Minggu, 19 Mei 2019

Menukar Uang (THR) yang Tertinggal

Menukar Uang (THR) yang Tertinggal

Jengkel dan menyesal itu ketika punya niat mau menukarkan uang ke UPK (Uang Pecahan Kecil) kaya rang-orang, ternyata waktunya malah sudah kelewat jauh. Ini sih namanya bukan tertinggal lagi, tapi  emang udah kadaluarsa.

Jadi ceritanya melihat antusias anak-anak mengaji setiap sore sangat tinggi, donasi dari donatur yang masih sisa akan kami bagikan kepada seluruh anak. Anggap saja sebagai THR mereka meski nominalnya kecil.

Karena itu saya berniat ingin menukarkan uang pecahan kecil kaya yang diberitakan di tv. Kebayang kalau anak-anak akan senang dapat uang pecahan kecil yang masih jeger alias baru. Kemarin cari-cari info ke teman yang domisili di Cianjur kota pada gak tahu dimana atau kapan biasanya ada penukaran uang untuk GHR jelang lebaran. Akhirnya saya search info di kolom pencarian dan dapatlah informasi yang bikin kesal itu.

Gimana tidak kesal, kalau berita dipublish pada tanggal belasan Mei, tapi informasi penukaran uang di wilayah Kabupaten Cianjur ternyata sudah lewat!

Seperti informasi yang saya dapat dari berita media online, kalau jadwal penukaran uang kecil dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H oleh Bank Indonesia (BI) di wilayah Kabupaten Cianjur sudah berjalan sejak awal Mei.

Sesuai dengan jadwal dan lokasi penukaran UPK di Jawa Barat, untuk wilayah Cianjur telah berlangsung pada tanggal 9 dan 10 Mei 2019 bertempat di Pasar Tradisional Pasar Sukanagara, Pasar Tanggeung dan Pasar Cidaun Kabupaten Cianjur.

Tentu saja saya ngahuleng. Beu... Udah kelewat dong? Jadi gimana? Masa THR buat anak-anak nya batal?

Ini pelajaran buat kami. Ramadhan tahun depan, jika masih ada umur, waktu dan kesempatan, jika masih ada donatur yang selalu ikhlas berbagi maka saya harus cari info terkait penukaran uang kecil untuk THR ini sejak awal Ramadhan, jangan sampai terlewat lagi seperti ini.

[caption id="attachment_8246" align="aligncenter" width="300"] Maksud hati mau tukar uang begini, apa daya nasibnya berjodoh tukar di SPBU saja[/caption] Jadi untuk THR kali ini bagaimana? THR ya tetap jadi kami berikan, hanya mungkin tidak dengan uang receh yang masih jeger, alias baru. Tapi uang lecet yang sudah tidak terhitung berapa kali ganti tangan secara saya akan menukarkan uang recehnya di SPBU. Duh, jadi berasa tukar uang buat tahlilan ini teh...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar