Selasa, 16 Juni 2020

Teknis Cara Kerja Roller Bearing

Teknis Cara Kerja Roller Bearing

  Dalam dunia engineering kita harus mengetahui apa yang disebut dengan bearing. Ada yang sudah tau apa itu bearing? Bearing merupakan sebuah elemen mesin yang berfungsi mengurangi gesekan angular antara dua benda yang bergerak relative antara satu sama lain yaitu poros dan sumbu putar. Terdapat fungsi bearing juga sebagai tumpuan dari benda yang bersifat berputar. Saya mulai ngerti soal mesin dan otomotif ini sejak pandemi covid-19, dimana kami di rumah saja, suami lama tidak menggunakan kendaraan bermotornya. Seringnya suami, adik dan pemuda sekitar kampung saling tukar informasi terkait modifikasi motor onyo. Nah seringnya mereka bongkar pasang mesin di situlah saya jadi sering dengar dan akhirnya dikit-dikit tahu soal roller bearing atau dunia mesin yang identik dengan dunia para lelaki ini.

Tentu banyak sekali dalam kehidupan sehari hari kita menemukan fungsi bearing ini. Sebelum masuk dalam bagaimana teknis cara kerja roller bearing kita harus mengetahui dulu bagaimana konsep dasar dai bearing itu sendiri.

Sebenarnya sederhana konsep yang mendasarinya yaitu sesuatu yang bersifat berputar akan lebih baik daripada hal tersebut yang bergerak secara sliding. Karena ketika ada dua benda yang bergesekan denan gerakan secara sliding cenderung lebih cepat berhenti dan akan menimbulkan gesekan yang lebih besar.

Namun, berbeda jika dua benda tersebut bergesekan dengan gerakan menggelinding atau rolling maka akan menurunkan gesekan yang cukup signifikan dan efisiensi juga akan tetap terjaga. Jadi sebelum kita mengetahui cara kerja roller bearing baiknya pahami dulu konsep dasar sederhana ini.

Kemampuan yang dimiliki bearing dalam hal menurunkan gesekan tergantung dari banyak faktor seperti kehalusan yang ada dari inner surface dan outer surface untuk melawan gelindingan dari roller dan kehalusan dari metal baals atau roller juga perlu diperhatikan. Setelah konsep dasar tadi, baru kita bisa memahami tipe beban pada bearing. Terdapat dua tipe beban pada bearing yang akan diterima yaitu beban radial dan beban thrust. Kedua beban ini tergantung bagaimana cara pemakaian bearing itu sendiri. Bisa saja terjadi dalam suatu keadaan yang menyebabkan bearing mengalami beban radial atau hanya mengalami beban thrust atau bisa juga dibebani dari kedua tipe tersebut secara bersamaan. Tipe beban radial pada bearing ini bisa dicontohkan dalam motor listrik yang dihubungkan dengan pulley karena beban tersebut hanya berasal dari ketegangan belt yang menyebabkan timbulnya gaya tarik menarik antara pulley sehingga hanya beban radial yang terjadi. Contoh tipe beban thrust adalah orang yang sedang duduk di kursi yang bisa berputar serta sedang mengangkat sebuah barang. Bearing akan memiliki beban thrust yang berasal dari beban orang tadi dan barang yang diangkatnya. Nah, sekarang mari kita bahas teknik cara kerja dari roller bearing. Roller bearing biasanya digunakan pada roller covenyor yang dimana pada hal ini bearing menerima beban radial yang cukup besar. Roller bearing ini memiliki bentuk seperti silinder sehingga kontak antara inner surface dengan outer surface menjadi lebih banyak daripada bell bearing yang ballnya berbentuk dsphere. Roller bearing ini memiliki teknis cara kerja yang bisa menerima beban dalam jumlah yang besar daripada ball bearing dalam menerima beban. Tetapi roller bearing ini tidak dapat menerima beban thrust yang terlalu besar. Roller bearing lebih menerima beban radial dalam jumlah yang besar dan roller bearing juga bisa disebut dengan needle bearing. Banyak sekali tipe bearing selain roller bearing, di antaranya ada tapered roller bearing. Meskipun memiliki nama belakang yang sama nyatanya roller bearing dan tapered roller bearing memiliki fungsi yang berbeda. Jika roller bearing hanya bisa menerima beban radial dalam jumlah yang besar dan tidak dapat menerima beban thrust yang besar. Berbeda dengan tapered roller bearing yang didesain untuk bisa menerima beban radial yang besar dan beban thrust yang besar. [caption id="attachment_9769" align="aligncenter" width="276"] Sumber https://logam-makmur.com/[/caption] Dari mencuri dengar obrolan suami dan pemuda kampung selama masa pandemi itulah, saya jadi tahu jika ingin mencari tipe bearing yang pas untuk digunakan carilah di logam makmur tempat bearing yang terpercaya dan memiliki kualitas tinggi.

Semoga bermanfaat...

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar