Rabu, 24 Januari 2024

Cara Mengelola Emosi yang Bisa Membahagiakan Diri

Saya sempat musuhan sama teman, gara-gara ia baperan akut. Entah kenapa, setiap saya bikin status, dipikirnya yang diomongin dalam status yang saya buat itu dirinya.

Saya bilang gak bahagia, katanya gak bahagia itu anggapannya penyebabnya karena dirinya. Saya bilang kangen ibu tapi gak bisa menemuinya, dianggapnya yang menjadi penyebab itu semua juga adalah dirinya.

Hadeuh, pokoknya perasaannya apapun yang saya bilang, dianggapnya selalu berkaitan dengan dirinya. Gimana saya gak capek, coba? Giliran saya konfirmasi, malah marah-marah menganggap dia bukan teman saya, dan akhirnya pertemanan kami pecah.

Kok ada ya orang seperti itu? Dipikirnya dia siapa sampai kepedean, apa yang dilakukan orang lain dianggapnya selalu ada sangkut pautnya dengan dirinya ya kalau dalam hal kebaikan , kalau dalam hal keburukan?... Berlebihan banget sih!

Padahal segala sesuatu yang berlebihan itu jelas tidak baik. Bukankah kita dilarang berlebih-lebihan dalam segala sesuatu karena termasuk ke dalam sifat tercela?

Cara Mengelola Emosi yang Bisa Membahagiakan Diri

Berlebih-lebihan ini meliputi berbagai hal, termasuk juga dalam hal beribadah, gaya hidup, berjualan, menuntut ilmu, hingga makan dan minum serta berlebihan dalam perasaan alias baper itu tadi.

Secara logika saja, apa pun kalau berlebihan ya jadi luber artinya tidak sesuai kapasitas. Overdosis. Bisa celaka dong?

Itulah kenapa sikap berlebihan juga dianggap akan membawa kerusakan. Sebagaimana hubungan baik antara saya dengan teman, yang harus pecah karena sifatnya yang baperan akut hingga memunculkan kesalahpahaman.

Bagaimana caranya ya, supaya kita bisa belajar tidak terlalu melekat dengan apa pun, supaya diri dan perasaan selalu lapang dan terbebas dari baper?

Kalau boleh kasih pendapat, secara saya pribadi menganggap sepertinya baper itu sebuah pilihan, deh. Karena pernah baca kalau sebenarnya kita bisa kok menghindari dari kebiasaan terlalu membawa perasaan ini.

Bahkan ada teman-teman yang memberikan contoh, hal apa yang harus dilakukan supaya kita tidak jadi baperan.

Seperti upaya melakukan beberapa hal berikut ini supaya kita tidak baper:

  1. Bersikap cuek
  2. Percaya diri
  3. Memikirkan segala sesuatu secara realistis dan berdasarkan akal sehat
  4. Menghindari over thinking
  5. Memahami kalau tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama
  6. Menanamkan dalam pikiran kita kalau apa yang dipikirkan orang sebenarnya bukan urusan kita
  7. Meyakini kalau kita tidak bisa mengontrol apa yang dipikirkan oleh orang lain
  8. Mencari kegiatan supaya bisa menyibukkan diri
  9. Melakukan self care
  10. Melakukan meditasi, introspeksi dan perbaikan diri

Cara Mengelola Emosi yang Bisa Membahagiakan Diri

Coba aja dulu lakukan poin-poin itu, insyaallah hati akan merasa lebih tenang dan lapang, tak lagi memikirkan hal-hal yang berlebih-lebihan sehingga tidak lagi baperan.

Orang dengan hati yang lapang dan berjiwa besar adalah orang yang sangat mementingkan kebaikan, selalu berpikir positif dan tidak menyimpan dendam pada orang lain.

Sekelas orang yang jadi panutan (bahkan bagi sebagian orang bisa dianggap suci) saja banyak yang mengatakan tidak mudah memiliki hati yang lapang. Namun bukan berarti tidak bisa. Karena menjadi orang yang berlapang dada juga ternyata bisa diusahakan.

Tidak ada teori pasti bagaimana cara menjadi orang yang lapang dada. Namun banyak orang bijak yang memberi saran, coba untuk bisa memberi kesempatan pada jiwa dan raga untuk menepi dari semua kesibukan.

Beri diri sendiri waktu yang lebih untuk menyendiri dan memikirkan semuanya karena untuk bisa berlapang dada kita mau tidak mau harus belajar terkait memprotes emosional. Jadi beri diri kita waktu untuk bisa memproses pengendalian emosi.

Saya sendiri masih suka baper kalau menghadapi hal-hal tertentu. Tapi dengan mencoba belajar untuk bisa menerima realita walau itu pahit, saya jadi lebih yakin kalak semuanya akan baik-baik saja.

Memaafkan diri sendiri, melakukan hal yang membuat kita nyaman, dan fokus pada tujuan adalah bagian dari cara saya belajar untuk tidak bergantung dengan apa pun dengan harapan hati dan jiwa bisa terbebas dari rasa baper dan bisa lebih melapangkan diri.

Kalau pendapat manteman bagaimana, ada cara lain supaya bisa gak jadi baperan?

Cara Mengelola Emosi yang Bisa Membahagiakan Diri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar