Coffee and Cacao Science Tehno Park (CCSTP) Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia di Jember
Baru ketika jalan sempit berakhir dan kendaraan yang kami naiki memasuki sebuah pintu gerbang, ada plang besar bertuliskan: Pusat Penelitian Kopi dan Kakao.
Ya, saya ingat Jember juga terkenal dengan produk olahan cokelat nya. Pantas kami dibawa mengunjungi lokasi yang asri dan penuh sumber ilmu pengetahuan itu, demi bisa mengenal lebih jauh aset dan investasi Jember sekaligus pemasaran produksi hasil karya masyarakat setempat.
Di lahan CCSTP sebagai pusat penelitian kopi dan kakao Indonesia dijelaskan jika CCSTP pada awalnya merupakan suatu kawasan yang dikelola secara profesional guna menginspirasi dan menyalurkan inovasi teknologi dari hulu (on farm) sampai dengan hilir (off farm) kepada semua pelaku usaha pemula di sektor industri berbasis kopi dan kakao.
Sehingga mampu mencetak enterpreneur-enterpreneur baru pendorong pertumbuhan ekonomi nasional, bersinergi dengan akademisi, pelaku bisnis dan pemerintah pusat atau daerah.
Gedung dan lahan CCSTP diresmikan di Jember oleh menteri riset teknologi dan pendidikan tinggi prof. H. M .Nasir MSi PH.d Ak. Pada tgl 20 Mei 2016.
Aktifitas dan fungsi dari dibangunnya CCSTP ini sebagai pusat inovasi teknologi, transfer teknologi dan inkubasi bisnis.
CCSTP salaku tujuan wisata pendidikan
Bersamaan dengan peresmian CCSTP sebagian aktivitas pungsi CCSTP diresmikan oleh bupati Jember dr. Hj. Faida sebagai kawasan destinasi wisata pendidikan yang dibuka umum 1 agustus 2016.Jadi meskipun kita datang ke lokasi pusat penelitian tapi jangan berpikiran wah tempatnya pasti kaku, banyak aturan dan bukan gue banget, karena pada kenyataannya ruang lingkup CCSTP ini lokasinya sangat nyaman dan ramah anak.
Menuju lokasi tertentu dari satu tempat ke tempat lai telah disediakan kendaraan semacam wara wiri atau ontang-anting yang dapat mengantarkan para pengunjung ke lokasi yang dituju.
Selain itu ada juga kafe dan minimarket yang memasarkan hasil pengolahan kakao menjadi berbagai macam olahan baik permen, minuman, maupun bahan campuran.
Objek kunjungan wisata pendidikan yang bisa dilakukan di CCSTP adalah:
1. Milestone puslitkoka dan diseminasi hasil penelitian dan pengembangan teknologi kopi dan kakao
2. Tour kebun (kebun koleksi plasma Nutfah kopi dan kakao, teknologi pembenihan, demplot bahan tanaman unggul kopi dan kakao, rekayasa bahan tanaman kopi dan kakao, rehabilitasi tanaman kakao dengan teknologi sambung-samping. Integrasi kebun kopi kakao dengan ternak. Penggunaan teknologi irigasi tetes dan fertigasi untuk kebun kopi dan kakao. Kawasan konservasi untuk penangkaran satwa yang dilindungi)
3. Workshop rekayasa alat dan mesin pengolahan kopi dan kakao.
4. Pabrik pengolahan hulu dan hilir kopi/kakao yg berétandar SNI dan ramah lingkungan (zero waste)
5. Reaktor biogas dan pemanfaatan teknologi yang berkaitan dengan energi terbarukan
6. Area bermain anak dan kolam renang
Teknologi proses pengolahan sekunder kopi
Biji kopi beras hasil pengolahan kopi premier dengan kadar air 12 %, yang Robusta disangrai menggunakan alat sangrai dan pembubuk skala laboratorium. Yang Arabika menggunakan mesin sangrai roaster sehingga kedua jenis kopi tersebut siap jadi biji kopi sangrai.Biji kopi sangrai Robusta dilanjut mengunakan mesin pencampur bahan baku (mixer). Sedangkan biji kopi Arabika dihaluskan menggunakan mesin penghalus (Grinder) sehingga mudah diseduh. Lalu dikemas dan divakum menggunakan vacuum sealer. Baru dilanjutkan tahap selanjutnya menggunakan mesin pengemas sachet tipe roll sehingga lebih praktis, seragam dan disukai konsumen.
Teknologi proses pengolahan sekunder kakao
Biji kakao pertama masuk di tahap penyangraian. Dilanjut ke tahapan selanjutnya yaitu pengelupasan kulit arinya. Sampai itu kakao sudah sampai di tahap pemasta kasar.Sebagian diolah lanjutan dengan penghalus pasta (adonan) yang selanjutnya masuk tahap koncing (pengangkatan kadar air) yang setelah itu baru adonan bisa diolah menjadi permén cokelat.
Sedangkan yang lainnya langsung menuju tahap pressing lemak kakao. Dilanjutkan dengan penghalusan, kemudian pembubuk, pengayakan bubuk, lalu masuk proses pencampuran sesuai dengan tujuan mau dibentuk atau dibuat apa adonan kakao tersebut.
Berbagai jenis hasil olahan berbahan dasar kakao pun bisa kita bawa pulang sebagai oleh-oleh khas Jember untuk orang terdekat. Berikut ini sebagian kecil hasilnya:
Tertarik untuk membawanya? Mudah kok, tinggal membeli sesuai keinginan karena di dalam CCSTP terdapat minimarket dan kaffee. Selain dibawa pulang, bisa juga duduk santai on the spot sambil menikmati suasana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar