Tips Mengecat Rumah Terjangkau Berkualitas
Dua hari ini, bau menyengat yang tidak enak kami hirup sepanjang hari. Rupanya tetangga sedang mengecat tembok dan pagar rumahnya. Saat itu saya dan Fahmi, putra saya sengaja main di teras. Makan di teras, begitu juga belajar semua buku bacaan dibawa ke teras. Saya sengaja ingin tahu, para tukang itu berani ngelunjak lagi gak?
Saat mau menyelesaikan pengecatan dari balik pagar, yang sangat mudah ya dilakukan dari halaman rumah kami, baru salah satu tukang ngomong.
"Ibu, punten ah..." Katanya permisi. Cuma gitu doang. Dan saya gak kalah judes, cuma bilang "Mangga." Itu tok! Dengan santainya tukang itu hilir mudik di antara tanaman yang oleh saya sangat dijaga. Gak berperasaan, batin saya. Memiliki rumah yang cantik dan menawan tentu impian dari setiap orang. Tapi kalau caranya kurang sopan, pemiliknya tidak tahu etika dan sopan santun, sebagus apapun rumahnya, tetap bernilai minus, buat saya dan suami mah. [caption id="attachment_9758" align="aligncenter" width="300"]Rumah yang cantik dan menarik ditentukan oleh berbagai faktor. Kecerdasan dalam menentukan konsep rumah bisa menjadi alasannya. Selain pemilihan warna cat tembok yang tepat juga etika penghuninya, bisa mempengaruhi tampilan rumah.
Kejadian ini bisa jadi pelajaran buat kita. Yang berencana mau merenovasi rumah, khususnya yang bersinggungan langsung dengan tetangga, please deh ya, pakai etikanya.Khusus kalau mau mengecat rumah, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Apalagi melakukan pengecatan rumah di tengah wabah Covid-19, perlu perhitungan yang sangat cermat mengingat mungkin kita akan mengeluarkan anggaran khusus sementara kondisi keuangan keluarga pun harus tetap aman.
Disisi lain, krisis ekonomi masih terjadi sehingga kita harus pintar-pintar dalam merencanakan pengeluaran untuk pengecatan rumah agar tidak terlalu boros. Saya ada tips yang mungkin bisa sedikit membantu dalam merencanakan anggaran pengeluaran untuk biaya pengecatan rumah.
[caption id="attachment_9759" align="aligncenter" width="300"]Selain memilih harga cat tembok yang sesuai dengan kondisi keuangan dan warna cat yang sesuai keinginan, ada beberapa hal lain yang perlu kita perhatikan saat akan mengecat rumah.
1. Menentukan Ruangan
Langkah awal menentukan biaya untuk pengecatan adalah dengan menentukan ruangan yang akan dicat. Bagian dalam, luar, atau sekaligus luar dalam? Dengan begitu akan tahu jenis cat seperti apa yang akan digunakan. Cat dari Asian Paints bisa digunakan untuk berbagai jenis dinding luar dalam sehingga tidak perlu khawatir dan bisa menghemat pembelian cat dengan harga cat tembok yang sesuai.2. Menentukan Tipe Pengecatan
Saat melakukan pengecatan rumah, tentukan apakah pengecatan yang dilakukan pengecatan baru atau pengecatan ulang. Apabila pengecatan ulang, maka tidak lagi untuk menutup bekas yang sebelumnya. Hanya diperlukan satu kali pengecatan, mungkin sudah beres. Sedangkan, jika pengecatan baru yang dilakukan, maka kita membutuhkan pengecatan awal untuk menutup warna cat yang sebelumnya. Karena, apabila warna cat baru yang digunakan memiliki warna yang berbeda dengan sebelumnya, tampilan yang mungkin dihasilkan juga tidak akan maksimal.3. Menentukan Berapa Luas Rumah
Banyaknya ruangan yang akan dicat juga akan mempengaruhi seberapa banyak cat yang akan digunakan. Hitung dahulu berapa banyak cat yang dibutuhkan untuk satu ruangan. Baru setelah itu, bisa mengira berapa kilogram cat yang dibutuhkan untuk seluruh dinding rumah.4. Pemilihan Produk
Faktor pemilihan produk juga menentukan besaran anggaran yang dibutuhkan. Asian Paints memiliki beberapa varian cat dengan harga yang berbeda. Kita bisa menentukan produk apa yang akan digunakan, berapa banyak cat yang dibutuhkan, sehingga kisaran rincian harga cat tembok untuk rumah bisa segera ditafsirkan.Itulah beberapa tips sederhana menentukan rincian biaya untuk yang berencana melakukan pengecatan pada rumah sembari mengisi waktu saat di rumah saja di tengah wabah Covid-19.
Untuk informasi lebih lengkap, bisa mengunjungi asianpaints.co.id untuk mengetahui harga cat tembok yang dibutuhkan. Jangan lupa! Sekali lagi kalau mau renovasi rumah, amit dulu sama tetangga terdekat ya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar