Senin, 20 November 2023

Digitalisasi Hybrid BRI Kunci Layanan Perbankan Semua Lapisan Masyarakat

Merinding waktu ingat pernah kena denda gara-gara lupa bayar tagihan listrik. Sampai petugas PLN ada yang datang ke rumah dan bilang (serasa diancam tepatnya) kalau bulan depan masih belum melunasi semua tagihan termasuk dendanya aliran listrik bakal dimatikan.

Sumpah semua itu karena saya kelupaan bayar. Niatnya Jumat mau bayar, eh malah hujan turun deras. Dengan kondisi jalan kampung yang kalau hujan turun pasti becek dan kotor bikin saya keasyikan mager. Esoknya Sabtu Minggu libur dong. Udah gitu bablas deh lupa sampai akhir bulan dan bulan baru berikutnya.

Sadar-sadar kelupaan bayar tagihan saat petugas PLN datang menginformasikan. Sumpah, beneran lupa! Tagihan dan denda bisa dibilang gak seberapa. Yang gede itu malunya kan...

Saat itu pembayaran tagihan apapun memang masih manual. Apalagi lokasi saya tinggal di kecamatan Pagelaran di daerah pakidulan Cianjur yang mana listrik dan internet masih tidak stabil. Jadi mau bayar tagihan harus datang langsung ke kantor Pos, Bank, atau minimarket dan KUD serta instansi lain yang saat itu bekerja sama melayani pembayaran tagihan.

Sekarang setiap lewat tanggal 20 lega rasanya mendapati tagihan bulanan di rumah sudah lunas semua. Ga ada lagi istilah lupa bayar terus kena denda karena terlambat bayar sejak membayar berbagai tagihan menggunakan sistem pembayaran layanan digital banking.

Digitalisasi Hybrid BRI Kunci Layanan Perbankan Semua Lapisan Masyarakat
Sejak BRI meluncurkan layanan digital banking gak lagi telat bayar tagihan bulanan

Apa itu layanan digital banking?

Pengertian sederhananya sih bentuk layanan perbankan yang lebih modern sehingga kita sebagai nasabah bisa melakukan transaksi keuangan atau akses informasi rekening, termasuk termasuk mengelola keuangan kita itu sendiri menggunakan gadget yang terkoneksi dengan internet.

Saya merasa terbantu setelah BRI launching aplikasi BRImo karena melalui aplikasi itu saya bisa bayar tagihan kapan saja waktunya dengan tidak harus keluar rumah.

Apa yang dimaksud dengan BRImo?

BRImo adalah aplikasi keuangan digital Bank BRI. Dengan adanya aplikasi ini kita sebagai nasabah diberikan kemudahan dalam bertransaksi melalui perangkat mobile.

Apalagi semakin kesini fitur-fitur terus diupdate lebih modern dan keamanan yang terjamin. Dengan aplikasi BRImo inilah siapapun bisa melakukan transaksi tanpa harus datang ke bank.

Gak heran BRImo dikatakan sebagai financial superapp karena sebagai nasabah pengalaman saya sendiri terbukti kita bisa melakukan berbagai transaksi lewat satu aplikasi itu.

Saya bisa melakukan transaksi seperti transfer, top up uang ke e-wallet, top up uang BRIZZI, transaksi menggunakan BRI Virtual Account, sampai pembayaran dengan QRIS, termasuk membayar berbagai tagihan bulanan di rumah.

Digitalisasi Hybrid BRI Kunci Layanan Perbankan Semua Lapisan Masyarakat
Daftar BRImo sangat mudah. Masyarakat pedesaan saja bisa melakukannya sendiri tanpa kesulitan

Kenapa harus BRImo?

Fakta mengatakan sejak saya lahir di Cianjur Selatan ini hingga saat tulisan ini dibuat, bank yang ada buka unit di setiap kecamatan hanya BRI. Hehe, bank mana coba yang ada kantornya di setiap kecamatan? Hanya BRI (dan bank daerah setiap provinsi) kan?

Kedekatan itu yang bikin warga memilih BRI sehingga memudahkan masyarakat dalam segala urusan. Bank lain nih, khususnya di Cianjur ini kantornya hanya numpuk di wilayah kota, dengan jarak kendaraan lebih dari 2 jam dari tempat kami di wilayah pakidulan ini.

Baru setelah saya beranjak dewasa muncul bank daerah (di setiap provinsi namanya beda). Tapi terlanjur sejak kecil dibiasakan belajar nabung di BRI, maka otomatis BRI lah yang sudah sehati sejiwa. Jika generasi saya sudah menggunakan BRI, apalagi generasi sebelumnya, terlebih mereka para pelaku bisnis, UMKM, pegawai dan aparatur sipil negara. BRI untuk Indonesia ini sudah tidak bisa terbantahkan.

Digitalisasi Hybrid BRI Kunci Layanan Perbankan Semua Lapisan Masyarakat
Aplikasi BRImo selalu terdepan

Salah satu implementasi layanan digital super apps BRImo begitu baik diterima masyarakat adalah dengan tercatatnya user BRImo yang sudah mencapai 27,8 juta dengan nilai transaksi tumbuh 76,3 persen. Dengan demikian bisa disimpulkan manfaat dari aplikasi BRImo sebagai bentuk implementasi dari digitalisasi BRI ini begitu diterima masyarakat.

Sebagai nasabah BRI seiring berkembangnya teknologi dan modernisasi, saya jadi tahu jika BRI pun banyak meluncurkan fasilitas yang tak kalah memukau melalui digital saving BRI.

Dengan fasilitas Digital Saving BRI, bermodal ponsel pintar yang terkoneksi dengan jaringan internet siapa pun tidak perlu lagi harus datang ke kantor BRI, tidak membutuhkan aplikasi tersendiri, dan bisa membuat rekening hanya dengan mengakses situs resmi BRI atau scan QR Code yang ada di situs tersebut.

Setelah pandemi covid-19 melanda, sistem digitalisasi diterapkan hampir di seluruh aktivitas dan kegiatan manusia. Hal itu lebih memanjakan masyarakat dalam menggunakan kecanggihan teknologi digital termasuk dalam urusan perbankan. Bagi masyarakat di daerah terpencil seperti kami di Cianjur Selatan ini, bisa dibilang digitalisasi BRI jadi kunci pelayanan perbankan bagi semua lapisan masyarakat.

Digitalisasi BRI kunci layanan semua lapisan masyarakat

Semua orang tahu jika layanan perbankan saat ini tidak terpisahkan dari transformasi digital. Khususnya setelah pandemi covid-19 berakhir, perubahan pola masyarakat dalam bertransaksi dan menikmati layanan perbankan menjadi salah satu hal yang tak terpisahkan dari transformasi digital.

Meski belanja online sudah banyak dilakukan masyarakat yang berdomisili di pelosok desa seperti di kecamatan Pagelaran Kabupaten Cianjur, tapi masih ada lho masyarakat yang belum paham akan literasi digital.

Konsep Hybrid Bank BRI

Untuk itu, saya pribadi senang sekali ketika PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk alias  BRI memfasilitasi agar seluruh nasabah bisa mendapatkan akses digitalisasi layanan perbankan itu dengan menerapkan konsep hybrid bank.

Riset dan survei BRI membuktikan bahwa masyarakat micro finance di Indonesia itu, sudah paham dengan alat-alat digital, dengan gadgetnya, tapi mereka masih banyak yang kurang paham dengan produk keuangan digital.

Dengan adanya konsep hybrid bank, dipastikan masyarakat yang belum terlalu familiar terhadap digitalisasi itu bisa tetap terlayani.

AgenBRILink

Jangan heran jika di pelosok kampung sekalipun, sekarang banyak kita temukan bangunan yang merangkap toko atau lainnya dengan cat biru bertuliskan AgenBRILink.

AgenBRILink inilah kaki tangan yang diturunkan BRI untuk menyediakan layanan perbankan melalui sistem kombinasi dari digital dan manual yang disebut hybrid. AgenBRILink adalah contoh nyata dari sistem hybrid bank strategy yang paling sederhana dari BRI.

AgenBRILink konsep kerjanya sudah bisa menjawab karakteristik nasabah mikro. AgenBRILink sendiri memiliki peranan yang sangat penting dalam roda perekonomian serta kehidupan masyarakat lapisan paling bawah.

Digitalisasi Hybrid BRI Kunci Layanan Perbankan Semua Lapisan Masyarakat

Apalagi AgenBRILink siap melayani kebutuhan masyarakat sekalipun dalam hari libur. Hadirnya AgenBRILink juga dapat memudahkan aktivitas kehidupan masyarakat Indonesia melalui fitur-fitur yang sudah disediakan seperti, pembayaran tagihan listrik, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, setoran pinjaman, memberikan layanan referral pembukaan rekening tabungan BSA dan pinjaman, serta transaksi lainnya.

Bangga dong ketika hampir 80% dari total desa/kelurahan di Indonesia sudah memiliki AgenBRILink yang tersebar di lebih dari 59 ribu desa dengan volume transaksi AgenBRILink selama Januari-Juni 2023 mencapai sebesar Rp675,8 triliun.

Dari transaksi tersebut dihasilkan fee based income sebesar Rp 1,4 triliun setiap tahunnya, dan agen sendiri dapat menerima 2 hingga 3 kali lipat fee based income sebagai sharing fee.

Dengan adanya AgenBRILink di setiap penjuru Nusantara, pelaku usaha daerah dan para UMKM gak lagi hanya terpaku pada bisnis, pemasaran dan permodalan tapi juga belajar mengenai literasi digital. Gak berlebihan dong jika kita sematkan BRI sebagai Pahlawan UMKM secara UMKM banyak terbantu dengan adanya digitalisasi perbankan dari BRI ini.

BRI secara aktif dan berjalan melakukan pendampingan ekonomi terhadap pelaku UMKM. Berupa pelatihan, permodalan melalui Pembiayaan Ultra Mikro (UMi), pemberdayaan dan pengembangan usaha kecil melalui produk layanan BRI salah satunya dengan BRIncubator. Dan masih banyak lagi.

Digitalisasi Hybrid BRI Kunci Layanan Perbankan Semua Lapisan Masyarakat
ATM BRI salah satu fasilitas yang dimiliki BRI Unit Pagelaran Kabupaten Cianjur

Digitalisasi hybrid itu kunci...

Seterpencil apa pun masyarakat Indonesia tetaplah bagian dari NKRI yang memiliki hak dan kesejahteraan yang sama. Digitalisasi perbankan mungkin sudah dikuasai mereka, tapi fasilitas belum memenuhi karena akses dan sarana dan prasarana yang belum memadai. Atau sebaliknya, fasilitas sudah memadai, namun masyarakatnya belum paham benar akan digitalisasi perbankan.

BRI memiliki peran penting dalam melaksanakan program perekonomian pemerintah. Tidak heran BRI juga disebut juga sebagai "Bank Rakyat" yang bisa masuk ke berbagai lapisan masyarakat karena perannya yang signifikan dalam membangun memecahkan permasalahan.

Mengatasi masalah itu BRI meluncurkan digitalisasi secara hybrid dimana kebutuhan perbankan masyarakat masih bisa dilayani. Adanya program BRI ini berhasil menyambung rantai pelayanan perbankan hingga mencapai seluruh lapisan masyarakat di berbagai penjuru tanah air

Tidak heran meski kami tinggal di pelosok Cianjur Selatan, namun masyarakatnya sudah terbiasa dengan berbelanja online, anak mudanya giat belajar dan mengenyam pendidikan. Melalui sistem pembayaran perbankan secara digital yang ditawarkan Bank Rakyat Indonesia segala aktivitas kami jadi lebih mudah dan praktis.

referensi:

https://bri.co.id

https://ekonomi.republika.co.id/berita/s15rze463/digitalisasi-jadi-kunci-bri-layani-semua-lapisan-masyarakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar