Sebelum pandemi, orang dengan mudahnya ngaku sebagai blogger supaya bisa ikut gathering atau launching produk dan mendapatkan imbalan dari sana sebagai sumber penghasilan. Tapi setelah pandemi datang, bisa dilihat, siapa saja yang bertahan dengan tulisan-tulisan di blog dan siapa saja yang tenggelam. Pandemi menghapus acara kumpul-kumpul sehingga yang biasa modal kehadiran secara sendirinya terseleksi alam, menghilang.
Ngeblog bukan hanya mengisi blog dengan tulisan tanpa ruh. Jika demikian tidak akan banyak blogger yang menghilang, dong. Karena kalau menulis disertai ruh, ada atau tidak ada acara, dibayar atau tidak, tulisan akan tetap lahir dengan cantik dan memiliki makna.
Pandemi akhirnya jadi seleksi alam bagi para blogger. Karena sejak adanya covid-19 banyak aktivitas yang dikerjakan dari rumah. Sekolah, bekerja, bisnis, karir, belanja, semuanya dilakukan dengan teknologi, cukup dari rumah. Teknologi seperti apa yang bisa mumpuni seperti itu?
“Mengembangkan Hobi, Bisnis dan Karir dengan Teknologi”
Tidak selamanya pandemi membawa petaka. Bagi sebagian orang pandemi bisa membawa berkah. Blogger kampung macam saya, yang kecipratan sebagian berkahnya. Dengan berbagai acara yang dilakukan melalui daring, saya bisa ikut berpartisipasi selama memiliki koneksi sebagai jalan penghubungnya. Hobi sekaligus bisnis dan karir saya otomatis jadi berkembang, selama saya punya koneksi. Padahal sebelum pandemi mana ada kesempatan itu?
Untuk bisa maksimal dalam melakoni semua itu tentu saja saya harus didukung oleh perangkat yang lengkap. Secara jadi blogger masa kini itu tidak cukup hanya bisa menulis saja, tetapi sesuai dengan perkembangan zaman, lebih cakap pula kalau dibarengi dengan kemampuan dalam bidang design grafis (walau dasarnya aja dan sederhana), editing foto dan video (walau masih mengandalkan aplikasi gratisan) dan penunjang multimedia lainnya biar jadi blogger femes macam mereka yang di biodatanya punya embel-embel founder, CEO, dll.
Modal smartphone saja jelas tidak cukup, ya. Untuk bisa ciamik di dunia multimedia, mau tidak mau kita harus dibarengi pasangan hidup (baca: gadget) yang workstation. Dengan didampingi personal computer (PC) yang workstation, tentunya hobi, bisnis atau pekerjaan yang ditekuni akan lebih mudah dijalankan. Keunggulan PC workstation HP untuk pekerjaan multimedia jelas jauh dibandingkan cuma modal ponsel pintar doang. [caption id="attachment_11277" align="aligncenter" width="300"]Apa itu workstation?
Istilah workstation disematkan pada perangkat komputer yang memiliki spesifikasi lebih besar dan komplit, digunakan untuk keperluan yang prosesnya membutuhkan sumber daya yang mumpuni. Seperti design grafis, penelitian ilmiah, dll.Nah, karena membutuhkan kekuatan yang mumpuni, maka komponen prosesor, memory dan hard disk yang ditanam pada perangkat workstation ini adalah komponen yang biasa ditemui di perangkat server, bukan komponen yang biasa ada pada PC atau notebook.
Jadi muncul pertanyaan kan, apa itu server dan apa bedanya PC workstation dengan PC biasa?
Personal computer yang seringkali dijumpai di rumah, sekolah dan atau perusahaan umum, itu biasanya digunakan sebatas untuk menulis artikel, bermain game, atau kegiatan sederhana lainnya. Karena memang biasanya PC diperuntukkan melakukan pekerjaan yang ringan.
Emang sih bisa saja kita merakit PC dan menyulapnya jadi berspesifikasi tinggi. Tapi kalau bukan peruntukkannya ya ga jauh beda sama balita yang masih belajar jalan dipaksa digeret suruh berlari. Apa yang terjadi?
Jadi kalau kebutuhannya tinggi, kita sebaiknya memilih komputer khusus untuk melakukan pekerjaan yang lebih produktif. Ya yang disebut workstation ini.
Spesifikasi Komputer Workstation
Di lingkup silsilah keluarga per-laptop-an terbagi atas yang namanya notebook, laptop multimedia, laptop gaming dan laptop workstation. Nah, apa itu laptop workstation? Laptop desain terbaik workstation sama seperti laptop pada umumnya, hanya perangkat ini memiliki performa tinggi dari segi prosesor dan kartu grafis. Laptop workstation dapat diandalkan oleh pekerja yang kerap menggunakan software kelas besar untuk keuangan, desain, atau animasi.Kelebihan komputer workstation selain menggunakan software desain grafis spesifikasi tinggi; monitoring workstation yang mana mendukung lebih dari 1 monitor (jadi bisa untuk CCTV, Video Wall, dll); dan spesifikasi aplikasi lain yang membutuhkan memory, prosesor, hard disk, sampai monitor yang lebih besar daripada menggunakan PC biasa.
Tetap melejitkan hobi dan karir meski pandemi
Saat pandemi, ketika semua aktivitas dan pekerjaan diharuskan dikerjakan dari rumah, maka banyak para konten kreator, berbondong-bondong memilih laptop mobile workstation sebagai pasangan hidup teman di rumah saja.Untuk blogger seperti saya yang sekarang mulai merambah juga ke berbagai dunia konten kreator, laptop mobile workstation pantas jadi pilihan.
Alasan memilih laptop mobile workstation karena:
Hemat tempatWorkstation umumnya dalam bentuk desktop. Terbayang dong ada CPU, ada monitor, dll. Namun karena pekerjaan jaman now dituntutan hemat tempat, praktis dan berpindah-pindah maka lahirlah mobile workstation, alias workstation dalam rupa notebook.
“Jeroannya” bedaUkuran dimensi layar mungkin sama kisaran 15” atau 17”. Namun jeroan (perintilan di dalam) dan kinerjanya laptop mobile workstation tidak hanya dibekali CPU yang cepat, tapi juga GPU (grafis) mumpuni.
Kapasitas besarLaptop mobile workstation memiliki memori dan storage yang lebih besar. Pekerjaan multimedia dengan mudah dijalankan secara digital tanpa khawatir kehabisan tempat menyimpan.
Resolusi tinggiUntuk mendesain atau aktivitas rancang-bangun multimedia, mobile workstation harus punya displai yang layarnya beresolusi tinggi. Laptop mobile workstation biasanya sudah mencapai resolusi 4K.
KetangguhannyaLaptop mobile workstation biasanya tangguh karena dirancang untuk dipakai di lingkungan kerja yang ekstrem. Jadi diciptakan untuk siap di lingkungan yang kotor, berdebu, dingin dan kondisi lainnya.
Pesatnya perkembangan teknologi membuka banyak peluang untuk kita terus berkarya. Adanya Covid-19 membuat kita harus bisa mengakselerasi teknologi, sehingga setiap orang tetap bisa mengembangkan bisnis dan karirnya.
Di era teknologi saat ini, laptop menjadi suatu kebutuhan utama untuk produktivitas. Walau ada perangkat yang lebih ringan seperti smartphone atau tablet, para pekerja yang ingin mencapai hasil maksimal justru mengandalkan laptop sebagai penunjang pekerjaan.
Mengembangkan hobi menulis dibarengi kecanggihan teknologi bikin kita bisa bebas berekspresi dalam ngeblog. Terbukti pandemi bukan kendala. Meski tinggal di pelosok yang masih banyak hutan belantaranya, tapi karya dan tulisan saya tetap bisa menjangkau seluruh penjuru dunia. Berkat workstation, pastinya. Keren gak?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar