Rabu, 22 November 2023

3 Prestasi Siti Atikoh Bikin Cemburu Kaum Perempuan

Nama Siti Atikoh Supriyanti semakin melambung ketika sang suami didapuk menjadi calon presiden berpasangan dengan calon wakilnya yaitu Mahfudz MD. Tahukah jika sebelum menjadi calon ibu negara Siti Atikoh sebenarnya sudah cukup terkenal karena sekian banyak prestasi yang dimilikinya?

Secara garis besar, ada tiga bidang prestasi yang dimiliki Siti Atikoh hingga tak hanya membawa nama harum bagi dirinya sendiri  melainkan membawa harum pula bagi keluarganya, komunitasnya, hingga provinsi di mana sebelumnya sang suami Ganjar Pranowo menjabat sebagai gubernur selama dua periode.

Makin tidak sabar untuk mengetahui prestasi apa saja yang dimiliki Siti Atikoh, dan konon bikin kaum perempuan merasa cemburu (pertanda tudak mampu?) itu... yuk kita cari tahu...

Prestasi Siti Atikoh di bidang pemberdayaan perempuan

Semasa mendampingi sang suami saat menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah, Siti Atikoh kerap menjadi sorotan publik karena prestasinya di bidang pemberdayaan perempuan.

Siti Atikoh memberikan memberikan edukasi dan kegiatan bermanfaat lainnya bagi kaum perempuan di Jawa Tengah.

Lulusan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang kemudian melanjutkan ke Universitas Tokyo dengan program yang diambil studi Public Policy seraya mendampingi Ganjar Pranowo yang ketika itu memimpin Jateng dua periode, tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan.

Banyak jabatan yang dipegangnya seperti menjabat sebagai Ketua Kelompok Penggerak PKK Jateng, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes) Jawa Tengah, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Tengah, dan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jateng.

Ibu seorang putra ini terus berperan sebagai pemimpin dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan dan anak di Jawa Tengah.

3 Prestasi Siti Atikoh Bikin Cemburu Kaum Perempuan
Penghargaan tertinggi dari BKKBN sumber jatengprov.go.id

Prestasi dan pencapaian itu menunjukkan komitmennya untuk memajukan provinsi Jateng dan menjadikannya tempat yang lebih aman dan sehat bagi setiap generasi.

Prestasi dan pengakuan yang diraihnya berasal dari upaya Siti Atikoh dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan dan anak di Jawa Tengah.

Contoh nyata, PKK Jawa Tengah berperan aktif membantu dalam pendampingan dan pembinaan keluarga dan ibu-ibu di daerah tersebut.

Keberhasilannya dapat menurunkan angka stunting. Jawa Tengah berhasil menurunkan angka stunting sebesar 51 persen. Dari 24,4% di tahun 2018 menjadi 11,9% di tahun 2022 berdasarkan perhitungan elektronik – Pencatatan dan Pelaporan Gizi Masyarakat (ePPGBM).

Prestasi selanjutnya melalui program 5NG (JateNG GayeNG NginceNG woNG meteNG) yang dicanangkan Siti Atikoh. Program kegiatan sistematis dan terpadu yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Melalui prestasi ini Siti Atikoh mendapatkan penghargaan saat memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 yang digelar di Banyuasin, Sumatera Selatan. Siti Atikoh menerima penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Manggala Karya Kencana merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kepada sosok yang dianggap berjasa besar dalam program pengendalian jumlah penduduk.

Dari sederet prestasi tersebut adalah bukti nyata adanya pemberdayaan perempuan di Jawa Tengah yang dibawahinya.

Siti Atikoh membuktikan mampu berjuang memajukan provinsi sebagai perempuan yang bersanding dengan tokoh kesayangannya.

Bikin para perempuan cemburu karena prestasi yang diraih Siti Atikoh menjadikannya ikon seorang Kartini modern yang memperjuangkan hak-hak kesejahteraan dan kesetaraan perempuan.

Prestasi Siti Atikoh di bidang olahraga khususnya Atletik

Bikin terpukau ketika tahu istri calon presiden Ganjar Pranowo ini mampu menyelesaikan Full Marathon (FM) sepanjang 42 km dengan catatan waktu 5 jam 46 menit dalam ajang Borobudur Marathon 2023.

Keberhasilannya menaklukkan rute yang terbilang cukup menantang dengan berbagai variasi dan di bawah teriknya matahari bikin semua orang merasa takjub, mengingat usianya saya ini sudah lewat jauh dari setengah abad.

Dukungan warga yang begitu antusias diakui Siti Atikoh jika FM kali ini menjadi pengalamannya yang berat. Terutama karena faktor cuaca dan kurangnya latihan.

3 Prestasi Siti Atikoh Bikin Cemburu Kaum Perempuan

Tidak hanya itu, sebelumnya Siti Atikoh juga berhasil menyelesaikan FM pertamanya pada event Pocari Run 2022.

Siti Atikoh juga telah menyelesaikan FM di Tokyo Marathon sebagai ajang world marathon major pertamanya di awal tahun 2023.

Prestasi dalam hal kompetisi olahraga atletik lainnya yang berhasil dijuarainya sebagai Best Half Marathon Bank Jateng Tilik Candi Borobodur Marathon 2022, juara tiga untuk kategori 14 kilometer di UGM International Trail Run 2022, juara empat di Bank Jateng Friendship Run Makassar 2022, dan Personal Best Half Marathon Borobudur Marathon 2021.

Prestasi Siti Atikoh di bidang pola asuh anak (Parenting)

Siti Atikoh Supriyanti, memiliki seorang anak bernama Muhammad Zinedine Alam Ganjar yang terkenal mandiri, tidak manja apalagi menggunakan fasilitas jabatan orang tuanya.

Semua itu bukti keberhasilan pola asuh anak yang diterapkan Siti.

Bagi seorang ibu adalah sebuah prestasi yang membanggakan jika buah hatinya menjadi karakter baik yang membanggakan, bukan?

Bagi Siti Atikoh cara mendidik anak perempuan dan anak laki-laki harus beda. Pendekatan yang digunakan dalam pola asuh anak laki-laki mungkin perlu lebih persuasif, sedangkan pada anak perempuan, pendekatan harus mempertimbangkan kondisinya.

Ia menekankan bahwa anak perempuan cenderung memiliki kemampuan yang lebih seimbang antara sisi kanan dan kiri otaknya, sementara anak laki-laki mungkin memiliki karakteristik yang berbeda.

Siti Atikoh juga menyoroti pentingnya pendidikan bagi para ibu muda tentang pola asuh anak. Ia berpendapat bahwa orang tua perlu mendidik anak-anak mereka secara dinamis dan mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, pola asuh juga harus disesuaikan dengan umur dan kondisi anak.

Siti Atikoh Supriyanti rupanya juga menerapkan prinsip parenting yang mencakup tidak memberikan perlakuan berlebihan atau memanjakan anaknya terlalu jauh, terutama dalam hal memanfaatkan fasilitas yang mungkin tersedia sebagai anak dari seorang pejabat.

Hal ini bertujuan untuk memastikan anak semata wayangnya tumbuh dengan pemahaman nilai-nilai kerja keras dan kemandirian.

Begitulah sosok Siti Atikoh dengan segudang kemampuannya...

Memiliki banyak prestasi, memiliki goal dan hobi dan komunitas, memiliki keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah, semua itu secara tidak langsung bikin kaum perempuan iri dan cemburu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar