Senin, 08 Juli 2024

Lima Penyebab Atap Dak Beton Bisa Bocor

Penyebab atap dak beton bocor
Sumber gambar: Freepik

Musim hujan selain membawa berkah ternyata bisa juga membawa musibah, ya. Bencana longsor, banjir, dan angin puting beliung kerap terjadi di berbagai tempat. Ngeri ya...

Di rumah saya, kalau hujan turun, sibuk deh memindahkan perabotan secara ada bagian atap dak beton yang retak dampak dari gempa Cianjur akhir tahun 2022 lalu, sehingga menyebabkan air hujan merembes, bocor di sana-sini.

Kebocoran pada atap dak beton sebenarnya bukan hal yang aneh. Ada banyak sekali keluhan kebocoran dak beton dan manteman mungkin juga pernah mengalaminya? Tentu hal ini akan terasa sangat mengganggu dan bisa menyebabkan masalah-masalah lain di masa depan.

Masalah bocor pada atap dak sebenarnya dipicu oleh banyak faktor. Jika kita ingin mengantisipasi kerusakan atau kebocoran yang lebih parah di waktu mendatang, maka penting sekali untuk memahami apa saja penyebab kebocoran dak beton.

Penyebab Atap Dak Beton Mengalami Kebocoran

Kebocoran seringkali dianggap sepele padahal masalah ini bisa memicu beragam kondisi kerusakan yang lebih parah. Bahkan dari masalah yang terlihat sepele ini kita bisa saja harus mengeluarkan dana lebih besar untuk renovasi.

Sebaiknya lakukan langkah antisipasi yang tepat agar tidak terjadi kebocoran di bagian atap dak dengan memahami dulu apa saja faktor pemicunya.

Berikut akan dibahas satu per satu faktor-faktor yang bisa memicu terjadinya kebocoran di atap dak beton.

Plasteran Dak yang Rapuh

Penyebab pertama adalah plasteran dak yang tidak cukup kuat atau bahkan cenderung rapuh. Hal ini sangat dipengaruhi oleh bahan atau material yang digunakan saat proses pembuatan. Itulah mengapa sangat disarankan memakai bahan-bahan atau material yang berkualitas tinggi.

Jika materialnya kurang berkualitas maka secara otomatis hasil akhirnya tidak optimal. Hasil plesteran dak bisa jadi tidak cukup kuat dan mudah mengalami retak. Jika sudah terjadi retak maka selanjutnya akan muncul masalah rembes dan kebocoran.

Selain jenis material, atap dak beton bocor juga bisa dipengaruhi oleh proses pembuatan. Jadi, sebaiknya pastikan dulu proses pembuatannya tepat dan memang diselesaikan dengan cara yang benar. Tujuannya untuk memastikan hasil akhirnya optimal dan cukup kuat.

Hasil Cor Tidak Memenuhi Standar

Bisa jadi kebocoran pada atap dak dipicu oleh hasil cor yang tidak memenuhi standar. Tentunya cukup fatal karena bisa membahayakan orang-orang yang berada di dalam bangunan. Selain itu juga bisa memicu terjadinya banyak kerusakan yang malah membuat dana renovasi semakin membengkak.

Sebelum melakukan proses pengecoran, penting sekali untuk memeriksa bahan dan tahapannya secara teliti. Itulah kenapa kita sebaiknya menyerahkan proses ini kepada orang-orang yang sudah berpengalaman demi mendapat hasil terbaik.

Bahan yang digunakan, proses pengecoran, dan tenaga kerja yang melakukannya akan sangat berpengaruh pada hasil akhir.

Atap dak bisa memiliki kekuatan yang bagus apabila semua faktor tersebut dipersiapkan dan diperhitungkan secara matang.

Waspada penyebab atap dak beton bocor
Sumber gambar: Pexels

Saluran Pembuangan Dak Kurang Tepat

Faktor berikutnya yang dapat menyebabkan kebocoran pada atap dak adalah kesalahan dalam membuat saluran pembuangan. Selain memastikan atap dak dibuat dengan sempurna, tentu harus dipikirkan juga saluran pembuangan airnya.

Jika tidak ada saluran pembuangan yang tepat dan efektif, maka air yang jatuh ke permukaan atap akan tergenang. Genangan dalam waktu yang cukup lama bisa memicu kebocoran, kelembapan berlebih, dan tentu saja kerusakan struktur.

Dibutuhkan perhitungan yang matang saat membuat saluran pembuangan air ini. Pastikan alurnya tepat dan semua air benar-benar bisa mengalir lewat saluran tersebut. Jangan sampai ada air yang menggenang dan terjebak di area atap karena bisa memicu kerusakan struktur.

Permukaan Beton Kurang Halus

Kondisi permukaan beton yang kurang halus juga bisa jadi salah satu faktor penyebab kebocoran pada atap dak. Biasanya ini terjadi karena proses pengerjaan dan finishing yang tidak sempurna.

Jika permukaan beton tidak halus, maka bisa dilihat ada banyak pori-pori besar di sana. Pori-pori inilah yang nantinya akan menjadi celah bagi air untuk masuk dan memicu kebocoran.

Permukaan yang kurang halus ini bisa saja muncul karena adanya keretakan. Hanya saja keretakan tersebut seringkali tidak disadari dan pada akhirnya akan membuat kebocoran yang lebih parah.

Pemilihan Bahan Waterproofing yang Tidak Tepat

Demi mencegah kebocoran pada atap dak biasanya dilakukan waterproofing. Namun jika pemilihan bahan pelapis kedap air yang akan dipakai saja tidak tepat maka hasilnya pun akan jadi kurang optimal.

Saat ini kita bisa menemukan banyak sekali pilihan bahan pelapis anti-air di pasaran. Tentunya dengan catatan harus lebih teliti lagi untuk memilih produk berkualitas terbaik yang memiliki daya tahan kuat dan tahan lama. Tujuannya demi memastikan produk tersebut bisa melindungi permukaan atap dak secara optimal.

Selain itu manteman juga perlu mempertimbangkan fungsi spesifik dari bahan pelapis anti-air yang akan dipakai. Pastikan bahwa bahan yang dipilih memang bisa digunakan pada permukaan atap dak.

Antisipasi penyebab dak beton bocor

Antisipasi Atap Dak Beton Bocor

Kebocoran pada atap dak beton sebenarnya bisa dicegah dengan langkah waterproofing. Proses ini bisa kita lakukan dengan mengandalkan bahan pelapis anti-air yang berkualitas. Kabar baiknya , kita dapat memilih produk waterproof dari Sika untuk mendapat hasil terbaik.

Sika merupakan pencetus produk waterproofing semen pertama di Indonesia dan telah memiliki pengalaman hingga 113 tahun. Wow... lama pisan nya?

Tidak hanya itu, Sika berpengalaman menangani beragam proyek global. Salah satunya di Indonesia yakni proyek hotel dan resor di Yunani.

SikaTop®-107 Plus atau SikaTop®-107 Seal ID bisa menjadi pilihan tepat untuk digunakan pada atap dak. Keduanya merupakan produk waterproofing yang berkualitas dan membuat atap dak beton awet.

SikaTop®-107 Plus adalah waterproofing yang baik digunakan untuk internal dan eksternal. Produk ini mampu menutup retakan  di atas beton, mortar, bata, dan baja pada tangki air, kamar mandi, toilet, kolam ikan, hingga balkon.

Tidak berbeda jauh, SikaTop®-107 Seal ID merupakan campuran sudah tertakar sehingga mudah dicampur dan digunakan dengan konsistensi yang dapat disesuaikan untuk aplikasi menggunakan kuas atau trowel.

Selain itu, memiliki daya rekat yang sangat baik pada substrat yang keras, kedap air, dan ketahanan yang baik terhadap abrasi dan pengikisan.

Produk Sika tidak retak atau susut jika digunakan sesuai petunjuk, tidak korosif, tidak mudah terbakar, dan tidak beracun, serta memiliki sedikit fleksibilitas.

Jadi, segera gunakan SikaTop®-107 Plus atau SikaTop®-107 Seal ID sebagai pelapis anti air atap dak beton di rumah.

Jika manteman tertarik untuk mengetahui spesifikasi produk lebih lengkap mengenai Sika, manteman bisa klik di sini ya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar