Selasa, 26 Juli 2016

Trafik Tinggi, Ranking Alexa Malah Membengkak. Kenapa?

Trafik Tinggi, Ranking Alexa Malah Membengkak. Kenapa?  trafik (2)

Untuk seorang blogger kawakan, besarnya jumlah pengunjung blog dan kecilnya nilai alexa pasti sangat diperhatikan. Buat saya yang masih awam, selama ini cukup mengira kalau nilai alexa bisa turun jika trafik pengunjung blog banyak. Ternyata itu belum tentu benar!

Ya, saya berani bilang jika pemahaman tentang nilai Alexa bisa ramping kalau trafik blog tinggi, itu belum tentu benar atau belum bisa jadi jaminan, ketika menyimak pertanyaan serta bahasan mengenai “trafik tinggi tapi nilai alexa malah membengkak” di sebuah group tertutup terkait bahasan dunia blog.

Nulis dengan tema blogpost yang kekinian supaya banyak dicari dan blog jadi banyak dikunjungi orang, itu sudah jadi sebuah ide bagus memang. Dengan banyaknya pembaca yang berkunjung ke blog kita diharap bisa mendongkrak nilai Alexa semakin imut alias mini.
Benarkah: Trafik Besar = Ranking Alexa Ramping?
Tapi kenyataannya ada pengalaman blogger yang ternyata jauh berbeda. Saat menulis tema yang sedang buming, blognya memang dikunjungi pembaca sampai hampir tiga ribuan. Tapi selidik punya selidik, dengan pengunjung blog yang bejibun itu lha kok alexanya malah membengkak alias turun?

Tentu saja kita jadi penasaran kan? Kok bisa Alexa jatuh di atas lima ratus ribuan, padahal sebelum dikunjungi ribuan pengunjung itu sudah nangkring di angka empat ratus(ribu)an.

Ternyata yang mempengaruhi kurus atau gendutnya nilai alexa tidak cuma satu, tapi ada beberapa. Faktor itu diantaranya traffic, returning visitor, dan indexing post.

Teliti punya teliti, meski banyak pengunjung, tapi mereka hanya berkunjung untuk satu kali saja. Maka ketemulah istilah returning visitornya rendah, karena orang hanya baca sekali terus sudah, tidak balik lagi ke blog.

Apa itu indexing post? Menurut penjelasan guru ngeblog, indexing post adalah artikel yang terindex di google. Semakin banyak membuat artikel yang dengan mudah terlacak mesin pencarian, maka akan semakin stabil nilai alexanya.  Karena artinya traffic datang terus, kontinyu, tidak musiman seperti yang datang sekali saja itu tadi.

Nulis sesuatu tentang kekinian mungkin saja membawa pengunjung berbondong-bondong menuju ke blog kita. Tapi jika yang kita bahas dalam tulisan sudah tidak trend lagi, maka blog pun kembali sepi.

Disarankan menulislah dengan tema yang bisa dibaca sepanjang waktu.  Yang dicari orang setiap saat. Tidak lekang oleh waktu maupun usia.

Share tulisan di media sosial, sepertinya lebih baik dibanding submit  tulisan di media besar yang menjadi jembatan penyiaran. Meski tulisan yang kita submit lolos masuk media penyiaran, namun tahukah jika  visitor yang dihitung adalah visitor pertama yang masuk ke media penyiaran itu sendiri. Sementara blog kita hanya sebagai “akhiran” dan sayangnya visitor tendangan dari media penyiaran itu di blog kita sama sekali tidak dihitung alexa!

Kenapa begitu? Ya, karena submit tulisan ke situs media penyiaran bentuknya di-frame. Jadi visitor tidak langsung datang ke blog kita. Beda jika kita share di sosial media, siapa pun yang klik link yang kita beri, langsung menuju ke tulisan yang kita mau bagikan itu, kan?

Nilai alexa bagi sebagian blogger mungkin tidak jadi persoalan mau naik atau turun. Istilah rezeki tidak akan kemana, kalau memang sudah bagian kita, berapa pun alexa yang kita punya tidak jadi masalah. Job tetap di tangan.

Tulisan ini saya rasa bermanfaat untuk penambah wawasan saya saja. Makanya saya tulis ulang dan posting di blog, biar saya tidak lupa, dan bisa terus dibaca kapan saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar