Jumat, 01 April 2022

Tips Berpuasa Saat Isoman

Adakah yang saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dijalankan berbarengan dengan Isoman?

Puasa saat itu pasti terasa lebih berat dari biasanya. Udah sakit raga eh nahan lapar pula, hehe!

Tapi di sisi lain, berpuasa itu bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh kita sehingga bisa terhindar dari berbagai macam penyakit. Dengan berpuasa, tubuh dapat merangsang produksi sel darah putih baru. Inilah yang mendasari regenerasi seluruh sistem kekebalan. Regenerasi sistem imun akan semakin memperkuat tubuh untuk menangkal berbagai infeksi bakteri dan virus bahkan penyakit lainnya. Pernah baca gitu, tapi lupa dimana. Hihi!

Yang pasti selama isoman kita usahakan menjalani puasa dengan menjaga kebugaran. Caranya? Tidur yang cukup, makan makanan bergizi, olahraga, perbanyak minum air putih, hindari pemanis buatan, hindari stres dan minum vitamin atau suplemen.

Selama puasa Ramadan identik dengan kurang tidur karena kita bangun lebih awal untuk persiapan makan sahur. Padahal kekurangan waktu tidur bisa membuat penyandang covid-19 rentan terhadap penyakit lain. Tidur ideal sekitar enam jam insyaallah akan menghindarkan diri dari risiko kesehatan yang besar.

Tidur yang cukup salah satu cara untuk menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh. Untuk menjaga kualitas tidur pada bulan puasa, kita bisa memajukan waktu tidur ke waktu tertentu, mungkin agak susah karena tidak terbiasa tapi bisa kita lakukan perlahan. Asal konsisten aja. Segera tidur setelah salat tarawih dan jangan biasakan untuk bergadang.

Perhatikan pola makan dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh ketika kita tetap menjalankan puasa. Perbanyak konsumsi makanan mengandung nabati seperti sayur, buah, sampai kacang-kacangan yang kaya nutrisi dan antioksidan. Dengan mengonsumsi semua itu semoga imun dan daya tahan tubuh kita akan meningkat.

Lemak baik dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan sistem imun. Lemak baik dapat mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan dapat menghambat kinerja sistem imun. Oleh karena itu, konsumsi lemak baik seperti zaitun dan ikan salmon yang bisa menjaga daya tahan tubuh kita selama ibadah puasa. Tapi di kita ini zaitun dan salmon jarang ya. Kalau ada pun mehong bingit ya. Lalu apa dong? Ya makan aja apa yang ada. Sertai syukur dan doa, insyaallah selama halal akan jadi penguat jiwa raga kita.

Olahraga bisa meningkatkan daya tahan tubuh kita dalam melawan virus atau bakteri. Agar bisa berolahraga saat puasa pilih jam-jam menjelang berbuka puasa dan setelah berbuka puasa. Jadi dapat terhindar dari lemas dan dehidrasi karena kalau kehausan waktu ke bisa minum udah deket. Hehehe.

Saat menjalankan puasa minum air putih ya agar terhindar dari dehidrasi saat menjalani puasa. Minum air putih 8-10 gelas. Minum saat buka, setelah buka, menjelang tarawih, setelah tarawih, sebelum tidur, bangun tidur, saat makan sahur dan setelah makan sahur.

Buka puasa biasanya dengan yang manis. Tapi plis, jauhi makanan dan minuman dengan pemanis buatan. Apalagi kalau berlebihan.

Biar gak stress jangan dipikirkan ini isoman sampai kapan ya, atau aduh mau lebaran aku kan belum punya baju baru, gimana belinya sementara aku ga bisa leluasa keluar... dll...

Kalau banyak mikir bisa stres lalu mempengaruhi daya tahan dan sistem imun di tubuh. Emang gak mau segera sembuh dari gelar penyandang covid-19? Enggak dong...

Percaya kalau penyakit akan mudah datang ketika sistem imun terganggu? Kalau percaya ya usahakan untuk tidak stres. Cara untuk menghindari stres bisa dengan ikhlas menerima segala kondisi, sabar, melakukan meditasi, yoga dan berolahraga.

Selama isoman kan suka ada visit dokter tuh? Nah kesempatan itu kita gunakan buat konsultasikan ke dokter apa saja suplemen yang dapat kita konsumsi. Suplemen seperti vitamin C, D, zinc banyak dikonsumsi penderita covid-19 karena dipercaya bisa menjaga sistem imun dan daya tahan tubuh.

Paling penting dari semua itu saat kita menjalankan puasa ketika sedang isoman adalah kita tetap menjaga pola hidup sehat, tidur teratur, makan makanan sehat, sehingga imun tetap terjaga dan corona tak berani menyerang lagi.

Jangan karena lagi isoman eh malah malas berpuasa. Sebuah studi menemukan kalau puasa justru bisa bantu kita melawan covid-19.

Pernah dengar orang mati karena puasa Ramadan? Belum pernah kayanya. Tapi kalau kematian akibat penyakit pernapasan, yang menyebabkan kerusakan jaringan paru-paru udah banyak kejadian kan?

Nah, puasa yang dilakukan sepanjang bulan Ramadan itu secara medis justru menghasilkan efek positif pada keseluruhan tubuh.

Akhir kata selamat menunaikan ibadah puasa, ya, teman-teman! Tetap jaga kondisi dan selalu terapkan protokol kesehatan, ya!

Isoman No Lebaran Yes!

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar