempersiapkan diri menjadi tuan rumah acara pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) tingkat Kabupaten Cianjur, hingga akhirnya hari yang ditunggu itu tiba. Namun, jelang hari H mata saya terasa sedikit gatal, berair, dan tampak kemerahan. Awalnya suami yang pertama kali mengalami itu menganggapnya hanya akibat terlalu lama menatap layar ponsel atau kurang tidur. Pas kondisi itu menular ke saya, saya pun mengabaikannya. Siapa sangka dampaknya justru sangat bikin kecewa…

Momen langka dan bersejarah MTQH yang kami nantikan sekian lama (bahkan sejak negara kita merdeka, otomatis saya juga belum lahir…) tingkat kabupaten untuk pertama kalinya diadakan di dekat rumah, harus dilewatkan begitu saja. Sedih banget kan…


Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH
Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH 


Acara MTQH tingkat Kabupaten Cianjur diselenggarakan setiap satu tahun sekali. Penyelenggaraan agenda rutin tahunan ini dikelola secara bergiliran oleh kecamatan yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Selama 48 kali acara MTQH di Cianjur digelar, kecamatan Pagelaran baru kali ini pertama kali terpilih menjadi tuan rumah.

Frekuensi penyelenggaraan MTQH infonya saja digelar setiap tahun. Namun pelaksanaannya tetap melihat kondisi juga. Seperti sebelum diselenggarakan di Kecamatan Pagelaran, ajang perhelatan sebelumnya (MTQ ke-47) Tingkat Kabupaten Cianjur diselenggarakan di Kecamatan Pacet, pada tahun 2023.

Dari tahun itu ke pelaksanaan MTQH terbaru ke-48 Tahun 2026 yang diselenggarakan pada tanggal 25–30 Juli 2026 di Kecamatan Pagelaran, berjarak 3 tahun.

Jadi momen ini sangat penting dan berharga bagi masyarakat Pagelaran khususnya mengingat entah kapan lagi tempat kami ini akan kembali menjadi tuan rumah. Ya kalau ada umur panjang, kalau keburu tutup usia?


Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH
Saat masyarakat tumpah ruah ke jalan mengikuti Pawai Ta'aruf MTQH saya dan suami justru mengisolasi diri


Sementara acara MTQH ini bagi masyarakat Pagelaran yang kehidupannya terbilang agamis dan berbasic pondok pesantren, sangatlah sakral dan agung. Tidak hanya berharap akan pahala bagi pembaca atau penghafal Al-Quran saja melainkan juga akan manfaat dan berkah yang didapatkan dari kemuliaan bacaan kitab suci tersebut. Terlebih di tengah kondisi negara yang sudah banyak melenceng dari aturan dan tatanan hidup religius. Berharap sekali keberkahan dari acara akbar ini melimpah kepada masyarakat Pagelaran khususnya dan untuk kita semua umumnya.

Intinya masyarakat Pagelaran sangat menantikan kesempatan baik jadi tuan rumah penyelenggaraan MTQH sekabupaten ini. Termasuk saya dan suami selaku relawan guru ngaji di kampung.

Tapi siapa kira, jelang hari yang dinantikan itu ujian datang menimpa kami. Suami kena sakit mata yang juga malah menular ke saya.

Sebenarnya sakit mata ini bukan datang begitu saja. Saat libur kenaikan kelas dan tahun ajaran baru sekolah, sekitar minggu pertama dan kedua bulan Juli 2026 saya dan suami memanfaatkan waktu libur itu untuk babat alas di kebun yang sudah lama tidak diurus. 

Begitulah karena kesibukan dan aktivitas lainnya lahan yang kami tanami kayu-kayuan itu makin terbengkalai. Mentang-mentang nanam kayu tidak perlu dicek setiap hari sebagaimana nanam palawija. Akhirnya karena bablas kelamaan tidak disiangi belukar dan ilalang tumbuh tinggi, subur melebihi pepohonan kayu yang kami tanam.

Maka saat libur sekolah itulah kesempatan itu kami gunakan untuk fokus ke kebun.

Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH


Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH
Asap pembakaran, keringat, debu dan panas matahari menyebabkan mata sepet, perih dan lelah 


Kebetulan pas musim kemarau, cuaca mendukung ranting basah menjadi lebih cepat kering. Supaya mengolah kebun cepat selesai kami membakar belukar dan alang-alang di kebun itu sampai habis. Hal itu kami lakukan hampir setiap hari.

Tanpa kami sadari, asap dan keringat yang bercampur dan tidak sengaja masuk ke mata menyebabkan mata kami perih, merah dan kadang gatal.

Gejala Mata Kering

  • Mata terasa sepet, saya dan suami merasa seolah di ujung bagian dalam mata ada pasir. Saat mata berkedip rasanya kering, tidak nyaman
  • Mata perih, jangankan lihat monitor atau nonton, pas keluar rumah saja, langsung merasa silau. Terpapar sinar matahari mata langsung reflek terpejam. Terasa perih, walau kondisi mata tampak sehat, seperti yang dialami paksu tapi yang saya alami justru mata sering berair
  • Mata lelah, karena silau dan merasa kering itulah rasanya pengen tiduran aja. Sering-sering memejamkan mata rasanya jauh lebih baik

Salahnya lagi kami anggap mata sepet, perih, lelah dan memerah itu adalah hal biasa aja. Cuci muka dan dibawa tidur kami anggap besoknya mata sudah akan normal lagi. 

Dua Minggu jelang MTQH ke 48 digelar suami mulai masuk sekolah, berangkat mengajar seperti biasa mengendarai sepeda motor. Matanya masih terasa sepet, perih dan lelah. Mungkin ditambah debu jalanan yang terbawa angin musim kemarau, juga paparan sinar radiasi dari layar monitor dan ponsel, membuat daya tahan matanya semakin lemah.


Penyebab Mata Kering 


Selain karena asap, debu, dan kotoran lain yang masuk ke mata mata kering juga ditimbulkan karena berkurangnya produksi air mata, serta penguapan air mata yang berlebih.

Kenapa air mata bisa berkurang? Bisa karena faktor usia, autoimun, kekurangan vitamin A, mata terlalu lelah karena kurang berkedip dan polusi lingkungan kotor.

Dampak Mata Kering 

  • Selain mata terasa sepet, warnanya memerah, panas dan berair dampak dari mata kering juga bisa menyebabkan penglihatan buram
  • Terasa silau melihat cahaya 
  • Susah fokus
  • Jika dibiarkan mata bisa mengalami iritasi kronis 
  • Kornea mata bisa mengalami peradangan 
  • Jika mata terlalu lelah, bisa terluka hingga hidup jadi tak lagi indah karena penglihatan terganggu 

Pas jelang pembukaan MTQH digelar inilah, kadarullah mata suami memerah dan menular ke saya. Kepercayaan di kampung, kalau ada orang yang matanya merah harus dijauhkan. Mungkin maksudnya biar tidak menular. Kalau sudah begitu tahu sendiri dong, semua rencana yang akan dijalankan oleh panitia lokal terkait pelaksanaan MTQH tingkat kabupaten ini terpaksa dicancel dan dialihkan kepada orang lain sebagai pengganti. Hua… Sedih banget pokoknya… hikz! Harapan bisa jumpa dokter Wahyu selaku Bupati Cianjur dan wakil Ramzi Geys Thebe si presenter acara audisi musik di televisi swasta nasional itu musnah sudah. Lebay ya...

Iya bukannya tidak sayang melepaskan tugas yang begitu mulia itu. Walaupun hanya jadi tim wara wiri alias panitia yang sok sibuk tapi masa iya dengan kondisi mata merah dan berair kami memaksakan diri berinteraksi dengan tamu-tamu yang berjumlah sekian banyak itu?

Akhirnya bukannya maju menjadi garda terdepan, saat acar MTQH dimulai, kami justru menutup pintu, mengisolasi diri demi menghindari interaksi dengan orang lain. Kasihan kan mereka kalau justru tertular dengan sakit mata yang kami alami.

Sebagai ikhtiar mengupayakan penyembuhan #BebasMataKering ini saya membeli obat tetes mata #InstoDryEyes di Indomaret terdekat. Tapi sayang sekali dari semua minimarket yang ada di Pagelaran, stok Insto Dry Eyes sedang kosong.

Pegawai Indomaret depan SPBU Pagelaran dan Indomaret depan RSUD Pagelaran bilang Insto Dry Eyes sudah habis terjual. Aduh, laku juga ya itu Insto Dry Eyes. Giliran saya dan suami kepepet butuh banget malah gak bisa ditemukan.

Iseng -- saat di tanah lapang desa masyarakat Pagelaran meriah menyambut para delegasi peserta MTQH dari 32 kecamatan, sementara saya menutup diri di rumah-- saya ngobrol di whatsApp group blogger tentang kondisi mata saya dan suami yang jadi penyebab pengunduran diri kami jadi kepengurusan acara MTQH. Banyak yang menyayangkan dan menyarankan untuk segera berobat supaya Mata Sepet, Perih, Lelah ini segera membaik.

“Siapa tahu keburu sehat, Teh. Kan bisa untuk balik berkontribusi di acara MTQH. Secara pakai #InstoDryEyes Mata Sepet, Perih, Lelah cepat sembuhnya…”

Saya pun menceritakan kalau kami sudah berusaha untuk mengobati dengan obat tetes mata tapi kebetulan stok Insto Dry Eyes nya sedang kosong.

“Di Indomaret dekat sini aku tanya ada kok Insto Dry Eyes. Aku belikan ya, Teh? Hari ini dikirim, besok sampai kok.” Teh Eka blogger Bandung menawarkan diri membantu membelikan Insto Dry Eyes. Tentu saja saya dan suami senang sekali. Karena fokus kami #MataSePeLeJanganSepelein justru ingin segera sembuh secepatnya.

Betul saja, Sabtu itu Teh Eka beli Insto Dry Eyes dan dikirim dari Bandung, hari Minggu keesokan harinya Insto Dry Eyes sudah sampai di tangan saya di Cianjur Selatan. Langsung saya kasih satu ke suami dan satunya lagi saya pakai sendiri.


Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH
Insto Dry Eyes dari Bandung. Semoga kebaikan Teh Eka atas ikhtiar kesembuhan mata kami mendapatkan ganjaran yang lebih...


Selama acara MTQH berlangsung, saya dan suami tidak bisa menyaksikan acara dengan nyaman. Bahkan beberapa kali harus pulang untuk mengistirahatkan mata. Saat itu kami menyadari bahwa gejala kecil sekalipun tidak boleh dianggap remeh. Semakin kami anggap sepele, gejalanya semakin mengganggu. Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, terasa perih, dan penglihatan sedikit buram.


Solusi Mengatasi Mata Kering 

  • Istirahatkan mata. Hindari lama-lama menatap monitor 
  • Gunakan pelindung mata untuk menghindari debu, asap, angin dan kotoran-kotoran lain
  • Perbanyak asupan mengandung vitamin A dan Omega 3 untuk menunjang kesehatan mata
  • Gunakan obat tetes mata seperti Insto

Insto Dry Eyes 

Saat mata terasa kering sebenarnya tidak harus terburu-buru periksa ke dokter karena kita di rumah juga bisa mengatasinya.

Pemakaian obat tetes mata bisa jadi salah satu solusi. Insto Dry Eyes cocok untuk mengatasi mata kering dengan gejala sepet, perih dan lelah.

Sekarang Insto Dry Eyes hadir dengan kemasannya yang baru. Berukuran 7.5ml mudah dibawa kemanapun apalagi saat berpergian. Travel friendly pisan...


Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH
Insto Dry Eyes new packaging 



Pengalaman saya sempat menyepelekan mata sepet perih dan lelah ini mengajarkan bahwa kesehatan mata memiliki peran penting dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Mata bukan hanya membantu kita melihat, tetapi juga menentukan kenyamanan saat bekerja, belajar, berkendara, hingga menikmati waktu bersama orang-orang tercinta. Termasuk saat menyambut momen special seperti saat ada MTQH yang bisa jadi sekali dalam seumur hidup saya ini.

Dalam beberapa kasus, keluhan gejala mata yang sering dianggap sepele seperti mata merah, gatal, berair, terasa kering, mudah lelah, sensitif terhadap cahaya, atau penglihatan yang sesekali tampak kabur, semua itu bisa disebabkan oleh kelelahan mata, alergi, iritasi, atau infeksi. 

Gejala-gejala tersebut juga dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan mata yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.


Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH
Orang mah antusias mencari merchandise MTQH saya mah sibuk berjuang mencari obat tetes mata



Karena itu, penting untuk memperhatikan perubahan sekecil apa pun pada kondisi mata. Jika keluhan tidak kunjung membaik, semakin parah, disertai nyeri hebat, atau penglihatan menurun, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga kesehatan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

Menjaga kesehatan mata sebenarnya dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Coba batasi waktu menatap layar, terapkan aturan 20-20-20 (setiap 20 menit melihat objek sejauh sekitar 20 kaki selama 20 detik), menggunakan pencahayaan yang cukup saat bekerja atau membaca, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kebersihan tangan sebelum menyentuh area mata. Teteskan obat mata Insto bila diperlukan.


Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH


Momen berharga sering kali tidak datang dua kali. Jangan sampai hal penting yang sudah lama dinantikan terganggu hanya karena kita mengabaikan gejala yang terlihat sepele. Mendengarkan sinyal dari tubuh, termasuk dari mata, merupakan langkah sederhana untuk menjaga kualitas hidup dan memastikan setiap momen istimewa dapat dinikmati dengan nyaman.

Akan saya ingat, gejala mata yang tampak sepele belum tentu benar-benar sepele. Mengenali gejalanya lebih awal dan mengambil tindakan yang tepat adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri.

Walaupun kecewa tidak bisa maksimal berkontribusi di acara MTQH ke 48 tingkat Kabupaten Cianjur gara-gara sakit mata tapi sedikit lega karena kecamatan kami berhasil keluar sebagai juara umum. Alhamdulillah...


Ketika Mata Merah Berkuasa dari Jadwal Panitia MTQH
Alhamdulillah kami berhasil meraih juara umum. Perjuangan berbulan-bulan menyukseskan acara ini terbayar sudah...


Selamat buat semua Kafilah Kecamatan Pagelaran atas keberhasilannya meraih juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XLVIII Tahun 2026. Selamat juga untuk semua masyarakat Pagelaran dan siapapun yang sudah berkontribusi. Kerja keras kita selama berbulan-bulan akhirnya terbayar.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat mencintai Al-Qur’an, ketekunan dalam belajar, serta kerja sama seluruh kafilah, pembina, pelatih, dan dukungan masyarakat telah membuahkan hasil yang membanggakan.

Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berprestasi, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Saya pribadi pasti ikut senang dengan pencapaian yang luar biasa ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan mengantarkan prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang. Diberikan umur panjang sehingga masih bisa mengantarkan kafilah dari Pagelaran yang mewakili kontingen kabupaten Cianjur menuju MTQH tingkat Provinsi Jawa Barat yang insyaallah sesuai informasi dari Kang Dedi bapak aing Gubernur Jawa Barat akan dilaksanakan di Bandung tahun 2027 nanti.

Jera dengan kehilangan momen terbaik MTQH tingkat kabupaten gara-gara menyepelekan mata sepet, perih dan lelah, janji nanti kalau diberikan waktu dan kesempatan bisa mengikuti jalannya MTQH tingkat Provinsi akan saya perhatikan sekali kesehatan mata ini.


 


Read more ...

Sabtu, 01 Agustus 2026

Dari Dapur Menuju Perubahan Nyata: Mendukung Ekonomi Sirkular Indonesia

Dari Dapur Menuju Perubahan Nyata: Mendukung Ekonomi Sirkular Indonesia
Gerakan sosialisasi Bank Sampah oleh Bank Sampah Bersinar Bandung


Sadar gak sih kalau setiap hari, sebenarnya kita memegang peranan penting dalam menentukan masa depan lingkungan yang mendukung ekonomi sirkular Indonesia? Coba deh perhatikan, dari bungkus makanan, botol plastik bekas, hingga sisa sayuran dapur—semuanya berkumpul di tempat sampah dapur.

Selama ini, kita terbiasa dengan pola pikir "kumpul, angkut, buang". Namun, menumpuk sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) bukan lagi solusi yang berkelanjutan. Jawaban nyata dari persoalan ini justru tidak dimulai dari teknologi canggih atau fasilitas besar, melainkan dari tindakan sederhana di dalam rumah kita sendiri.


Mengapa Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah?

Rumah adalah hulu dari segala muara aliran sampah di perkotaan. Ketika sampah tidak dipilah sejak dari dapur, semua material organik dan anorganik akan bercampur menjadi satu, membusuk, dan menimbulkan bau menyengat serta munculnya gas metana yang berbahaya. Sampah yang tercampur juga jadi kehilangan nilai daur ulangnya karena sudah terkontaminasi.

Memilah sampah dari rumah itu sebenarnya tidak susah, tidak membutuhkan waktu lama, melainkan hanya membutuhkan pembiasaan.

Sampah kita bagi tiga bagian, antara sampah organik, sampah anorganik dan sampah residu.

Sampah Organik

Sampah berupa sisa makanan, dedaunan, dan kulit buah yang kesemuanya itu bisa diolah menjadi kompos.

Sampah Anorganik

Sampah terdiri dari plastik, kertas, kaca, dan logam yang bisa didaur ulang. Bisa jadi bahan lain yang lebih berguna dan bermanfaat.

Sampah Residu

Adalah jenis sampah sisa yang sudah tidak dapat diurai secara alami, tidak bisa didaur ulang, dan tidak bisa dijadikan kompos. Contoh sampah ini seperti popok sekali pakai, pembalut, dan tisu bekas.


Dari Dapur Menuju Perubahan Nyata: Mendukung Ekonomi Sirkular Indonesia
Bank Sampah Induk Bersinar di Bandung 


Bayangkan kalau ketiga jenis sampah itu tidak kita pisahkan, lalu menumpuk jadi satu di tempat sampah. Pastinya kotor sekali dan para pemulung pun enggan untuk memungutnya.

Tapi dengan memilahnya dari rumah, kita telah mengurangi 60-70% beban sampah yang seharusnya dikirim ke TPA.


Dari Limbah Menjadi Peluang: Sampah Itu Bernilai!

Sudah saatnya kita mengubah sudut pandang. Sampah bukan sekadar barang bekas tak berguna, melainkan sumber daya yang belum dimanfaatkan.

Ketika dikelola dengan benar, limbah berubah menjadi peluang ekonomi dan sosial yang nyata.


Nilai Ekonomi Daur Ulang

Botol plastik, kardus, dan kaleng bekas memiliki ekosistem pasar daur ulang yang bergerak aktif.

Pupuk Organik dan Kompos

Sisa makanan rumah tangga dapat diolah menjadi kompos berkualitas tinggi yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman atau dijual ke komunitas berkebun.

Ekonomi Sirkular

Mengembalikan material bekas ke dalam rantai produksi menciptakan lapangan kerja baru di sektor daur ulang dan ekonomi kreatif. Saya punya kaos merchandise yang dibuat dari bahan daur ulang sampah botol plastik. Ternyata nyaman juga dipakainya. Waktu terjadi gempa Cianjur beberapa tahun lalu, saya juga mendistribusikan banyak selimut yang juga terbuat dari bahan daur ulang plastik.


Kolaborasi: Kunci Mengatasi Persoalan Sampah

Persoalan sampah terlalu besar untuk diselesaikan oleh satu pihak saja. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa partisipasi warga. Begitu juga sebaliknya, masyarakat butuh dukungan regulasi dan infrastruktur dari pemerintah serta inovasi dari sektor swasta.

Di sinilah kolaborasi jadi kunci utama. Ketika warga memilah dari rumah, petugas kebersihan mengangkut secara terpisah, industri daur ulang menyerap materialnya, dan pemerintah menyediakan kebijakannya, sebuah sistem pengelolaan sampah terpadu yang efisien akhirnya dapat terwujud.


Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Pendekatan terbaik dalam menyelesaikan masalah di masyarakat adalah dengan memberdayakan komunitas setempat. Pengelolaan sampah berbasis putra daerah alias warga lokal lebih membangun rasa kepemilikan dan kepedulian bersama.

Ketika pihak RT, RW, atau desa bergerak bersama, maka insyaallah akan tercipta:

1. Edukasi berjalan alami

 Antar warga dan tetangga saling mengingatkan dan mengedukasi tentang cara memilah.

 2. Gotong royong terasa hidup

Kegiatan bersih lingkungan dan pengolahan kompos dilakukan sebagai norma sosial yang positif.

3. Kemandirian wilayah

Komunitas mampu menyelesaikan sebagian besar masalah sampahnya di tingkat bawah sebelum sampai ke TPA.


Dari Dapur Menuju Perubahan Nyata: Mendukung Ekonomi Sirkular Indonesia
Setelah menukar sampah daur ulang dengan kupon, bisa dibelikan sembako dan atau bayar tagihan di rumah


Harapan Baru Melalui Bank Sampah Induk Bersinar Targetkan 1.000 Bank Sampah Unit untuk Mendukung Ekonomi Sirkular Indonesia


Inisiatif dan Target Ekonomi Sirkular

Yayasan Solusi Bersinar Indonesia (YSBI) bersama Bank Sampah Induk Bersinar yang didirikan oleh Ibu Fifie Rahardja menargetkan pembentukan 1.000 Bank Sampah Unit (BSU). Program ini dirancang untuk mendukung gerakan ekonomi sirkular berbasis masyarakat sekaligus menjadi fondasi pembangunan Living Laboratory Ekonomi Sirkular Indonesia di kawasan Oxbow, Kabupaten Bandung.

Konsep dan Integrasi Ekosistem Terpadu

Melalui program ini, peran bank sampah ditransformasikan dari sekadar tempat menabung sampah menjadi pusat perubahan sosial dan ekonomi. YSBI mengintegrasikan Bank Sampah Induk Bersinar, Local Education, dan Lumbung Mandiri ke dalam satu ekosistem terpadu yang menghubungkan pengelolaan sampah, pendidikan lingkungan, ketahanan pangan, hingga pengembangan ekonomi lokal.

Capaian dan Harapan Masa Depan

Sejak didirikan pada tahun 2014, Bank Sampah Induk Bersinar telah memiliki 547 BSU yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung. Ke depannya, penambahan jumlah BSU hingga ribuan diharapkan dapat memperkuat budaya memilah sampah langsung dari sumbernya serta meningkatkan nilai ekonomis sampah bagi keberdayaan masyarakat.

Salah satu bentuk nyata pengelolaan berbasis masyarakat yang terbukti efektif adalah adanya Bank Sampah Unit. BSU hadir sebagai jembatan yang mengubah kebiasaan memilah menjadi manfaat ekonomi langsung bagi warga.

Melalui sistem seperti perbankan pada umumnya, warga menyetorkan sampah anorganik yang sudah dipilah dan bersih, lalu dicatat dalam tabungan.


Mengapa Bank Sampah Unit Menjadi Harapan Baru?

  • Mengubah Perilaku

Menjadi insentif positif yang merangsang warga untuk konsisten memilah.

  • Dampak Ekonomi Tambahan

Hasil tabungan sampah bisa digunakan untuk membayar iuran warga, membeli kebutuhan pokok, hingga menambah tabungan keluarga.

  • Pemberdayaan Perempuan dan Pemuda

BSU sering kali digerakkan oleh kader PKK atau pemuda setempat, hal itu bisa menciptakan ruang kepemimpinan baru di tingkat komunitas.


Bagaimana saca memulai nya? Tidak perlu menunggu langkah besar yang sempurna. Cukup mulai dari menyiagakan dua tempat sampah berbeda di rumah, lalu ajak tetangga di sekitar kita untuk bergabung dalam gerakan Bank Sampah Unit terdekat.

Dimulai dari sudut dapur kita masing-masing, lingkungan yang bersih dan mandiri bukan lagi sekadar impian.


Penguatan Tata Kelola Menuju Organisasi Profesional

YSBI tengah melakukan penguatan kelembagaan melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), sistem administrasi, indikator kinerja (KPI), pengembangan sumber daya manusia, hingga sistem pelaporan jadi lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Penguatan organisasi menjadi fondasi penting agar gerakan Bank Sampah Bersinar mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.


Sekolah Menjadi Bagian Penting Gerakan Ekonomi Sirkular 

Sebagai strategi jangka panjang, Bank Sampah Induk Bersinar juga mulai memperluas program edukasi lingkungan ke sekolah-sekolah.

Melalui program ini, para siswa dikenalkan pada budaya memilah sampah, konsep ekonomi sirkular, serta pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini.

Diharapkan kedepannya, sekolah juga mampu membentuk Bank Sampah Unit Sekolah sebagai pusat edukasi sekaligus contoh praktik pengelolaan sampah bagi masyarakat sekitar.


Dari Dapur Menuju Perubahan Nyata: Mendukung Ekonomi Sirkular Indonesia
Ekonomi Sirkular di SMKN 5 Bandung 


Pentahelix Indonesia Bersinar

YSBI meyakini bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Karena itu, YSBI menginisiasi Pentahelix Indonesia Bersinar, sebuah gerakan kolaboratif yang mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media untuk bersama-sama membangun solusi nyata di bidang lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

YSBI juga membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, perusahaan, komunitas, organisasi masyarakat, media, serta para profesional yang memiliki visi yang sama dalam membangun Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Jadi upaya kita dari sudut dapur rumah walaupun hanya sekadar memilah sampah itu sudah termasuk kolaboratif bersama Pethahelix Indonesia Bersinar yang baik.

Gerakan ini merupakan bagian dari upaya membangun Ekonomi Sirkular Indonesia melalui Pentahelix Indonesia Bersinar.






Read more ...

Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik

Jangan Boros! 9 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Saat Harga Naik In this economy , harga barang pada naik tentu saja sering membuat kita k...