Selasa, 07 Mei 2024

Media Pendidikan Karakter

Dengan pendidikan karakter yang kuat, seseorang akan mampu mengatasi berbagai masalah dengan cara yang lebih baik. Yang bersangkutan akan belajar untuk mengendalikan emosi, berkomunikasi dengan baik, dan mencari solusi yang adil dan saling menguntungkan untuk semua pihak.

Pendidikan karakter yang membangun nilai-nilai dan norma dalam masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan karakter pada seseorang.

Mengapa pendidikan karakter sangat penting?

Saking pentingnya pendidikan karakter sebaiknya diterapkan sejak usia dini. Kenapa? Karena pada usia itu sangat menentukan kemampuan anak dalam mengembangkan potensinya.

Pendidikan karakter yang ditanamkan pada anak usia dini telah terbukti bisa mengantarkan anak menjadi matang dalam berpikir dan mengolah emosi.

Nah, karena pentingnya pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari itu, sehingga kita membutuhkan media untuk pendidikan karakter tersebut.

Apa itu Media Pendidikan Karakter?

Media pendidikan karakter bisa dibilang sebagai alat bantu atau pelengkap dalam berkomunikasi ketika menanamkan pendidikan karakter kepada anak.

Nah, alat bantu inilah yang disebut dengan media pendidikan, sedangkan komunikasi adalah sistem penyampainya.

Jenis Media Pendidikan Karakter

Media itu sendiri ada tiga jenis, yaitu media visual, media audio, dan media visual audio.

Media pendidikan karakter yang menarik dan memotivasi anak akan meningkatkan hasil serta karakter si anak itu sendiri.

Jadi media apa saja yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan pendidikan karakter kepada anak?

Alam Semesta Adalah Media Pendidikan Karakter

Semua Berpotensi Jadi Media Pendidikan Karakter

Media apa saja yang bisa digunakan untuk pendidikan karakter kepada anak?

Jawabannya adalah semuanya. Ya, semua yang ada di dunia ini sebenarnya bisa menjadi media untuk menerapkan pendidikan karakter kepada anak.

Apapun yang kita lihat dan kita dengar bukankah bisa menjadi guru kita? Hal yang baik dalam kehidupan ini dapat kita tiru. Sebaliknya, hal-hal yang buruk tidak boleh kita tiru. Itu inti pelajarannya.

Kembali ke media-media yang akan digunakan untuk menunjang pendidikan karakter, kita bisa ambil dari yang sederhana dan ada di sekitar kita saja dulu. Seperti buku, film atau drama, lagu, mainan, kisah orang lain, dan masih banyak lagi.

Yang penting usaha untuk membantu anak sehingga ia dapat memahami, memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai etika yang inti bisa tercapai.

Bukankah tujuan utama ditanamkannya pendidikan karakter sebagai ilmu pengetahuan yang berfungsi memperbaiki karakter manusia yang perlu ditanamkan sejak dini adalah untuk mencetak generasi berakhlak dan bermoral Pancasila yang masih dalam lingkup Revolusi Mental?

Macam-macam Media Pendidikan Karakter di Sekitar

Berbagai hal dapat menjadi media untuk mempelajari pendidikan karakter. Berdasarkan penjelasan di atas, media-media tersebut, seperti buku, film atau drama, dan kisah orang lain.

Buku

Ada pepatah yang mengatakan buku adalah jendela dunia. Dari istilah tersebut dapat kita tahu bahwa buku memberikan banyak ilmu terhadap manusia. Salah satu ilmunya adalah pendidikan karakter.

Berbagai buku menjelaskan karakter-karakter apa saja yang harus kita tiru dan yang tidak boleh kita tiru beserta definisi dan manfaatnya.

Contoh jelasnya bisa kita lihat dalam buku agama dan budi pekerti. Dimana dalam buku tersebut diajarkan bagaimana kita harus berperilaku jujur, hormat dan patuh terhadap orang tua dan guru, kerja keras, tanggung jawab, toleransi, dan masih banyak lagi.

Bukankah pendidikan karakter sebaiknya diterapkan sedini mungkin? Lalu bagaimana anak yang belum bisa membaca?

Jangan khawatir. Sudah ada banyak buku yang dibuat disesuaikan dengan usia anak. Seperti buku flanel cerita anak (buflaceria) yang dibuat memang untuk bayi, hingga bussy book yang bagi orang dewasa mungkin tak lebih dari benda menyerupybuku dengan warna yang begitu ngejreng?

Buku Media Pendidikan Karakter

Poster

Melalui media poster, anak juga bisa mendapatkan pendidikan karakter yang bahkan sampai dewasa akan selalu terus teringat.

Apakah ada teman yang bisa membayangkan nuansa kelas jaman sekolah dasar?

Masih ingatkah di sana banyak ditemukan tulisan dari karton berisi: Kebersihan Sebagian Daripada Iman; Rajin Pangkal Pandai, Hemat Pangkal Kaya; dan masih banyak lagi tulisan lainnya?

Meski sederhana poster tersebut telah menanamkan dalam benak anak bahwa kebiasaan baik (menjaga kebersihan, menabung, dan berhemat ) menghasilkan hal yang baik pula.

Komik

Jaman sekarang bacaan anak tidak hanya buku, tapi juga termasuk komik. Dalam cerita yang disuguhkan itu, bisa disisipkan kisah atau nilai-nilai pendidikan karakter. Anak secara tidak langsung akan mudah paham dan dengan sendirinya mengikuti hal mana yang baik dan menghindari apa yang buruk.

Komik Media Pendidikan Karakter

Film

Begitu banyak film atau drama yang memiliki berbagai cerita dari yang fiksi atau nonfiksi. Cerita yang ditonton anak tersebut tentu saja memberikan banyak amanat dan pelajaran.

Contohnya dari film Keluarga Cemara, kita bisa mengambil pelajaran hidup bahwa keluarga adalah harta yang paling berharga.

Masih ada pelajaran karakter lainnya seperti sesama manusia harus tolong-menolong, rendah hati atau tidak sombong, berani, sopan santun, dan masih banyak lagi.

Supaya anak makin paham, orang tua perlu membiasakan setelah menonton film atau drama yaitu mencatat amanat dari film atau drama tersebut agar cerita yang sudah ditonton dengan anak semakin bermanfaat.

Tapi harus diingat pula! Saat menonton perlu hati-hati karena tidak semua adegan dalam film atau drama baik untuk anak menontonnya.

Jadi oleh karena itu, kita perlu memilah tontonan apa saja yang sesuai untuk anak dan anggota keluarga.

Musik atau Lagu

Sebagaimana film juga buku, lagu anak pun banyak memberikan nilai pendidikan karakter yang bisa tertanam dalam jiwa mereka.

Selain mendidik, lagu anak juga bagus untuk perkembangan otak. Mempelajari musik bagi anak usia dini sangat penting untuk menunjang proses serta pembelajaran.

Musik dan Lagu Media Pendidikan Karakter

Dongeng atau storry telling

Banyak dongeng yang mengajarkan pendidikan karakter. Baik itu dongeng lokal maupun internasional.

Dongeng yang didengar anak bisa memperkuat imajinasi, meningkatkan empati dan pemahaman, memperkuat nilai dan etika, serta merangsang proses pemikiran kritis dan kreatif.

Karena itu mendongeng dapat dijadikan sebagai media pembentukan karakter pada anak usia dini.

Dongeng Anak Gembala dan Serigala mengajarkan kepada anak mengenai pendidikan karakter untuk jujur, tidak berkata bohong. Sekali berbohong selanjutnya orang tidak akan mempercayainya lagi.

Kisah inspiratif

Media yang bisa dijadikan perantara untuk menyampaikan pendidikan karakter lainnya yaitu kisah inspiratif orang lai.

Kisah yang memberikan banyak pelajaran dari kehidupan mereka yang bisa jadi acuan bagibirang lain untuk mengambil nilai baiknya.

Seperti kisah B. J. Habibie yang mengabdi kepada bangsa, atau kisah hidup seorang Maudy Ayunda yang tekun dan rajin belajar.

Mitos

Benarkah mitos juga bisa jadi media pendidikan karakter? Benar. Apalagi jika merujuk pada statement di awal artikel ini jika apa saja di seluruh semesta alam ini bisa jadi media pendidikan karakter, termasuk mitos.

Mitos kalong wewe terbukti mendidik anak untuk patuh terhadap perintah orang tua yang melarang keluyuran saat sore hari. Padahal, sore hari sudah seharusnya menjadi waktu anak untuk mandi, istirahat dan bersiap untuk mengaji atau belajar.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa apa pun bisa jadi media penyampaian pendidikan karakter kepada anak selama kita kritis, peduli terhadap sekitar, dan pandai memilah mana yang baik dan tidak.

Sebagai orang tua atau guru, kita hanya perlu lihat dan dengar apa yang ada di sekeliling kita. Lalu pergunakan ide dan pikiran untuk menjadikan perantara pendidikan karakter yang ingin kita tanamkan kepada anak.

Kejadian apa pun ambil positifnya dan hal yang negatif jadikan pelajaran dan jangan menirunya. Maka dari itu, segala sesuatu di dunia ini bisa menjadi guru pendidikan karakter untuk kita.

Nah, setelah mengetahui apa saja di sekitar kita yang bisa dijadikan sebagai media pendidikan karakter, selanjutnya kita cari tahu, yuk, bagaimana Penerapan Pendidikan Karakter Secara Sederhana, tapi Manfaatnya Luar Biasa pada artikel tersebut. Langsung klik aja ya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar