Inspirasi Bisnis Ibu Rumah Tangga di Jaman Online dari Almarhum Pak Dian Kelana
Notifikasi WhatsApp dari teman menginformasikan kalau empat puluh harinya almarhum Blogger Pak Dian Kelana, jatuh sekitar minggu ke dua bulan Februari ini. Air mata saya tidak terasa menetes lagi. Ya, jika teringat akan jasa almarhum yang tidak terkira terhadap saya dan keluarga, tidak mungkin saya bisa membalasnya.
Awalnya kami hanya kenalan dan berteman di dunia maya. Kami sama-sama ngeblog di Kompasiana. Setelah saya pulang kampung, dan bekerja di Jakarta, beliaulah yang sering membantu saya saat kesusahan. Bahkan saya sering ikut menginap di rumahnya. Mengingat rumah saya berada di pelosok Cianjur sarana transportasi ke sana sangat minim.
Masih teringat sekian banyak pepatah dan nasihat yang almarhum Pak Dian sampaikan kepada kami. Sejak saya pulang dari Taiwan, sampai menikah dan memiliki anak. Salah satu nasihat dan ide pemikiran yang beliau sampaikan kepada saya yang tidak mungkin kami lupakan adalah mengenai inspirasi bisnis ibu rumah tangga dari rumah, di jaman serba digital alias online.
[caption id="attachment_10626" align="aligncenter" width="179"]Ide Bisnis
Sepulangnya merantau jadi TKI di luar negeri, teman-teman banyak yang buka usaha dan menjalankan bisnis rumahan. Sehingga walau sambil mengurus keluarga, tetap bisa mendapatkan penghasilan. “Okti kenapa tidak buka usaha juga?” Tanya beliau di pelataran Tugu Monas. Saat itu saya, Rizky putra bungsu Pak Dian dan beliau sendiri sedang lesehan makan pecel setelah kelelahan berkeliling di kawasan Car Free Day.Saya sempat kepikiran mau buka usaha juga. Tapi bingung mau buka usaha apa? Jualan makanan, pernah saya lakukan, tapi tidak lama karena tetangga membuat makanan yang sama dan menjualnya juga. Saya ngalah dan berhenti saja. Jual beli barang pecah belah, banyak barang keluar tapi uang tidak masuk lancar. Akhirnya karena modal macet, usaha jadi jalan di tempat. Keseringan nombok, saya pilih berhenti juga.
Sampai ketemu ide dari almarhum Pak Dian, beliau menyarankan buka usaha jasa fotocopy. Itu disampaikannya setelah beliau tahu jika lokasi rumah saya berada dekat sekolahan, pesantren, kantor desa, gedung PGRI dan beberapa bank pemerintah daerah.
Memang ya usaha fotocopy itu seperti gampang, dan hasilnya seperti tidak seberapa. Tapi setelah mengetahui langsung dari almarhum, yang di rumahnya ketika masih berdomisili di Jakarta Barat, juga buka usaha yang sama, ternyata semuanya tidak seperti yang diperkirakan.
Usaha jasa fotocopy tetap membutuhkan keahlian dan diperlukan kejelian dalam melihat peluang. Usaha ini bisa berjalan lancar apabila sang pengusaha mampu melirik celah yang tepat dalam memulai usahanya tersebut.
[caption id="attachment_10620" align="aligncenter" width="300"]Tips Bisnis Ibu Rumah Tangga dari Rumah
Beberapa tips yang pernah disampaikan beliau terkait buka usaha jasa, (apapun usahanya) adalah :- Pilih tempat yang tepat dan strategis
- Pahami modal
- Pahami biaya bulanan
- Pahami keuntungan
- Pertahankan kualitas pelayanan
- Pengembangan usaha
Point “Pengembangan Usaha” ini sangat ditekankan mengingat dalam dunia bisnis, kita harus bisa mengimbangi perkembangan jaman. Sehingga usaha kita kelak tidak diam di tempat apalagi tertinggal. Dengan mengembangkan usaha sesuai dengan permintaan pasar, diharapkan usaha kita bisa terus berjalan dan terus diminati.
Ketika kita buka usaha jasa fotocopy, kita bisa mengembangkan usaha tersebut, dengan misalnya menambah bisnis jualan alat tulis kantor (ATK). Tidak perlu sekaligus, dicicil belanjanya sebagian-sebagian, menyesuaikan dengan modal yang ada saja.
Pengembangan usaha lainnya, bisa menambahkan jasa printing. Sekarang kan sudah banyak mesin fotocopy sekaligus sebagai printer dan scanner. Bahkan dengan menggunakan printer multifungsi yang maksimal, pengembangan usaha lain bisa merambah ke cetak foto digital.“Kita bisa belajar bersama,” katanya selalu merendah. Saya tahu, sebenarnya Pak Dian memang sudah berpengalaman dalam dunia cetak foto. Beliau tidak akan menyarankan ide bisnis itu pada saya jika belum dipahami betul olehnya.
HP Deskjet Ink Advantage 2335
Meski dilakukan oleh ibu rumah tangga dan lokasinya di rumah, bisnis usaha fotocopy, printing dan scanning untuk pemula bisa dilakukan dengan menggunakan HP Deskjet Series 2335 saja. Karena HP Deskjet 2335 ini merupakan printer multifungsi dimana dengan 1 unit printer kita sudah dapat melakukan print, scan, dan fotocopy.Memang ya, HP tak pernah berhenti menghadirkan printer tipe terbarunya. Printer tipe terbaru HP tipe 2335 ini memiliki banyak keunggulan dan keunikan dari tipe sebelumnya.
[caption id="attachment_10619" align="aligncenter" width="300"]Beberapa keunggulan HP Deskjet Series 2335:
Kecepatan Cetak
Kecepatan cetak yang sama dengan printer inkjet pada umumnya yaitu 7.5 ppm atau setara dengan 7.5 lembar per detiknya untuk yang warna hitam, sedangkan untuk yang berwarna 5.5 lembar per detiknya.Resolusi Cetak
HP Deskjet 2335 menawarkan resolusi warna hitam hingga 1200 x 1200 dpi sedangkan untuk yang berwarna hingga 4800 x 1200 dpi. Jadi dapat disimpulkan printer HP Deskjet 2335 bisa menghasilkan cetakan yang serupa dengan gambar aslinya.Spesialis Dokumen
HP Deskjet 2335 merupakan printer inkjet A4 yang sangat direkomendasikan untuk mencetak tugas anak sekolah, usaha rumahan atau untuk kebutuhan kantor skala kecil. Kapasitas cetak per bulan hingga 1000 lembar.Ukuran kertas yang di dukung oleh HP Deskjet 2335 adalah A4, B5, A6, DL envelope, dengan berat kertas yang di sarankan 75 g/m². Print area dari printer deskjet 216 x 355 mm dan untuk scan areanya adalah 216 x 297 mm.
Printer HP Deskjet 2335 menawarkan beberapa format file yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan seperti JPEG, TIFF, PDF, BMP, PNG.
Tipe Cartridge
HP Deskjet 2335 menggunakan cartridge original tipe 682 black hingga kapasitas 360 lembar sedangkan untuk cartrdieg 682 color hingga 200 lembar.Sistem Operasi
Di jaman serba digital, pengoperasian secara wireless sangat dibutuhkan. Jangan khawatir, HP Deskjet 2335 sudah menggunakan sistem operasi Windows 10, dan Windows 7. [caption id="attachment_10622" align="aligncenter" width="300"]Dimensi dan Berat
HP Deskjet 2335 memiliki ukuran 58 x 30 x 46 cm, sedangkan beratnya sekitar 4 kg saja.Harga
HP Deskjet 2335 ditawarkan oleh produsen kisaran harga Rp 700ribuan. Untuk bisnis rumahan dan pemula, printer paling bagus untuk cetak foto ini sudah memadai.
Memiliki mesin printer multifungsi tidak harus buka usaha jasa fotocopy saja, lho. Karena apapun usahanya, apalagi menekuni bisnis online, dalam keseharian, dipastikan akan selalu menggunakan mesin fotocopy, scanner dan printer 3 in 1 ini.
Karena dengan buka usaha secara online, kita bisa mendesign sendiri logo, selebaran atau brosur promosi. Kita pun bisa mencetak dan melakukannya cukup di rumah saja. Praktis, hemat tapi tetap produktif dan menghasilkan, bukan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar