Minggu, 17 Juli 2022

Game Kewarasan Ibu Rumah Tangga

Bruk!

Kalau gak pintu yang dibanting, wajah yang ditekuk sampai cemberut. Uring-uringan marah tidak jelas, sebagai pelampiasan kekesalan hati kerap saya lakukan manakala masalah dalam rumah tangga muncul dan belum ada solusinya.

Bisa dibayangkan awal-awal menikah tinggal serumah dengan mertua itu rasanya ngeri-ngeri sedap. Ada orang terdekat bukannya ikut menenangkan malah sering bikin saya mewek sesenggukan. Ditambah setelah punya anak, kondisi perekonomian tidak juga membaik, bikin otak panas mikirin kebutuhan hidup. Sebagai ibu rumah tangga muda yang juga manusia, saat itu diri ini sadar, kadang waras kadang spaneng bahkan sering eror...

Banyak masukan sebagai solusi. Bu Ustadzah bilang sabar saja menghadapi masalah rumah tangga, serahkan semua kepada Tuhan. Helow, iya coba Anda yang jadi saya, Bu. Apa bisa tahan juga?

Pak Ustadz menyarankan banyak berdzikir, insyaallah masalah segera diangkat. Tapi hati gimana mau ikhlas ya Pak Ustadz, kalau setiap saat bawaannya mumeeet dan jengkel. Ada waktu pun bukan buat dipakai “pasrah” ibadah, melainkan buat kerja keras bikin dagangan biar hutang bekas beli susu anak segera terbayar.

Teman yang seorang psikolog menerangkan, masalah itu berat atau tidak tergantung bagaimana kita menyikapinya. Hemm… Karena itu mungkin saya sering marah tidak jelas, karena satu sisi saya menerima kenyataan, disisi lain saya butuh solusi namun tidak juga menemukan. Saya perlu pelarian untuk membebaskan semua tekanan.

Lain lagi kalau saran dari teman-teman warganet, mereka bilang masalah mau ada dan tiada manjakan saja diri dengan perbanyak me time.

Nah! Mungkin itu. Saya selama ini lupa kalau saya juga manusia, butuh waktu untuk memanjakan diri sendiri. Me time.

Me time demi Kewarasan

Me time pun akhirnya kerap jadi pelarian saya. Itu lebih baik dari pada bentak-bentak anak gak karuan. Me time yang menggembirakan jiwa raga jadi pilihan saya daripada stres lama-lama memendam tekanan yang jadi beban dan kepikiran.

Saya urutkan hal apa saja yang bisa bikin saya santai, tenang, nyaman dan bikin sejenak lupa masalah saat mengerjakannya. Ternyata ada tiga hal sodara-sodara. Satu makan mie rebus campur telur dan rawit, kedua berselancar di dunia maya. Ketiga ngutrek main game di ponsel.

Akhirnya sering setelah memasak buat mama mertua dan suami, saya memilih me time saja, tidak ikut makan bareng mereka. Melainkan memasak midongek (mie rebus campur telur dan cengek alias cabe rawit) dan menyantapnya selagi panas. Wah, rasanya mantap, susah untuk digambarkan. Yang pasti pikiran terasa lebih enteng, sakit kepala sedikit terlupa dan beban menguap bersamaan dengan keluarnya keringat.

Meski rasa lega itu hanya sesaat (setelah midongek habis, mumet di kepala ya muncul lagi, haha!) tapi paling tidak saya sempat merasakan senang dan lupa dengan beban dan hutang.

Alhamdulillah, seiring usaha suami yang mulai mapan, masalah rumah tangga mulai berkurang. Kini me time menyantap midongek sesekali saja saya lakukan. Kalau pun buat, cabe rawitnya tidak sebanyak dulu saat masih suka uring-uringan.

Internet membuka mata dan wawasan

Me time kedua saya yaitu berselancar di dunia maya. Meski tinggal di pelosok kabupaten Cianjur, tapi suami sudah pasang IndiHome sejak lama --sejak sebelum berganti ke fiber optik--untuk keperluan pekerjaannya, khususnya dalam menggunakan Skype. Saat itu belum marak penggunaan aplikasi perpesanan seperti WhatsApp. Apalagi Zoom, belum kepikiran sama sekali. Saya pun berselancar sekadar mencari hiburan. Senang banget pokoknya berkat IndiHome saya bisa akses internet meski tinggal di pedesaan. Tahu sendiri kan manfaat internet itu kan buanyyak banget!

IndiHome

Ada yang belum tahu apa itu IndiHome? Ialah layanan digital yang menyediakan internet, telepon rumah, dan tv interaktif dengan jaringan terluas di Indonesia dari Telkom Indonesia.

IndiHome di rumah yang sudah lebih dari sepuluh tahun menemani. Kami sudah berlangganan bahkan sebelum IndiHome menggunakan fiber optik

Sepuluh tahun lebih kami berlangganan IndiHome, tentunya banyak sekali manfaat internet yang kami peroleh.

Kelebihan berlangganan IndiHome:

  • Jaringannya terluas sampai pelosok Nusantara
  • Akses Kecepatan bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan
  • Banyak fitur menarik pada televisi yang terkoneksi seperti fitur Pause and Rewind
  • Mendapatkan kesempatan nelepon bebas sampai 1000 menit
  • Berkesempatan akses WiFi.id Scamless
  • Bisa upgrade speed permanen
  • Banyak promo paket pemasangan IndiHome yang bisa kita ambil sesuai dengan kebutuhan

Berikut promo paket IndiHome terbaru :

Diakses dari website IndiHome per 16 Juli 2022

Berkat bisa akses internet unlimited, saya jadi bebas berselancar di dunia maya. Karena saran dan dorongan warganet saya pun mulai bergabung di “komunitas ibu muda”, lalu merambah ke “komunitas ibu berdaya” hingga “business women” yang membuat mata dan pikiran saya mulai terbuka.

Jiwa raga saya boleh saja terkurung di rumah mertua, tapi ide dan pemikiran saya tetap bebas berkelana. Seiring banyaknya ilmu parenting dan pola pengasuhan yang saya dapat secara online, semakin menguatkan saya dan merasa kalau saya tidak sendirian.

Me time terakhir saya ialah main game. Ya, main game meski hanya game ala-ala. Jangan bayangkan game online sekelas Mobile Legend, atau Arena of Value ya, hahaha… Saat saya masih muda itu belum ada dan yang bisa saya instal di ponsel jadul sejuta umat pun hanya game Candy Crush Saga. Game cemen yang untuk memainkannya tidak butuh keahlian khusus.

Meski cemen, tapi (karena ponsel tidak kuat instal game lainnya disebabkan keterbatasan memori) saya sangat menyukainya. Iyalah, bisanya emang cuma game yang mudah buat ibu rumah tangga mah … Saat ada waktu luang setelah pekerjaan rumah tangga selesai, saya tidak lagi bengong, melamun, atau menangis meratapi nasib. Melainkan ya mainin game Candy Crush Saga itu tadi.

Lumayan, meski kadang lagi seru-serunya main eh ponsel mendadak mati karena baterai tidak cukup lagi, saya bisa naik level dikit-dikit. Kadang kalau perlu kecepatan tinggi karena diburu waktu, saya bisanya pasrah saja. Sadar diri kalau koneksi internet di pedesaan masih terbatas. Apalagi kalau cuaca buruk, listrik sering mati karena gangguan bencana alam seperti pohon tumbang, longsor, dan sebagainya. Tapi tidak lama internet nyambung lagi. Petugas Telkom Indonesia selalu sigap memperbaiki jika ada gangguan apalagi di sekitar desa saya sudah berdiri Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pagelaran dan beberapa kantor instansi yang sangat memerlukan juga jaringan internet untuk kelancaran pekerjaan.

Jika ada gangguan, saya selalu terhubung melalui akun media sosial IndiHome untuk menyampaikan permasalahannya. Dengan sigap petugas dari Telkom Tanggeung Cianjur Selatan datang untuk memperbaiki

Jujur sejak itu, saya tidak lagi kurus. Hadeuh. Maksudnya setelah punya me time main game di ponsel, saya gak terlihat kaya orang susah, banyak pikiran. Soalnya saya (juga merasa) sedikit lebih riang. Sebesar apapun masalah rumah tangga dan perekonomian saya tetap masih bisa enjoy.

Melampiaskan stress agar hilang dengan mencoba berdamai dengan keadaan. Meski masih sering merasa tertekan namun saya sudah bisa menerima semua dengan happy. Berat badan saya mulai nambah. Meski sering begadang menemani anak bayi yang bangun malam-malam tapi kehadiran midongek dan game di hp bikin saya bisa menjalani semuanya disertai senyum dan bahagia.

Dengan kestabilan jaringan internet ini saya bisa main game lebih lama dan terbukti bisa jadi gamers Candy Crush Saga no 1 (level paling tinggi) se-Indonesia pada saat itu. Eh serius! Tepuk tangan dong!

Main game terasa lebih kenceng. Mungkin faktor kecepatan internet itu juga yang membuat saya bisa melesat jauh mengejar level hingga saat itu level saya berada di posisi pertama antar sesama gamers Candy Crush Saga. Luar biasa bukan? Ini semua karena kecanggihan Internetnya Indonesia yang sudah masuk desa.

Pencapaian (ala-ala) gamer ibu rumah tangga

Syariat dengan adanya aktivitas tanpa batas level seorang ibu rumah tangga seperti saya di Candy Crush Saga bisa meningkat sangat pesat. Bisa dibilang saya lah gamer ndeso dari Indonesia dengan level tertinggi. Ini buktinya:

Hari itu posisi saya Jumat 25 Januari 2019. Screenshot ini saya simpan dalam Drive sebagai kenangan dan bukti bentuk pencapaian saya meski saat itu dunia e-sport belum menjanjikan seperti sekarang.

Posisi saya Jumat 25 Januari 2019 ada di level 3520 lebih. Jauh meninggalkan rival yang masih di level 2600. Sekarang sih level saya udah mau enam ribu. Segitu tuh udah banyak tertinggal secara saya mulai mendua, eh! Maksudnya banyak bermunculan game online lainnya yang menarik dan menantang untuk saya coba. Jadi gak fokus lagi di Candy Crush-nya.

Pencapaian ngegame Candy bikin tangan ini gatal mau juga mainin FreeFire, game bawaan dari ponsel. Saya pun mulai melirik game FreeFire. Main game dengan ukuran cukup besar ini tidak bikin lola alias loading lama loh. Itu semua karena kecepatan internet IndiHome terbaru yang lebih kencang .

Jadi kalau ibu rumah tangga ndeso macam saya saja mampu menduduki rangking, kalian rang- orang kota pasti lebih mampu lagi lah.

Okedeh. Banyak juga ya ternyata saya bagi pengalaman ini. Saya tidak maksa mengajak ibu rumah tangga (yang hampir stres seperti saya) untuk bermain game biar pada waras, ya. Tapi jika ibu-ibu keukeuh mau main games, dengan alasan buat me time supaya hidup dan kehidupan terasa lebih indah, seperti saya, ya tidak ada salahnya juga. Secara main game itu ada manfaatnya juga kok.

Manfaat games:

Bisa meningkatkan kinerja otak, termasuk IQ dan EQ kita; bisa menghilangkan stress; melatih kemampuan bahasa; memupuk semangat dan optimisme; terus menggali kreativitas, kemampuan, dan pemecahan permasalahan. Dan masih banyak lagi, termasuk sebagai ajang latihan.

Ya, latihan bermain game. Siapa tahu kedepannya jadi atlet e-sports, secara di Asian Games 2018 saja e-sports sudah masuk jadi salah satu cabang yang diperlombakan. Yuk bersiap ikut cabang olahraga elektronik di Asian Games selanjutnya. See, berkat internet, kita di rumah saja tapi bisa beraktivitas tanpa batas, bukan?

Tapi ingat ya buibu, saya kasih bocoran dikit nih biar bermain gamenya  sukses...

Tips ibu rumah tangga sukses jadi gamers

1. Pastikan lebih dulu menyelesaikan kewajiban.

Seperti masak, beberes rumah, urus anak dan kewajiban lainnya. Jangan sampai keasyikan main game sampai lupa waktu dan keluarga terbengkalai. Bisa-bisa nanti dipecat jadi istri gara-gara jadi gamer, gawat kan.

2. Pilih game yang cocok.

Tidak semua game kita sukai. Tidak semua game bisa kita mainkan. Pilih (instal) game yang benar-benar kita suka dan kuasai. Ini selain menjadikan kita selaku gamer (ibu rumah tangga) lebih bisa belajar konsisten, juga mengurangi pemborosan penggunaan memori di gadget kita.

3. Pilih gadget dan konektivitas yang mumpuni.

Ingat selain pilih gadget yang cocok untuk gamers supaya tidak cepat panas, kecepatan koneksi internet yang stabil juga sangat menunjang dalam bermain game. Dan semua itu sekarang bukan masalah lagi karena IndiHome sebagai Internetnya Indonesia sudah masuk ke berbagai pelosok Nusantara dengan banyak pilihan kecepatan internet yang kita butuhkan.

4. Tips terakhir...

Ada yang bisa menambahkan? Silakan share biar semakin banyak ibu-ibu rumah tangga yang semakin waras lebih dan percaya diri jadi gamer setelah membaca tulisan ini. Tapi waspada ya, ibunya gamers jangan salah kalau anaknya kecanduan game juga.

Disclaimer: Game hanya pengisi waktu. Saya lakukan saat butuh tempat untuk menenangkan diri setelah kewajiban dilakukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar