Mengatur keuangan keluarga adalah pondasi penting untuk mencapai stabilitas dan kesejahteraan jangka panjang.
Salah satu metode sederhana namun efektif yang bisa diterapkan dalam mengatur keuangan adalah metode 50/30/20.
Metode ini membagi pendapatan bulanan menjadi tiga kategori pengeluaran utama, yaitu: kebutuhan, keinginan, dan tabungan atau investasi.
Di era ekonomi rani noona yang dinamis seperti sekarang, memahami dan menerapkan metode ini bisa membantu keluarga tetap seimbang secara finansial, terhindar dari hutang konsumtif, dan lebih siap menghadapi situasi darurat.
50% untuk Kebutuhan Pokok
Sebesar 50% dari total pendapatan bulanan dialokasikan untuk kebutuhan pokok. Hal ini mencakup pengeluaran yang sifatnya wajib dan tidak bisa dihindari, seperti makanan, tempat tinggal (sewa atau cicilan rumah), listrik, air, transportasi, dan asuransi.
Saat praktik ini dilakukan, penting untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan agar proporsi ini tidak membengkak. Misalnya, membeli bahan makanan adalah kebutuhan, tetapi makan di restoran mahal termasuk keinginan.
Menetapkan batas ini dengan tegas akan membantu keluarga menjaga pengeluaran pokok tetap dalam jalur yang sehat.
30% untuk Keinginan
Sebanyak 30% dari pendapatan dialokasikan untuk keinginan atau pengeluaran yang bersifat gaya hidup. Termasuk di dalamnya rekreasi, langganan hiburan digital seperti nonton film, baca blog review drakor, dracin, dan dorama, makan di luar, dan belanja non-esensial.
Meskipun tampak tidak terlalu penting, pos ini tetap dibutuhkan untuk menjaga kualitas hidup dan kebahagiaan keluarga.
Namun, di tengah maraknya godaan konsumtif dari media sosial dan e-commerce, sangat penting untuk memiliki kontrol dan prioritas.
Gunakan anggaran ini secara bijak, misalnya untuk liburan keluarga berkualitas yang juga mempererat hubungan emosional antar anggota keluarga.
20% untuk Tabungan dan Investasi
Sisanya, 20% dari pendapatan sebaiknya digunakan untuk tabungan dan investasi jangka panjang.
Tabungan ini adalah bagian penting dari perencanaan keuangan keluarga karena akan menentukan kesiapan menghadapi kondisi darurat, pendidikan anak, hingga pensiun.
Saat ini, banyak pilihan produk keuangan yang dapat dimanfaatkan seperti reksa dana, saham, atau emas digital.
Jika manteman merasa bingung menentukan strategi yang paling sesuai, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan investment advisor yang memiliki pemahaman mendalam tentang pasar dan profil risiko kita.
Cara ini akan membantu keluarga supaya bisa lebih yakin dan aman dalam mengambil keputusan finansial jangka panjang.
—
Metode 50/30/20 menawarkan struktur pengelolaan keuangan yang praktis dan relevan dengan kondisi saat ini.
Membagi pendapatan secara proporsional akan membawa keluarga memenuhi kebutuhan hidup, menikmati hidup, dan menyiapkan masa depan secara bersamaan.
Mulailah menerapkannya hari ini juga — evaluasi pendapatan, alokasikan sesuai kategori, dan disiplinlah dalam menjalankannya.
Jika perlu, konsultasikan rencana keuangan keluarga kepada profesional untuk hasil yang optimal.
Saatnya kendalikan keuangan keluarga dan wujudkan masa depan yang lebih terencana!
Sejak ditinggal anak mondok, di rumah tinggal berdua saja dengan suami. Kalau suami kerja? Ya saya saja sendiri. Me time sepanjang hari.
Ada yang bertanya, kalau ga ada anak, ngapain aja? Meski suka gogoleran tentu tidak setiap waktu saya rebahan. Aktivitas dan kewajiban tetap saya laksanakan. Tidak ada yang berubah.
Bedanya, kalau suami libur kerja saya jadi sering ikut kegiatannya, seperti ngaji pasaran, tolabulilmi, dan atau pergi ke hutan membuka lahan untuk kebun. Yah, begitulah working life saya di pelosok Cianjur.
Rutinitas di kebun bikin kulit gatal-gatal, merah-merah dan bentol-bentol. Entah itu karena keringat yang berlebihan, gigitan serangga, sinar matahari yang begitu terik, atau bahkan kena getah tumbuhan yang menyebabkan kulit jadi kering, bersisik dan beruntusan.
Reaksi alergi juga bisa menyebabkan munculnya ruam dan bintik-bintik pada kulit. Itu semua sangat mengganggu dan terkadang sulit menemukan cara yang efektif untuk mengatasinya. Karena gatal ini menimbulkan perasaan tak nyaman dan menurunkan rasa percaya diri.
Masalah kulit gatal juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti kurangnya tidur, memicu kecemasan, dan mengganggu kualitas hidup secara menyeluruh. Kurang-kurangnya sabar bisa ganggu mental health kita juga.
Cara efektif mengatasi gatal di kulit
Untuk mengatasi kulit yang kering dan gatal, melakukan perawatan rutin dengan produk yang tepat sangatlah penting. Suu Balm hadir dengan rangkaian produk yang diformulasikan khusus untuk cepat meredakan gatal sekaligus melembapkan kulit yang kering.
Saat bekerja di kebun, paling tidak nyaman kalau gatal seluruh tubuh mulai terasa. Kalau sudah terasa semakin gatal, rasanya ingin segera pulang supaya bisa cepat-cepat mandi menggunakan sabun dari Suu Balm.
Setelah menggunakan Suu Balm secara teratur untuk membersihkan dan melembapkan kulit selama sebulan terakhir ini, kini saya tinggal menikmati kulit yang bebas dari kekeringan dan rasa gatal.
Suu Balm Body Wash
Tahu enggak, sejak saya menggunakan sabun mandi Suu Balm rasa gatal langsung hilang.
Suu Balm body wash efektif membersihkan kotoran dan kuman yang menempel di seluruh pori-pori kulit. Sensasi mentol sangat terasa kuat. Teksturnya lembut, sudah terbukti hipoalergenik, tanpa pengawet, dan tidak mengandung pewangi atau paraben.
Suu Balm Body Care
Apalagi Suu Balm body care-nya beneran mantul pisan! Cukup oleskan merata di kulit, tak sampai 5 menit terasa sensasi dingin dan gatal pun langsung pergi.
Kandungan ceramide moisturizer nya cocok untuk kulit jenis kering, gatal dan sensitif.
Bagaimana Suu Balm membantu redakan gatal dan ruam di kulit?
Suu Balm hadir dengan rangkaian produk yang diformulasikan untuk mengatasi masalah gatal yang saya alami.
Produknya ada yang berupaya lotion dan spray untuk gatal di kulit. Dengan result menenangkan dan melembapkan kulit yang gatal.
Dengan bahan yang lembut dan bebas iritasi seperti skin-identical ceramides, safflower extract dan filaggrin.
Produk Suu Balm dapat redakan gatal dengan cepat karena menggunakan menthol yang dingin dan sejuk jadi serangkaian pembersih untuk atasi gatal di kulit.
Pembersih lembut yang tidak mengandung iritan. Mengandung formula hypoallergenic (tidak menggunakan SLS, SLES dan paraben). Menjadikan pembersih dengan tekstur krim yang lembut, tanpa sabun, pewangi, dan pengawet.
Kandungan dan Bahan Suu Balm
Produk-produk Suu Balm adalah hasil penelitian dermatolog selama bertahun-tahun di National Skin Centre, Singapura.
Rangkaian produk Suu Balm untuk wajah, kulit kepala, dan tubuh, dirancang khusus untuk mengatasi masalah eksim, kulit kering, rasa gatal, dan kulit sensitif.
Kandungan pilihan pada Suu Balm khusus untuk kulit sensitif terdiri dari:
MENTHOL
Mentol alami. Efek dingin dari mentol bantu meredakan rasa gatal di kulit hanya dalam hitungan detik
SKIN IDENTICAL
Skin identical berupa ceramide. Tak perlu khawatir iritasi karena ceramide yang digunakan identik dengan komposisi kulit alami.
NON SULF
Surfaktan. Degan kandungan yang bebas sulfat dapat menjaga kulit tetap lembap dan terasa halus.
NORTHERN TRUFFLE
Northern Truffle bisa meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit.
Anak di pondok pun kini menggunakan Suu Balm
Perjalanan Suu Balm
Inovasi Suu Balm berakar dari visi dr. Tey Hong Liang, pendiri Itch Clinic di National Skin Centre, Singapura.
Dari observasinya, Dr. Tey menemukan bahwa banyak krim di pasaran yang belum memenuhi dua kebutuhan krusial: (1) meredakan gatal dengan cepat dan (2) hidrasi yang mendalam untuk kulit.
Dengan memahami kebutuhan tersebut, dr. Tey mengembangkan formula unik Suu Balm, yang menggabungkan sifat alami mentol – meredakan gatal dan memberikan sensasi dingin, dengan pelembap bertenaga Skin-Identical Ceramide.
Skin-Identical Ceramide sendiri merupakan komponen esensial yang menjaga fungsi skin-barrier dan kelembapannya.
Tahun 2015, dengan dukungan dua pakar farmasi yang bertekad menyajikan solusi perawatan kulit terbaik bagi konsumen yaitu dr. John O’Shea dan Jason Humphries dari Good Pharma Dermatology, Suu Balm memperkenalkan manfaat luar biasa dari Skin-Identical Ceramide ini ke dunia.
Hilangkan stigma buduk di pondok, setiap gatal langsung oles Suu Balm Body Care
Komitmen Suu Balm adalah menyediakan bahan-bahan berkualitas tinggi dengan memprioritaskan kebutuhan pelanggan di atas segalanya.
Sebagai bukti, penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 90% pengguna krim Suu Balm merasa gatalnya berkurang dalam 5 menit setelah pemakaian.
Selain itu, 90% pengguna pembersih tubuh Suu Balm merasakan kulit yang lebih lembap serta sensasi dingin yang menenangkan. Dan itu dialami oleh saya dan anak.
Saat ini, Suu Balm menawarkan ragam produk. Mulai dari krim wajah dan tubuh, pembersih, pelembap untuk kulit kepala, sampo, hingga rangkaian khusus untuk anak-anak.
Dengan inovasi dan produk ramah lingkungan, Suu Balm menjadi pionir dalam perawatan kulit berbasis Skin-Identical Ceramide.
Buah dari kesabaran disertai ikhtiar dan doa, gatal yang sebelumnya saya alami tampak parah memerah di kulit tangan dan kaki, setelah rutin memakai Suu Balm body wash dan Suu Balm body care, alhamdulillah sembuh.
Before After
Kulit saya terasa jadi lebih lembab, terasa lebih halus.
Orang bilang ada harga ada rupa. Memang sih harga produk Suu Balm ini termasuk lumayan untuk ukuran saya. Tapi sesuai dengan hasil yang didapat, Suu Balm ini worth it banget pokoknya!
Suu Balm memahami komitmen untuk menggunakan bahan-bahan pilihan yang berkualitas, lembut, dan berfungsi optimal yang memiliki standar harga tertentu. Namun, saya yakin bahwa setiap produk Suu Balm menawarkan nilai yang sebanding dengan investasi yang dikeluarkan. Seperti saya sudah merasakan manfaat sesuai dengan yang saya bayarkan.
Kembali ngebolang berpetualang ke kebun dan perhutanan tak khawatir lagi kena ruam. Karena saya dan keluarga sudah memiliki Suu Balm sebagai pelindung anti gatal.
Informasi Lengkap produk Suu Balm bisa lihat di websitenya ya
Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti harus berhenti berkontribusi dalam perencanaan keuangan keluarga. Perkembangan teknologi dan akses informasi yang luas saat ini membantu ibu rumah tangga menjadi lebih terbuka wawasan dan ilmu finansial nya.
Mau tinggal di pedesaan atau perkotaan sekarang lifestyle ibu millennial itu sudah merata dan tak ada sekat yang membedakan, ya.
Berikut adalah beberapa ide investasi yang mudah dilakukan, bahkan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab sehari-hari.
Investasi Emas
Investasi emas bisa dijadikan salah satu pilihan klasik yang masih relevan hingga saat ini. Emas bersifat tahan inflasi dan mudah dicarikan saat dibutuhkan. Kini, ibu rumah tangga bisa membeli emas secara online melalui aplikasi resmi seperti Pegadaian Digital, Tokopedia Emas, atau aplikasi bank digital lainnya.
Cukup dengan modal kecil, ibu rumah tangga bisa menabung emas secara berkala sebagai bagian dari perencanaan pensiun jangka panjang atau dana darurat keluarga.
Reksa Dana Online
Reksa dana adalah instrumen investasi yang cocok bagi pemula karena dikelola oleh manajer investasi profesional. Melalui platform digital seperti Bibit atau Bareksa, ibu rumah tangga dapat mulai berinvestasi di pasar modal.
Modal awal pun cukup ringan, bahkan mulai dari Rp 10.000. Reksa dana memberikan pilihan yang fleksibel seperti pasar uang, pendapatan tetap, atau saham, tergantung pada profil risiko dan tujuan keuangan.
Menjadi Reseller Produk atau Dropshipper
Walau ini lebih ke arah bisnis, namun hasilnya bisa diinvestasikan kembali. Menjadi reseller atau dropshipper tidak memerlukan modal besar dan produk bisa dijual melalui media sosial, marketplace, atau dari mulut ke mulut.
Keuntungannya bisa digunakan untuk investasi rutin setiap bulan. Cara ini cocok bagi ibu rumah tangga yang ingin tetap produktif tanpa harus keluar rumah.
Investasi Saham untuk Pemula
Bagi ibu rumah tangga yang ingin belajar lebih jauh, investasi saham kini jauh lebih mudah dilakukan. Banyak sekuritas menawarkan pembukaan akun secara online dengan minimal deposit rendah.
Aplikasi seperti Stockbit, Ajaib, dan MOST dari Mandiri Sekuritas memberikan edukasi gratis yang dapat membantu memahami dasar-dasar investasi saham. Mulai dari membeli saham di blue chip, ibu rumah tangga bisa mengembangkan portofolionya sambil tetap belajar.
Deposito Berjangka Digital
Deposito masih menjadi pilihan aman untuk berinvestasi jangka menengah. Beberapa bank digital seperti Bank Jago, Bank Neo, atau Allo Bank menawarkan deposito dengan bunga kompetitif dan proses pembukuan yang 100% online.
Produk ini cocok untuk ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan imbal hasil lebih tinggi daripada tabungan biasa, tetapi tetap dengan risiko rendah.
Tabungan Berjangka dan Asuransi Unit Link
Selain investasi langsung, ibu rumah tangga juga bisa mempertimbangkan tabungan berjangka atau asuransi unit link yang menggabungkan proteksi dan investasi. Meskipun perlu lebih teliti dalam memilih produk yang tepat, layanan ini menawarkan kenyamanan dan perencanaan keuangan jangka panjang.
Jadi manteman, menjadi ibu rumah tangga bukanlah hambatan untuk menjadi pribadi yang mandiri secara finansial.
Jangan terpenjara hanya karena status ibu rumah tangga, karena yang penting mental health mom tetap terjaga supaya kita tetap bisa waras.
Mulailah dari langkah kecil namun konsisten. Yuk, jadikan hari ini awal dari perjalanan investasi yang cerdas dan bertanggung jawab!
Sabtu kemarin, akun Instagram utama saya, @tehokti akhirnya dinonaktifkan oleh pihak Instagram.
Serasa mimpi tapi ini nyata. Beneran ini saya kehilangan kenangan berupa foto dan video yang sudah saya kumpulkan sejak 13 tahun lalu?
Belum ada setahun, sebelumnya akun WhatsApp saya yang dinonaktifkan pihak WhatsApp dengan alasan akun saya melakukan tindakan spam. Entah apa sebenarnya yang dimaksud spam itu secara saya merasa tidak melakukan tindakan yang dilarang.
Kembali ke akun Instagram yang dinonaktifkan permanen juga, sebelumnya saya mendapatkan email yang menginformasikan katanya akun saya telah log out. Lalu saya disuruh verifikasi. Saya pun melakukan verifikasi menggunakan nomor ponsel dan kode WhatsApp.
Saat itu verifikasi berhasil dan saya bisa log in lagi ke akun Instagram @tehokti.
Beberapa hari kemudian, saya mendapatkan email lagi, katanya akun Instagram saya melakukan aktivitas yang melanggar ketentuan Instagram. Tentu saja saya bingung dan heran. Secara akun saya itu tidak banyak melakukan interaksi atau posting foto/video.
Saat itu pihak Instagram mengatakan kalau akun saya ditangguhkan. Selama saya belum mengajukan banding, akun saya tidak dapat diakses oleh orang lain.
Betul, saya cek dari ponselnya anak dan suami, akun saya itu tidak dapat ditemukan padahal sudah berteman dan sering interaksi. Biasanya notifikasi pun masuk dan selalu berada paling atas.
Akhirnya saya mengajukan banding. Mengatakan kalau itu akun saya dan sebagai pemilik saya tidak merasa melakukan pelanggaran apapun. Pengajuan diakhiri dengan verifikasi nomor ponsel dan kode via WhatsApp lagi.
Notifikasi akhirnya mengatakan kurang dari 24 jam keputusan akan dikirimkan.
Alhamdulillah, saat itu pengajuan banding saya diterima. Saya mendapatkan email lagi dan diberikan link untuk log in. Saat itu saya bisa akses akun Instagram @tehokti. Bisa posting foto dan video beberapa job.
Akun saya bisa berinteraksi lagi dengan pengguna Instagram lain terbukti ketika ikut list support Instagram, orang lain bisa like dan komentar.
Tapi siapa sangka, Jumat 12 September kemarin, saya kembali mendapatkan email yang mengatakan kalau akun Instagram saya @tehokti telah melakukan pelanggaran (lagi).
Saya pun segera melakukan banding. Meski merasa heran dan bingung, pelanggaran apa yang sudah (akun) saya lakukan? Sungguh saya malah gak banyak interaksi di Instagram itu.
Dulu sering ikut group support yang gain nya bisa sampai ribuan. Pernah kena banned tapi cuma beberapa hari dan setelahnya lancar lagi bisa like dan komen.
Tapi kini sampai mendapatkan surat cinta (email) langsung dari pihak Instagram sampai berkali-kali. Kan bertanya-tanya jadinya. Salah (akun) saya apa?
Sabtu 13 September (hanya tiga jam dari waktu banding yang saya ajukan) saya kembali mendapatkan email, tapi isinya bikin lemas sebadan-badan. Ya, akun saya dinonaktifkan!
Saya hanya diam cukup lama. Kembali terbayang bagaimana dulu saya bikin akun itu, 13 taun lalu. Saya masih ingat foto yang pertama saya upload adalah nyamuk yang sudah mati. Dan saya kasih caption “pembunuhan”
Sampai beberapa Minggu lalu saya upload video reels mirroring dari Tiktok sudah ada sekitar 2700 foto dan video yang saya upload di akun Instagram @tehokti tersebut. Belum banyak juga foto dan video yang saya hide (diarsipkan).
Yang bikin saya merasa berat banget kehilangan akun tersebut karena otomatis saya kehilangan kenangan terkait foto dan video anak.
Mulai Fahmi lahir, sampai Fahmi usia 12 tahun termasuk kegiatan mendakinya sejak usia 3,5 tahun hingga terakhir berhasil menaklukkan Gunung Kerinci, pokoknya ibarat rumah kurcaci pos yang terkenal sebagai tempat berbagi cerita dan ceria, semua kisah saya upload di sana.
Mana kira dengan jalan tidak diduga semua yang saya cicil kumpul-kumpul itu hangus secara permanen?
Selebihnya sih saya biasa saja. Merasa kalau memang itu sudah takdirnya. Jangankan akun Instagram, nyawa saya saja kalau sudah tiba waktunya ya berhenti.
Sekarang saya buat akun Instagram baru, dengan nama @teh_okti (pakai underscore) dengan photo profil sama seperti akun lama, yaitu gambar huruf Alif warna biru.
Manteman yang berkenan boleh follow ya, saya pasti follow balik. Cuma mungkin perlu waktu karena saya ga setiap saat pegang ponsel. Terimakasih banyak sebelumnya ya...
Indonesia mencatatkan sejarah penting di panggung internasional dengan menjadi tuan rumah World Muslim Scout Jambore (WMSJ) 2025, sebuah ajang pertemuan besar para Pramuka muslim dari penjuru dunia.
Sebagai salah satu wali santri dari keluarga besar Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG) tentu saja merasa bangga ketika jambore pramuka muslim dunia pertama kali diadakan di Indonesia oleh keluarga besar Gontor.
Dunia Wali Santri
Jauh sebelum liburan semester tiba, Bunda Raden, (Raden ini teman sekelas Fahmi di Gontor 9, dan saya sudah sering kontak-kontakan dengan mamanya itu sejak masih di Gontor 2) menginformasikan jika ia akan buka stand di perkemahan Cibubur pada acara Jambore Pramuka Gontor.
Kabar ini tentu saja sangat membahagiakan karena lapak Bunda Raden bisa jadi basecamp semua santri dari Gontor 9 termasuk keluarga besarnya.
Buat para emak, stand kuliner bisa jadi tempat cari wangsit untuk mendapatkan informasi terkait ide market day, secara Bunda Raden ini sejak lama sudah berpengalaman banget dalam jualan berbagai olahan kuliner.
Belum apa-apa wag wali santri pun sudah rusuh. Maklum ya, begitulah keseharian ibu modern, walau cucian numpuk, pekerjaan seabrek, tapi ngobrol di grup juga tetap aja jalan. Bahas berbagai rencana dan ide, janjian ketemuan (silaturahmi) di Cibubur saat jambore nanti salah satunya.
Awal bulan Agustus 2025 seluruh wali santri juga mendapatkan majalah Gontor. Di edisi Shafar dan Rabi’ul Awwal itu diinformasikan juga mengenai Jambore Pramuka Muslim Dunia ini.
Saat liburan semester, Raden sendiri ternyata tidak pulang. Memilih mukim dan berwisata di Padang dan sekitarnya bersama santri lain yang sama-sama tidak ambil jatah libur.
Beberapa hari menjelang balik pondok, teman sekelas Fahmi yang bareng pulang untuk liburan ke Jawa share info, kalau mereka mau main dulu ke area perkemahan Cibubur khususnya mendatangi stand Bunda Raden.
Jauh-jauh dari Sumbar akhirnya bisa ketemuan di lapak Bunda Raden WMSJ 2025
Peserta jambore dari Gontor 9 kedatangannya ke Cibubur memang bentrok dengan kepulangan santri yang liburan. Seandainya bisa ketemuan dulu di Cibubur pasti membahagiakan banget. Sayangnya ketika berkunjung ke lapak Bunda Raden, peserta jambore dari Gontor 9 justru sedang ke Ancol. Otomatis tidak berjumpa deh ... Sayang banget ya...
Meski begitu, tidak menyurutkan semangat kami. Baik peserta jambore, santri yang liburan mau balik pondok maupun para orang tua. Semua tetap optimis dan saling mendoakan semoga semuanya disehatkan, dilancarkan hingga nanti kembali berkumpul di rayon negeri di atas awan (sebutan untuk Gontor Kampus 9 karena berada di ketinggian)
Balik ke laptop aja ya. Kita cerita soal jambore nya...
WMSJ 2025
World Muslim Scout Jambore (WMSJ) 2025 diselenggarakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur (Buperta Cibubur) Jakarta pada tanggal 9 sampai 14 September 2025 atau 16-21 Rabiul awwal 1447 Hijriyah.
Acara jambore ini diselenggarakan oleh panitia 100 tahun Gontor melalui kepanitiaan World Muslim Scout Jambore 2025 berdasarkan SK nomor 5 tahun 1446H/2025M.
Kegiatan ini bukan hanya untuk mengenalkan Pramuka Indonesia ke dunia internasional tapi juga menjadi media transmisi nilai-nilai dasar kepramukaan seperti kerja sama disiplin dan semangat kooperatif.
Aspek pendidikan yang diperoleh peserta sangat lengkap mencakup kognitif atau ilmu keterampilan, efektif atau nilai dan sikap, serta fisik atau ketahanan dan kedisiplinan.
Gontor ingin menjadikan ajang ini sebagai sarana pembinaan talenta terbaik serta membangun jaringan persaudaraan lintas bangsa. Bukankah saat ini dunia butuh lebih banyak pemuda Muslim yang bisa menjadi agen perdamaian?
100 Tahun Gontor
WMSJ 2025 bukan hanya tentang tenda-tenda berdiri di lapangan, atau api unggun yang menyala di malam hari, lebih dari itu kegiatan ini merupakan simbol peradaban dan legasi Pondok Modern Darussalam Gontor kepada dunia.
Jambore ini adalah tonggak sejarah untuk memperlihatkan kontribusi Gontor dalam mencetak generasi muda yang tangguh berkarakter dan siap menjadi pemimpin dunia, sebagaimana dikatakan Prof. Dr. KH. Husnan Bey Fananie MA. selaku ketua panitia peringatan 100 tahun Gontor.
Kegiatan jambore juga mendukung peraturan presiden RI nomor 12 tahun 2025 tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2025-2029 terutama pada butir Asta cita ke-4 dan ke-8 yang isinya menekankan pada penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, sains, teknologi serta toleransi antar umat beragama dan harmoni sosial.
Kegiatan dalam Jambore ini terbagi dalam dua ranah utama onsite programme dan offsite programme. Keduanya dirancang secara sinergis untuk menjawab kebutuhan pembinaan generasi muda muslim secara utuh baik secara intelektual, spiritual, fisik maupun sosial.
Onsite Progrmme: wadah ekspresi dan pembinaan karakter
Berlangsung di area utama Buperta Cibubur onside program menghadirkan beragam zona kegiatan yang dirancang interaktif dan menyenangkan. Setiap zona menyuguhkan pengalaman unik yang menggabungkan edukasi eksplorasi dan hiburan bernilai.
Beberapa zona unggulan yang akan mewarnai 6 hari perkemahan, yaitu:
1 Technology and Science Zone
Zona ini menjadi ruang eksplorasi bagi peserta untuk mengenal lebih dalam dunia sains dan teknologi modern termasuk aplikasi teknologi ramah lingkungan dan inovasi digital.
Di sini peserta dapat mengikuti workshop eksperimen sederhana hingga simulasi teknologi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari pendidikan dan kebencanaan.
2 Eco Green Scout Activities
Kesadaran lingkungan menjadi tema penting dalam agenda WMSJ 2025. Melalui aktivitas di zona ini peserta dilatih menjadi pramuka peduli lingkungan mulai dari praktik daur ulang, penanaman pohon, pengelolaan sampah, hingga pemahaman tentang krisis iklim global.
Pendekatan edukasi dilakukan secara praktis agar peserta mudah menyerap dan menerapkannya dalam kehidupan nyata.
3 Art for Peace and Literacy Corner
Kreativitas dan literasi mendapat tempat khusus dalam Jambore ini. Zona ini memadukan seni budaya dan literasi sebagai media kampanye perdamaian dan toleransi antar budaya.
Peserta disuguhkan workshop seni lukis, kaligrafi, puisi serta pojok baca yang berisi buku-buku Islam internasional, sejarah pramuka dan tokoh muslim dunia.
4 Scout Game Time and Sports Corner
Sebagai bagian dari pengembangan fisik dan sportivitas zona ini menghadirkan beragam permainan pramuka, olahraga tim dan kompetisi persahabatan.
Selain menumbuhkan semangat fair play kegiatan ini juga memperkuat jiwa kompetitif, kerjasama tim, dan kekuatan mental peserta.
5 Challenge Your Limits
Zona ini menjadi tantangan tersendiri bagi peserta. Berisi aktivitas fisik berbasis petualangan dan ketahanan seperti halang rintang, panjat tebing mini dan survival skill games.
Tujuannya adalah melatih ketangguhan mental, keberanian serta pengambilan keputusan cepat dalam situasi sulit.
6 Pentas Talenta Pramuka Muslim Dunia
Ajang ini menjadi wadah apresiasi atas potensi dan bakat peserta dari berbagai negara dari penampilan seni budaya, orasi kepemudaan hingga pentas nasi dan tarian tradisional.
Semuanya dirancang untuk memperkuat identitas budaya dan mempererat persahabatan lintas negara.
7 Anjangsana Antar Kontingen
Sebagai ruang silaturahmi, peserta berkesempatan mengikuti sesi anjangsana atau kunjungan antar tenda kontingen. Di sinilah nilai-nilai toleransi persaudaraan dan komunikasi antar budaya dibangun secara nyata.
Masing-masing kontingen diberi kesempatan untuk memperkenalkan budaya makanan khas dan keunikan negaranya.
Offsite Programme: Menjelajah Warisan Budaya dan Alam Indonesia
Tak hanya beraktivitas di dalam area perkemahan para peserta jambore juga diajak untuk menjelajahi keindahan dan keberagaman Indonesia melalui kegiatan luar perkemahan.
Offsite Programme ini dirancang sebagai wisata edukatif dan diplomasi budaya untuk mengenalkan Indonesia sebagai negeri yang kaya akan nilai-nilai kemanusiaan sejarah dan lingkungan.
Adapun destinasi yang dikunjungi yaitu taman mini Indonesia Indah, kebun Raya Bogor, monumen Nasional Monas dan Masjid Istiqlal.
Fakta Angka WMSJ 2025
Ada 200 regu peserta jambore dari Pondok Modern Gontor putra dan putri yang ikut berpartisipasi. Jika ditotal ada sekitar 2000 peserta.
Sebuah kehormatan bagi PMDG ada sekitar 400 Pesantren anggota FPAG yang tersebar di dalam dan luar negeri ikut hadir di acara spektakuler ini.
Tidak ketinggalan tercatat ada 12 sekolah Islam Internasional mewakili berbagai negara seperti Malaysia, Inggris, Australia hingga Sudan juga hadir di WMSJ 2025.
Ada 8 sekolah Islam nasional non Gontor yang turut berpartisipasi sebagai bagian dari jaringan kepramukaan nasional dalam jambore ini.
Pramuka dari negara-negara OKI seperti Arab Saudi, Turki, Mesir, Pakistan, Iran serta negara-negara Asia Tengah dan Afrika lainnya juga ikut memeriahkan acara jambore ini.
Tidak heran kalau peserta jambore ini membludak dengan rincian terdiri dari 15.000 peserta dalam negeri dan 200 peserta luar negeri.
Sebanyak 1500 relawan dan panitia Gontor terlibat dalam pengelolaan logistik, keamanan, kesehatan dan pelayanan selama jambore berlangsung.
Kurang lebih 25.000 hingga 40.000 pengunjung umum setiap hari mulai dari pelajar, orang tua, tokoh masyarakat hingga diplomat asing yang tertarik dengan konsep Jambore ini datang ke Buperta Cibubur Jakarta.
Momen Berkesan di WMSJ 2025
Kabar yang tidak kalah heboh dan jadi cerita tersendiri bagi para santri, alumni, maupun masyarakat umum adalah kehadiran tokoh terkenal yang ikut memeriahkan acara jambore ini.
Ada banyak tokoh yang berpartisipasi di acara jambore ini. Baik alumni Gontor maupun intelektual muslim lainnya termasuk artis. Seperti Ahmad Fuadi penulis novel trilogi Negeri Lima Menara, Wali Band, Fathin Shidqia, Iwan Fals sampai Raffi Ahmad.
Bagaimana tidak terharu, ketika Iwan Fals melantunkan lagu yang ia ciptakan khusus untuk kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Semua peserta jambore larut terbawa suasana.
Malam itu, malam kedua di Bumi Perkemahan Cibubur terasa berbeda. Lampu panggung berpendar, layar LCD raksasa masih berdiri tegak menyaingi pepohonan, dan ribuan santri duduk rapi di lapangan utama.
Dari luar pagar besi, penonton umum tetap bisa menyaksikan kilau panggung musik Iwan Fals meski hanya dari kejauhan.
Tidak ada kericuhan, tidak ada botol melayang, bahkan tidak ada jingkrak-jingkrakan yang biasanya menjadi ikon konser musik tanah air.
Semua terkendali. Di tangan para santri Gontor, pentas musik di acara WMSJ 2025 itu pun tunduk pada disiplin dan akhlak.
Pernah baca, penelitian antropologi pendidikan mencatat bahwa pola disiplin di pesantren Gontor telah menjadi cultural capital yang membentuk perilaku kolektif santri.
Menurut M. Dawam Rahardjo (1995), Gontor menempatkan disiplin sebagai "sistem nilai internal" yang lebih kuat dari aturan formal negara. Maka tak heran, bahkan konser musik pun bisa berjalan tertib tanpa aparat keamanan, meski yang tampil di panggung, seorang legenda, Iwan Fals! Allahuakbar...
Yang unik, di acara Gontor ini bukan panitia yang mengundang Iwan Fals, melainkan Iwan Fals sendiri yang meminta hadir. Bayangkan...
Iwan Fals —sosok yang selama puluhan tahun dikenal sebagai penyambung lidah rakyat— merasa perlu menyambung lidahnya dengan santri.
Sungguh jarang seorang musisi nasional rela menukar posisi. Bukan diminta tampil, melainkan ia yang meminta sendiri untuk ikut serta dalam hajatan seabad Gontor yang fenomenal ini.
Seolah ada magnet spiritual yang lebih kuat dari sekadar undangan formal.Terlebih ketika ia menyanyikan lagu baru yang diciptakan khusus untuk peringatan seratus tahun Gontor. Iwan Fals seolah tidak ingin ketinggalan menuliskan sejarah, seperti yang pernah dilakukannya untuk berbagai peristiwa besar lainnya di negara ini.
Di media sosial sangat ramai respon terhadap lagu ciptaan Iwan Fals untuk Gontor. Banyak alumni menulis menggambarkan perasaan "menangis jiwa", terharu mendengar langsung suara hati Iwan Fals, menggambarkan Gontor dari nol hingga usia 100 tahun.
Kesaksian itu mencerminkan rasa kolektif, bahwa konser malam itu bukan hiburan, melainkan ziarah batin.
Iwan Fals tidak sekadar bernyanyi, ia menjadi penyambung syukur sebuah pesantren yang bertahan dalam gempuran zaman.
Dalam wawancara setelah acara, Iwan mengaku kagum dengan kesederhanaan pesantren. Kekuatan silaturahmi, rasa syukur, kasih sayang. Iwan bahkan merasa kecil di hadapan santri Gontor yang belajar kitab, bahasa Arab, dan bahasa Inggris sekaligus.
Dari seorang musisi yang terbiasa memberi suara, malam itu ia justru lebih banyak menerima. Ia merasa menjadi murid, bukan guru.
Berikut lirik lagu ciptaan Iwan Fals untuk Gontor. Kalau ada salah tolong informasikan ya, secara saya rekam dan catat ulang sedapatnya, pasti ada kekeliruan...
100 Tahun Gontor by Iwan Fals
Di ponorogo yang sunyi, Trimurti nyalakan api
Sebuah pondok lahir dari niat suci
Santri datang dengan harapan membawa mimpi negeri
Seratus tahun benih di tanam kini pohon bersemi
Dari lumbung padi desa, suara azan menjadi kompas
Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan kitab menyatu tanpa batas
Disiplin jadi darah, ikhlas jadi nafas, Pesantren berdiri tegak walau zaman semakin keras
Anak kampung jadi pemimpin
Alumni pergi jauh
Ada yang jadi guru, ada yang jadi diplomat, ada yang jadi penyeru
Tak terhitung nama mereka tersebar
Bagai embun biru
Membawa ruh Darusalam
Dimanapun mereka tumbuh
Wahai Gontor rumah ilmu, rumah jiwa yang merdeka
Bukan milik pribadi, tapi wakaf untuk umat semua
100 tahun engkau berjalan
Setia pada cita-cita
Menggembleng manusia, bukan hanya mengejar nama
Mari kita nyanyikan bersama
Lagu syukur yang sederhana
Pondok 100 tahun berkahnya untuk dunia
Trimurti tersenyum dilangit
Melihat amanah terjaga
Api itu tak pernah padam
Akan terus menyala
---
Lirik tersebut ditulis langsung oleh Iwan Fals dan dinyanyikan pada Cultural Night Show, World Muslim Jamboree 2025, 100th Gontor, di Cibubur.
Keesokan harinya lagi, saat cuaca kurang bersahabat, hujan turun dengan deras disertai petir, hadir pula Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Kedatangannya yang disambut hujan tidak menyurutkan semangat peserta Jambore, Raffi pun turun kelapangan sambil hujan-hujanan. Luar biasa.
Lucunya santri Gontor, ditengah banjir yang melanda tenda, mereka tetap tertawa bahagia sambil membuat parodi tarian Pacu Jalur, tradisi balap perahu tradisional masyarakat Melayu di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau berkat fenomena “aura farming” yang viral. Dasar anak-anak pondok... Yang pasti pengalaman seru itu kelak pasti susah untuk dilupakan, deh!