Jumat, 01 Juni 2018

Tips Cara Menghilangkan Bau Mulut

Tips Cara Menghilangkan Bau Mulut

"Kamu puasa ya? Mulutmu kok bau sih!?"

Duh... Bukan baper, tapi kalau ada orang yang jujur banget bilang kaya gitu, kita harus bagaiamana coba?

Di satu sisi pasti malu. Di sisi lain ya berterimakasih. Kalau dia gak jor-joran bilang mulut kita bau (baik sedang puasa maupun tidak) ya kita mana tahu, kan ya? Kebayang bagaiamana kita dicemooh di belakang: cantik-cantik atau ganteng-ganteng tapi mulutnya bau... Hiiy...

Puasa atau tidak, mulut bau selalu jadi masalah dalam pergaulan. Bikin minder dan bikin rencana yang sudah terjadwal melar atau bahkan jadi berantakan. Iyalah, siapa mau hadap-hadapan sama bau tidak sedap? Sukur-sukur tidak bikin orang di depan kita muntah atau pingsan.

Mending kalau kita mengetahui jika mulut kita mengeluarkan bau tidak sedap. Otomatis kita akan segera ambil tindakan, bukan? Tapi jika kita tidak tahu, terus orang yang jadi lawan bicara kita juga (merasa sih kalau mulut kita bau) tapi memilih diam saja, memilih bertahan pura-pura tidak menghirup apa-apa, karena sungkan mungkin, bukan hanya malu yang akan kita dapat, tapi juga kondisi yang tidak sehat dalam tubuh.

Ya, karena bau mulut yang timbul itu diakibatkan oleh berbagai macam penyebab. Mayoritas adalah karena sesuatu yang tidak seharusnya terjadi dalam tubuh kita sehingga menimbulkan masalah bau mulut itu tadi. [caption id="attachment_5793" align="aligncenter" width="300"] Makanan pedas memunculkan bau tidak sedap di mulut[/caption] Khususnya saat berpuasa, bau mulut kerap menyerang banyak orang. Berhentinya aktivitas mengunyah membuat mulut kering karena cairan saliva berkurang.

Oleh karena itu sebelum didaulat oleh orang lain kalau kita bau mulut, maka lebih baik segera kita ketahui apakah mulut kita bau?

Bagaimana cara mengetahuinya? Sederhana saja. Jaman saya breto saat sekolah dasar, untuk mengetahui apalah kita bau mulut atau tidak dengan cara menjilat atau menekankan lidah di telapak tangan dan tunggu beberapa detik. Hah!

Jika kita hirup bagian yang tadi kita jilat tercium bau tidak sedap maka dipastikan kita mengidap bau mulut.

Kalau sudah ketahuan bau mulut, ya segera cari solusinya. Masa mau diam saja? Segera menggosok gigi dengan pasta gigi yang menyegarkan, atau kumur-kumur dengan cairan antiseptik yang banyak dijual secara umum.

Khususnya bulan Ramadhan, saat dimana lebih banyak orang yang tidak makan dan minum pada siang hari maka kondisi mulut bau pun lebih banyak dialami. Untuk menghindari bau mulut maka lakukan beberapa cara mudah seperi ini:

Pengalaman mencegah bau mulut

1. Rajin Bersihkan Mulut

Membersihkan mulut dengan cara menggosok gigi, berkumur, dan membersihkan lidah sesaat setelah makan. Jika sedang menjalankan puasa maka membersihkan mulut bisa dilakukan setelah makan sahur, dan magrib setelah menyantap hidangan berbuka.

2. Hindari Makanan Menyengat

[caption id="attachment_5790" align="aligncenter" width="300"] Bawang dipercaya sebagai sumber bau tidak sedap[/caption]

Makanan yang kita konsumsi jika mengandung aroma khas, maka gas dalam lambung akan berbalik kembali melalui rongga mulut. Sementara jika sedang berpuasa justru mulut kita lebih banyak kondisi kering. Air liur yang dihasilkan pun tidak sebanyak biasanya.

Maka solusinya sementara kita hindari dulu saja sumber bau tidak sedap dari makanan yang kita konsumsi.

Jenis makanan apa saja yang bisa menimbulkan bau tidak sedap di mulut kita?

Adalah sejenis makanan pedas, bawang-bawangan; (bawang putih, bawang bombay, kucai, bawang daun, dan sejenisnya) produk olahan susu; ikan tuna; petai dan jengkol.

Rahasia warisan dari kakek nenek yang turun ke orangtua dan saya saat ini supaya tidak bau mulut setelah makan makanan yang beraroma menyengat adalah dengan coba makan bonteng alias mentimun.

Setelah selesai makan, ambil satu mentimun muda ukuran sedang dan makanlah seperti biasa. Makan mentah saja. Insyaallah bau tidak sedap yang berasal dari makanan yang memiliki aroma menyengat tidak akan tercium. Selanjutnya ya seperti biasa sempurnakan dengan menyikat gigi dan berkumur.

[caption id="attachment_5791" align="aligncenter" width="171"] Berbagai olahan susu dipercaya dapat menimbulkan bau mulut[/caption]

3. Banyak minum air putih

Jika sedang berpuasa maka dianjurkan minum air putih lebih banyak saat berbuka, setelah makan besar, sebelum tarawih, sebelum tidur, saat bangun untuk sahur, sebelum makan sahur, dan sesudah santap sahur.

4. Permen karet bebas gula

Mengunyah permen karet bebas gula dengan aroma tertentu ini bisa dilakukan sebagai pengganti rutinitas menggosok gigi. Hal ini dilakukan tentunya saat sedang tidak menjalankan puasa.

5. Hindari rokok atau tembakau

Aroma yang dihasilkan rokok atau tembakau jelas tidak akan mudah hilang. Jangankan mulut yang mengisap, bekas asap nya saja kadang butuh waktu cukup lama untuk menghilangkannya.

6. Periksa dokter

Saat gelisah memikirkan mulut yang berbau tidak sedap sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. [caption id="attachment_5792" align="aligncenter" width="300"] Jengkol si bau tapi enak[/caption]

Selain bersumber dari makanan yang menyengat, bisa jadi bau tidak enak diakibatkan oleh rusaknya bagian-bagian dalam mulut kita yang tidak kita ketahui.

Siapa tahu dengan pemeriksaan oleh ahlinya secara menyeluruh maka akan ditemukan sumber bau tidak sedap itu misalkan dari gigi yang berlubang, gusi yang bengkak, atau gigi palsu yang kotor.

Selain itu jika memeriksakan diri ke dokter kemungkinan lain penyebab bau mulut dapat ditemukan. Misalnya karena ada indikasi penyakit perut atau sinus.

oo00oo

Intinya mencegah bau mulut yang timbul baik sedang puasa ataupun tidak bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan yang berkesinambungan dan rutin memeriksakan diri sejak dini.

Jika sudah terbebas dari bau mulut insyaallah kita akan bebas menyapa, tersenyum dan berhadapan dengan siapapun. Lebih leluasa untuk berinteraksi dan kesuksesan pun semakin mendekat. Mau kan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar