Cianjur yang sebelumnya dikenal sebagai kabupaten terbelakang di Jawa Barat beberapa waktu terakhir ini banyak disebut orang lagi oleh karena dua hal. Satu karena aksi KDRT yang dialami Lesti Kejora yang sebelumnya terkenal dengan Lesti DA Cianjur, dan kedua karena munculnya kampung manusia berusia panjang yang juga ternyata berada di Cianjur.
Kampung Adat Miduana di Kecamatan Naringgul, Cianjur akhir-akhir ini memang sedang viral dan menarik perhatian banyak pihak. Pasalnya masyarakat di desa wisata ini rata-rata berusia panjang, bahkan tidak sedikit yang usianya di atas 100 tahun. Wow, bukan?
Banyak yang berbisik, jika kampung Miduana ini patut disandingkan dengan Kepulauan Okinawa di negara Jepang sana yang lebih terkenal disebut sebagai “Taman Dewa” dikarenakan penduduk di sana disebut punya rahasia panjang umur.

Fenomena usia panjang warga Kampung Adat Miduana, Cianjur yang dihuni sebanyak 363 jiwa --14 warga di antaranya berusia di atas 90 tahun-- mulai menarik perhatian banyak pihak. Terlebih setelah tim riset dari Universitas Padjajaran melakukan penelitian di kampung tersebut.
Penelitian yang diadakan di Kampung Adat Miduana bertujuan untuk mengetahui bagaimana bisa kesehatan mereka mempengaruhi pola dan gaya hidup masyarakat yang ada di kampung adat di Kecamatan Naringgul tersebut.
Kearifan lokal dengan adat istiadat yang dipegang kuat secara turun temurun oleh masyarakat Kampung Adat Miduana dinilai telah membentuk komunikasi kesehatan yang baik. Semua itu dimulai dari pola makan, pola pikir, pola hidup, dan lifestyle lainnya.

Hasil dari penelitian mengemukakan jika pola makan yang sehat, pola pikir yang sehat, dan pola hidup sehat melalui olahraga rutin dalam aktivitas sehari-hari dapat memungkinkan masyarakat di Kampung Miduana menjadi berusia lebih panjang. Dan kebiasaan itu memang masih diwariskan secara turun menurun.
Dewan Adat Kampung Miduana, Bapak Rustiman, mengatakan jika masyarakat di Kampung Adat Miduana memiliki berbagai kebiasaan yang membuat usia mereka panjang.
Kebiasaan atau rahasia apa sehingga masyarakat di Kampung Miduana Cianjur sana memiliki usia panjang? Berikut empat rahasia di antaranya:
1. Pikiran yang Sehat
Lokasi kampung yang berada di tengah hutan antara pergunungan membuat Kampung Adat Miduana lingkungannya begitu asri dan alami. Jauh dari kebisingan kendaraan, maupun polusi udara. Hal itu membuat masyarakat kampung adat terhindar dari stress.
Masyarakat Kampung Adat Miduana masih terbiasa berinteraksi satu sama lain. Kehidupan sosial di sana terjalin begitu indah. Tak ada raut wajah masam, yang sering terlihat justru wajah yang ramah disertai senyum dan tawa riang saat masyarakat berinteraksi satu sama lainnya.
Bahkan masyarakat di sana memiliki aturan kalau ada masalah tetap harus dihadapi dengan kepala dingin termasuk saat menghadapi orang yang marah. Hal itu menjadikan di sana minim bahkan tidak ada konflik.
Hal itu yang menjadikan pola pikir masyarakat begitu sehat atau memiliki tingkat stress yang rendah.

2. Konsumsi Hasil Alam
Makanan juga menjadi salah satu rahasia usia panjang warga Kampung Adat Miduana. Masyarakat terbiasa memakan hasil bumi yang ditanam sendiri tanpa menggunakan zat kimia atau pestisida. Makanan tanpa MSG sudah terbiasa mereka konsumsi. Dalam memenuhi kebutuhan, masyarakat terbiasa memanfaatkan hasil alam, sehingga tidak pernah kekurangan dalam bahan pangan.
Waktu makan masyarakat Kampung Miduana sama seperti kita pada umumnya, dalam sehari terdiri dari sarapan, makan siang dan makan malam. Sesekali mereka juga menyiapkan camilan sehat di waktu siang dan sore hari.
Pola makan dengan jumlah yang tepat dengan frekuensi yang teratur dapat membuat tubuh menjadi sehat sekaligus ideal. Sebaliknya, pola makan yang berantakan akan mengacaukan jam biologis tubuh sehingga menimbulkan risiko terkena penyakit jantung dan diabetes.
Bahan untuk lauk pauk mereka cukup diambil dari alam di kawasan pegunungan yang mengelilingi Kampung Adat Miduana.
Alhasil makanan yang dikonsumsi masyarakat adat sangat sehat, berbeda dengan masyarakat di perkotaan yang cenderung memakan makanan cepat saji atau junkfood. Di perkotaan rasanya sulit menemukan mie tanpa MSG, bukan?
Btw, soal makanan sehat, kita bisa konsumsi mie instant tanpa MSG seperti Mie Jiwa Pagi dari Kobe.

Mie instan sehat memang susah didapat dan kalau ada harganya lumayan juga. Tapi kalau sekelas mie Jiwa Pagi ini jelas mie instan yang sehat dengan cita rasa yang enak untuk mendukung pola hidup sehat.
Karena untuk mendapatkan tubuh yang sehat dimulai dari apa yang kita makan, mulai sekarang coba deh mulai mengonsumsi mie instan sehat Jiwa Pagi.
Perlu diketahui kalau mie Jiwa Pagi tanpa MSG ini terbuat dari sayur, mengandung vitamin A, B2, B9, zat besi serta zinc.
Mie instan sehat ini juga lebih rendah lemak karena tidak melalui proses penggorengan sehingga cocok dinikmati oleh siapapun yang sedang diet.
3. Alam yang Asri
Kampung Adat Miduana menyimpan pemandangan alam yang mempesona bak surga dunia. Lingkungannya yang berada di pegunungan jauh dari hiruk pikuk perkotaan membuat udaranya pun masih segar tanpa polusi.
Kampung adat ini memang jauh dari kota Cianjur. Desa Balegede Kecamatan Naringgul lebih mudah diakses dari Kabupaten Bandung, daripada dari kota Cianjur.
Meski jarak lebih jauh jalur Cianjur selatan menyuguhkan pemandangan alam yang indah selama perjalanan. Mulai perkebunan teh di daerah Sukanagara, perbukitan dan sawah dari Pagelaran sampai Cibinong, lalu pemandangan lepas pantai sepanjang Sindangbarang sampai Cidaun.
Memasuki Kecamatan Naringgul pemandangan pegunungan dengan beberapa air terjun yang sangat indah jadi suguhan mata. Ada camping ground dengan pemandangan di bawah sana hamparan lahan pesawahan dan perbukitan yang indah. Tidak salah jika ada yang menganggapnya sebagai surga di pelosok Cianjur selatan.
Kondisi lingkungan alam terjaga sehingga menghasilkan udara yang segar sangat baik untuk paru-paru. Itu juga yang membuat masyarakat kampung ini sehat selalu, terhindar dari beragam penyakit pernapasan.
4. Beraktivitas Sambil Olahraga
Bukan hanya karena makanan, alam yang asri, dan pikiran yang jauh dari stres, aktivitas masyarakat sehari-hari juga memungkinkan mereka sehat hingga dapat berusia panjang.
Warga di Kampung Adat Miduana setiap hari harus naik turun gunung untuk pergi ke ladang dan bertani. Bagi orang kota, aktivitas sehari-hari itu mungkin masuk dalam olahraga yang cukup berat. Namun lantaran sudah terbiasa dengan aktivitas berat itu sejak kecil, masyarakat di Kampung Adat Miduana menganggapnya sebagai hal biasa.
Sehingga tanpa disadari kegiatan yang masuk dalam kategori olahraga itu membuat mereka tetap bugar di usia senja. Bahkan di usia yang menyentuh 90 tahun pun, banyak warga kampung adat yang masih bisa beraktivitas ke ladang atau mengambil air sadapan pohon aren untuk dijadikan gula.
Pentingnya Melakukan Gaya Hidup Sehat Mulai dari Pola Makan
Setiap orang tentu ingin memiliki kesehatan yang baik dan tak gampang sakit. Karena dengan tubuh yang sehat dapat menunjang seseorang menjalani aktivitas sehari-hari dengan efektif. Dalam menjaga kesehatan ada beberapa cara yang bisa dilakukan salah satunya dengan mengatur pola makan dan asupannya.
Menurut P2PTM Kemenkes RI, kebiasaan yang baik dalam pola makan sehat ada lima, yaitu:
- Budaya minum air putih paling sedikit 8 gelas perhari (2 liter/hari)
- Banyak konsumsi buah dan sayur
- Memilih sumber pangan yang segar dan diolah dengan cara direbus atau dikukus
- Mengurangi konsumsi kecap, saus, penyedap rasa, pemanis, pengawet, perasa sintetis
- Budaya membaca label sebelum memilih makanan kemasan atau makanan siap saji

Mengurangi MSG jadi hal yang penting untuk menjalani pola makan yang sehat. Untuk memaksimalkan pola makan sehat yang kita jalankan mulai sekarang yuk kita kurangi penggunaan MSG. Salah satu produk yang bisa menjadi pilihan karena tidak mengandung MSG adalah mie instan sehat Jiwa Pagi dari Kobe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar