1444 Hijriyah ini tahun ke-dua saya berstatus sebagai non pekerja. Otomatis kedua kalinya pula saya tak memiliki anggaran pemasukan dari THR. Sedih? Ada dong dikit. Tapi lebih besarnya ke survive supaya bisa tetap produktif hingga meski jobless tapi saya tetap bisa punya penghasilan.
Jujur sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di pedesaan, mencari kerja seperti dulu cukup susah. Mau berbisnis atau berdagang, selalu gagal dan ujungnya tak menyenangkan. Pada dasarnya memang gak ada passion di sana kali ya.
Tips ketika sulit mendapatkan pekerjaan baru
Saya tidak ingin ngoyo. Bukankah hidup tetap harus berjalan? Yang bisa tetap saya lakukan, ya itu yang terus saya perdalam. Apalagi teringat petuah dari seorang blogger senior, dimana saya pernah meminta pendapatnya saat mengalami kesulitan mendapat pekerjaan baru.
Menurutnya penyebab orang tak lagi bekerja di tempat semula banyak faktor, mulai dari usia yang menua, tergantikan dengan generasi yang lebih mahir dan inovatif termasuk masalah lainnya.
Tips yang diberikannya simpel, tinggal perdalam ilmu yang berkaitan dengan media teknologi terbaru dan profesi kekinian. Itu saja.
Meski pada kenyataannya, ketika diberikan saran tersebut banyak yang mundur duluan karena udah males belajar. Jangankan untuk belajar lagi, yang ada pusing dan gak konsen karena kejar-kejaran dengan biaya hidup yang juga harus dipenuhi. Belum lagi urusan keluarga, bagi yang sudah berkeluarga seperti saya, ya kan?
Sementara disarankan cari kerja buruh kasar, yang tidak memerlukan skill juga tidak mau. Gengsi dan malas. Haha! Ada yang begitu?
Berkaca pada kondisi itu, saya bisa ambil pelajaran. Kita jangan terpaku dan mengharapkan hanya pada satu sumber. Karena who knows? Kapan pun perusahaan tempat kita kerja bisa bangkrut, kapan pun kita bisa digantikan orang lain, dan sebagainya.
Jadi, mengutip kalimat blogger senior di atas, selagi hayat di kandung badan, belajar lah apa pun yang bisa kita pelajari. Supaya saatnya tiba harus ninggalin kerjaan sekarang, sudah ada fondasi dan bekal pengetahuan serta ilmu lain yang bisa dijadikan sumber penghasilan.
Belajar lagi bisa dari berbagai sumber, mau kuliah lagi, kursus singkat atau belajar sendiri melalui tutorial online, dan sebagainya. Yang penting punya beberapa skill yang berbeda untuk berjaga-jaga.
Manfaat dari teknologi fiber optik dalam mendukung berbagai aktivitas
Saya harus bersyukur dengan adanya program internet masuk desa karena dengan adanya jaringan internet, meski tinggal di pelosok, saya bisa mensejajarkan diri dengan mereka yang tinggal di perkotaan.
Sejak tahun 2010 kami sudah berlangganan internet. Saat itu jaringan internet ke desa kami belum menggunakan jaringan fiber optik. Masih menggunakan kabel tembaga konvensional.
Semakin canggih teknologi dan meluasnya perkembangan jaman, seiring Telkom Indonesia yang terus mengembangkan jaringan IndiHome ke seluruh pelosok Indonesia agar layanan koneksi internet cepat tersebut dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia, pelayanan internet masuk desa semakin maksimal setelah diganti ke jaringan fiber optik.
Fiber optik adalah sebuah teknologi yang memungkinkan kita untuk menikmati layanan internet berkecepatan tinggi. Teknologi ini tidak terpengaruh oleh cuaca, sehingga wilayah pedesaan seperti tempat saya tinggal sangat cocok dengan teknologi ini.
Geliat perekonomian di desa pun terlihat makin meningkat. Dengan koneksi internet yang menggunakan teknologi fiber optik sudah banyak membantu berbagai aktivitas sehari-hari kami. Seperti jual beli online makin lancar, kegiatan ngeblog semakin baik, dan promosi desa wisata makin terkenal.
Pernah dengar berita yang sedang viral, rumah panggung Abah Jajang yang ditawar seharga 2 M karena view yang cantik menghadap Curug Citambur?
Sebelum Kecamatan Pagelaran dimekarkan menjadi Kecamatan Pasirkuda, kampung tempat Abah Jajang tinggal adalah tetangga desa menginduk ke Kecamatan Pagelaran, tempat saya tinggal.
Siapa sangka, rumah Abah Jajang yang lebih pelosok dari rumah saya lokasinya itu, kini jauh lebih terkenal dan banyak dikunjungi netizen termasuk Gubernur Jawa Barat, Kang Emil.
Semua itu berkat kecepatan internet yang bisa diakses yang sudah sampai di desa kami sehingga dunia bisa menyaksikan bagaimana suasana rumah dengan pemandangan surga dunia versi netizen.

Menikmati Akses Internet Cepat dan Efisien dengan Teknologi Fiber Optik
Saya pribadi banyak diuntungkan dengan adanya jaringan fiber optik ini. Pengguna internet sudah tahu lah, bagaimana kesalnya ketika menghadapi jaringan yang lola, alias loading lama, bukan? Setelah beralih ke jaringan fiber optik, permasalahan seperti itu tak lagi sering saya alami.
Banyak sekali manfaat dari teknologi fiber optik dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Pengalaman pribadi aja nih, dengan adanya akses internet yang cepat dan stabil itu, saya bisa menjalankan banyak aktivitas yang bisa menghasilkan cuan, meski saya diam di rumah saja sambil mengerjakan tugas ibu rumah tangga.
Manfaat Teknologi Fiber Optik dalam Mendukung Aktivitas Sehari-hari
Teknologi fiber optik memiliki banyak manfaat dalam mendukung berbagai aktivitas sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan akses internet dan telekomunikasi. Beberapa manfaat dari teknologi fiber optik yang saya alami, seperti :
Akses internet cepat dan stabil:
Memungkinkan saya sebagai pengguna untuk menjalankan berbagai aplikasi yang memerlukan koneksi internet yang stabil, seperti streaming video saat ikut acara webinar dari kementerian dan instansi lain, atau konferensi video bersama kawan aktivitas buruh migran yang berada di beberapa negara di luar negeri.
Kirim data cepat dan efisien:
Kecepatan dalam mentransfer data yang jauh lebih tinggi daripada teknologi kabel tembaga konvensional membantu banget suami mengirimkan dokumen yang diperlukan untuk akreditasi, sertifikasi, dan urusan lainnya yang berkaitan dengan instansi tempat kerjanya. Kini mentransfer file besar dan mengakses data dari jarak jauh bisa kami lakukan lebih cepat dan efisien.
Menggunakan aplikasi dan layanan digital lebih baik:
Menggunakan aplikasi Zoom, YouTube, dan Google Meet secara bersamaan kini gak lagi loading lama. Sangat menyenangkan saya bisa membuka sekaligus berbagai aplikasi dan layanan digital dengan lebih lancar dan tanpa hambatan.
Meningkatan produktivitas:
Dengan akses internet yang cepat dan stabil, saya dan masyarakat desa jadi bisa meningkatkan produktivitas dalam berbagai hal. Baik melakukan pekerjaan, jual beli bisnis online, mengirim email, menjalankan aplikasi bisnis, dan mengakses data dari jarak jauh.
Meski tinggal di pelosok Cianjur, masyarakat sudah bisa belanja apa pun termasuk gadget keluaran terbaru tanpa harus mengeluarkan ongkos lebih besar dan waktu lebih lama seperti kalau harus datang ke kota. Berkat adanya jaringan internet, masyarakat sudah bisa akses situs review gadget Pricebook sebagai situs perbandingan harga gadget yang berkualitas dan terpercaya.
Akses tontonan lebih baik:
Teknologi fiber optik yang dapat digunakan dalam mentransmisikan sinyal telepon dan televisi, mempermudah masyarakat dalam mengakses tayangan yang lebih baik dan lebih jelas baik saat berkomunikasi maupun menonton acara televisi.
Salah satu internet provider yang menawarkan teknologi fiber optik yang sudah ada di tempat saya adalah Indihome dari Telkom Indonesia. Sebagai pengguna setia Indihome selama belasan tahun tentu saja saya dan keluarga sangat mengapresiasi hal itu.

Kesimpulannya, dengan menggunakan teknologi fiber optik, saya dan masyarakat di desa ini sudah merasakan manfaat yang signifikan dalam mendukung berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari belajar, bekerja, dan hiburan.
Ramadan kali ini boleh saja saya berstatus jobless no THR, tapi dengan adanya internet masuk desa, alhamdulillah, saya gak lagi mati gaya. Yang ada saya tetap bisa produktif dan punya penghasilan meski recehan. Setidaknya bisa diandalkan sebagai cadangan THR untuk anak dan keponakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar