Senin, 17 Juni 2024

Penguatan Pendidikan Karakter Dengan Cara Menghindari Sifat Kurang Terpuji

Setelah sebelumnya membahas tentang Pendidikan Karakter Sifat Terpuji, maka bahasan pada artikel selanjutnya ini kita ulas mengenai bagaimana anak menghindari sifat tidak terpuji.

Manusia Tempat Baik dan Buruk

Benar, manusia itu pada dasarnya memiliki dua sifat, yakni sifat yang baik dan sifat kurang baik. Atau sifat terpuji dan sifat tidak terpuji.

Kedua sifat itu secara alamiah dapat dilakukan oleh siapapun. Sudah hukum alam bukan, kalau manusia dapat melakukan hal terpuji ataupun tidak terpuji?

Hanya, sebagai makhluk yang berakal, ketika melakukan kesalahan, setelahnya manusia hendaklah memperbaikinya. Manusia seharusnya belajar dari kesalahan, baik belajar dari pengalaman sendiri maupun melalui kesalahan atau pengalaman orang lain.

Saat ada anak yang melakukan hal kurang terpuji, kita beri nasihat dan ajak untuk tidak mengulanginya lagi. Tentu saja disertai menerangkan bagaimana sebab akibatnya.

Karena pasti anak yang melakukan kesalahan bakal merugikan orang lain. Maka yakinkan anak untuk paham jika kita tidak ingin dirugikan maka tidak boleh merendahkan bahkan merugikan orang lain.

Penguatan Pendidikan Karakter dengan Hindari Perbuatan Tidak Terpuji

Ada banyak contoh sifat kurang terpuji yang baik disengaja atau tidak, dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ajak anak untuk sebisa mungkin menghindarinya.

Contoh Sifat Kurang Terpuji

Membuang sampah sembarangan

Bersikap tidak sopan dan tidak ramah

Boros dalam menggunakan air dan listrik

Mengabaikan orang lain yang kesulitan

Tidak memberikan bantuan kepada yang membutuhkan

Tidak turut serta dalam kegiatan kerja bakti di lingkungan

Berkata kasar dan menyakitkan

Tidak mengerjakan tugas

Selalu menghambur-hamburkan segala sesuatu

Tidak suka membersihkan dan merapikan kamar

Menebang pohon sembarangan

Berburu hewan langka

Berbohong atau tidak berkata jujur dan melakukan fitnah

Tidak menaati peraturan yang berlaku di Indonesia

Melanggar hukum

Merampas hak-hak orang lain

Mencederai hukum atau menggunakan hukum sesukanya

Menindas orang lain

Dan masih banyak lagi contoh perilaku tidak baik alias tidak terpuji yang bahkan masih kita lakukan.

Nah, mulai sekarang yuk, kita biasakan kepada anak untuk mulai berbuat baik, sekecil apa pun itu, dan hindari perbuatan tidak baik.

Apalagi ada sikap atau perbuatan yang tidak terpuji yang masuk ke dalam ranah “tidak bisa ditoleransi” lagi. Dalam arti, sikap tidak baik ini benar-benar sudah tidak mendapatkan “pengampunan” lagi.

Sikap tidak terpuji yang tidak bisa ditoleransi

Sikap Tidak Terpuji yang Tidak Perlu Ditoleransi

Setiap orang pasti pernah melakukan sikap yang buruk. Mungkin kita masih bisa memaafkan.

Tetapi ada beberapa sikap kurang baik yang tidak boleh ditoleransi. Melansir dari laman Hallosehat.com beberapa sikap buruk yang tidak boleh ditoleransi, di antaranya:

Manipulatif

Orang yang manipulatif dapat melakukan berbagai cara untuk membuat orang lain sebagai korban merasa bersalah dan mencurigai diri sendiri. Perbuatan dan sifat manipulatif sangat merugikan orang lain.

Suka Meremehkan Orang Lain

Setiap orang memerlukan kritik sebagai bahan pelajaran. Namun, ada kritik yang terkesan meremehkan, mencemooh, bahkan menjatuhkan karakter dengan ucapan yang tidak mengenakkan. Perilaku tersebut bukan sikap yang perlu dimaklumi.

Tidak Mau Mendengarkan

Sikap ini termasuk ke dalam sifat kurang terpuji dan manipulatif. Orang-orang yang tidak mau mendengarkan cenderung merasa dirinya selalu benar dan orang lain selalu salah. Orang-orang seperti ini patut dihindari.

Membuat Tidak Berdaya

Gaslighting, tetapi lebih dilakukan untuk membuat orang tidak berdaya, menggantikan untuk bicara, dan membuat orang lain berada dalam kendalinya.

Cara ini dilakukan untuk mengambil keuntungan dari berbagai hal yang diketahuinya.

Sikap tidak terpuji buang sampah sembarang

Suka Menghina

Menertawakan, mengejek, dan memperlihatkan gerakan fisik yang buruk seperti memutar bola mata yang bertujuan untuk menghina orang lain termasuk ke dalam perilaku buruk yang tidak patut untuk ditoleransi.

Melampiaskan Emosi

Dr. Craig Malkin menulis buku berjudul Rethinking Narcism yang menyatakan bahwa melampiaskan emosi merupakan salah satu cara yang sering dilakukan oleh orang-orang narsistik.

Ia akan berusaha membuat orang lain marah dan mendominasi perasaan orang lain. Hal itu sungguh tidak bisa ditoleransi lagi.

Mengabaikan Pikiran dan Perasaan

Jangan mengabaikan atau memendam perasaan dan pikiran. Baik dengan menertawakan atau tidak menganggap penting apa yang katakan.

Setiap hubungan harus saling menghargai pendapat dan perasaan satu sama lain. Jika yang terjadi malah sebaliknya maka perlu berpikir ulang mengenai hubungan tersebut.

Sering menekan untuk melakukan sesuatu

Ada yang suka menekan untuk menuruti kemauannya. Sebagian orang mungkin akan melakukannya karena rasa segan dan takut tidak memiliki teman lagi. Teman atau lingkungan yang suka menekan seperti itu harus dijauhi dan ditinggalkan.

Orang-orang seperti itu justru tidak boleh ditemani atau dijaga hubungannya.

Masih banyak lagi perbuatan yang kurang terpuji lainnya yang bisansaja dilakukan anak dan bahkan orang dewasa di sekitar kita.

Hindari perbuatan tidak terpuji, boros air dan boros listrik

Belum Terlambat...

Sebelum terlanjur masuk ke dalam lingkungan kurang terpuji, sebaiknya mari kita arahkan anak-anak sedari awal untuk tidak tergoda berbuat yang tidak terpuji tersebut.

Alih-alih membiarkan anak dalam mengambil sikap yang sembarangan, tidak ada salahnya kita para orang tua juga sambil belajar sekaligus mendampingi anak supaya bisa memilih mana yang baik dan mana yang buruk.

Insyaallah, jika sudah terbiasa melakukan kebaikan, dan menghindari keburukan kelak anak menjadi pribadi yang berakhlak mulia.

Bagaimana pendidikan karakter dapat menciptakan pribadi yang berakhlak mulia? Manteman bisa baca ulasannya dalam artikel Pendidikan Karakter Sederhana Membentuk Manusia Sempurna ya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar