Jumat, 12 Agustus 2022

Keampuhan Obat Tradisional Minyak Lemak Ayam Kampung

“Ayam Pak Iwan Mati!”

“Cepat bilangin, lihat belum mati itu... Masih keburu disembelih.”

“Ayo ayo kita antarkan...”

“Assalamualaikum!”

“Pak Iwan, ini ayam hitam Bapak mau mati nih...”

Sangat berisik suara-suara di luar terdengar dari tempat saya mencuci pakaian. Tapi saya memilih untuk lanjut membilas, merasa suami ada di depan, jadi bisa langsung menemui mereka. Sambil dalam hati berpikir, ayam kami mana lagi nih, yang mau mati?

Sudah beberapa hari ini ayam di kampung kami banyak yang nguyung. Apa ya istilah bahasa Indonesia nya? Yah ayamnya jadi muram gitu lah tidak sehat. Lama-lama biasanya kedapatan mati saja. Dan kebanyakan kalau nguyung seperti itu ayamnya langsung kami sembelih. Soalnya penyakit ayam begitu suka menular. Jika dibiarkan bisa menularkan ke ayam yang lain. Dan karena itu sepertinya pagi ini kami terpaksa harus menyembelih ayam lagi...

“Bu, gimana ya, ini kan ayam kita yang masih bertelur?” Suami membawa ayam hitam, wajahnya sedikit menyiratkan rasa sedih.

Telur-telur muda di tubuh si hitam. Terpaksa meski sedang bertelur kami sembelih karena nguyung, mengidap penyakit yang menular

Oalah, iya, itu ayam kami yang baru bertelur beberapa butir saja di kandang. Kasihan kamu ayam, masih dara baru bertelur sekali ini saja udah kena penyakit.

“Ya mau gimana lagi, kita sembelih aja. Daripada menular dan makin banyak yang kena tetelo.” Saya gak kalah berat hati mengucapkannya.

Suami pun menyembelih ayam sendiri di belakang. Saya segera menyiapkan air panas untuk mempermudah mencabut bulu si hitam. Suami sudah tahu kalau sudah sedia air cukup panas ia akan melakukannya sendiri. Benar saja, selesai menjemur pakaian, sudah saya dapati daging ayam yang telah dipotong dan dicuci bersih. Selanjutnya tugas saya memberi bumbu.

Saya lihat lemak si hitam cukup banyak. Yah maklum saja si hitam kan emang sedang bertelur. Kami terpaksa menyembelihnya karena sakit.

Tiba -tiba saya kepikiran untuk membuat obat tradisional Minyak Lemak Ayam Kampung. Mungkin orang belum banyak tahu kalau lemak ayam kampung ini bisa jadi obat mujarab khususnya untuk obat oles saat kena knalpot, setrika, air panas, dan sebagainya yang berkaitan dengan api atau panas.

Sebagian lemak dari tubuh si hitam, ayam kampung yang kami sembelih

Darimana saya tahu minyak lemak ayam kampung ini bisa jadi obat? Ya dari pengalaman dan ramuan tradisional orang tua kakek dan nenek.

Seolah membuka kembali nostalgia lama, kamar kenangan memori dalam kepala saya seolah diputar ulang. Dimana masa kecil saya di Bandung yang jalingkak (tomboi) sering celaka saat bermain kakarbitan (sejenis meriam tradisional dari bambu berbahan bakar karbit dan dibakar, menghasilkan suara seperti bom) atau saat berpura-pura duduk manis bermain papasakan ala anak perempuan, tangan saya selalu race (tidak mulus, banyak bekas luka) kena cipratan minyak panas, atau arang dari kayu bakar akibat ulah jahil saya dan teman-teman.

Setelah pindah ke Tasikmalaya, kelakuan saya tidak berubah, tetap tomboi dan banyak bermain yang cukup membahayakan. Namun di tempat nenek dari pihak bapak ini kalau saya kena luka bakar atau kecipratan minyak/air panas, nenek selalu sigap mengoleskan minyak hayam (ayam). Saat saya masih kecil, saya pikir itu minyak goreng biasa saja karena warna dan bentuk tidak beda dengan minyak goreng pada umumnya. Namun hasilnya sangat ampuh. Bekas luka bakar atau kesiram air panas yang biasanya suka menggelembung lalu pecah dan meninggalkan perih kalau kena air jadi cepat kering dan sembuh. Tidak ada kulit yang mengelupas dan tidak berbekas.

Setelah pindah ke Cianjur, ada keponakan yang betisnya kena knalpot panas, saya berinisiatif mau mengobati dengan mengoleskan minyak sebagaimana dulu nenek mengoleskan minyak mengobati luka bakar di tubuh saya. Tapi ibu saya langsung memberitahukan kalau minyak yang saya ambil dari dapur itu bukan minyak hayam.

“Emang beda, Mah?”

“Ya beda. Minyak hayam itu minyak yang dibuat dari lemak ayam kampung. Bukan minyak kelapa atau sawit meski penampakannya sama.”

Sejak itu saya penasaran dan mencari informasi terkait minyak hayam. Tapi sejauh ini cari di gugel pun belum mendapatkan jawaban yang memuaskan. Entah mungkin belum ketemu saja, ya.

Tapi khasiat dari minyak hayam ini sungguh sangat saya dan keluarga rasakan kemanjurannya. Suami, saya dan Fahmi pernah kena knalpot panas tapi alhamdulilah di kaki kami tidak ada bekasnya. Itu syariatnya ya pas kena knalpot panas segera olesi minyak hayam. Padahal luka bekas knalpot itu kan kalau lihat teman yang pernah kena walau sudah lama tapi berbekas hitam dan jelas banget terlihat. Begitu juga kalau kena api, kasundut, kecipratan minyak goreng panas, segera saja bagian yang kena itu olesi minyak hayam. Insyaallah tidak lama rasa panasnya hilang, tidak melepuh dan cepat kering. Kena air pun tidak perih.

Ibu sampai sengaja pesan ayam kampung untuk diambil lemaknya karena saya keukeuh mau buat minyak hayam sendiri. Ibu pun mengajari saya membuat minyak hayam berdasarkan pepatah dan ajaran dari nenek.

Minyak hayam. Minyak yang berkhasiat untuk mengobati kena luka bakar, terbuat dari lemak ayam kampung

Minyak lemak ayam (Gallus domesticus) adalah salah satu obat tradisional yang sepatutnya dijaga dan dilestarikan meski obat-obatan modern yang memiliki khasiat yang sama sudah banyak diperjualbelikan. Bukan hanya minyak lemak ayam kampung ini saja, tapi masih banyak ramuan obat tradisional lainnya secara Indonesia ini kan negara yang memiliki kekayaan hayati yang cukup besar yang dapat dikembangkan.

Banyak sekali obat tradisional yang terbuat dari bahan tumbuhan, hewan, mineral, sediaan sarian atau galenik, atau campuran dari bahan tersebut, yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman.

Baca literatur terkait obat tradisional, disebutkan jika masyarakat Indonesia sudah menggunakan obat-obatan tradisional sejak zaman kerajaan, era perjuangan kemerdekaan, hingga era perkembangan dan kemajuan saat ini.

Obat tradisional yang merupakan obat asli Indonesia harus kita lestarikan meski perkembangan ilmu  pengetahuan dan teknologi saat ini sudah lebih canggih. Paling tidak obat tradisional terus dikembangkan serta diusahakan agar menjadi bagian dari pengobatan formal di Indonesia. Bukankah ini sejalan dengan tren ‘back to nature’ yang berkembang pada masyarakat kita saat ini? Tidak hanya dari segi pengobatan, tapi meliputi juga pola pikir, gaya hidup, dan kesehatan mental.

Karena itu saya kepikiran untuk menulis tentang khasiat dan keampuhan minyak lemak ayam kampung ini. Mungkin ada yang belum tahu sehingga cara buat dan manfaat minyak hayam ini bisa lebih bermanfaat. Secara saya alami sering search informasi dari internet dan jika mendapatkan informasi yang kita inginkan itu wuih, senang bukan main.

Baiklah, semoga langkah yang saya sampaikan berikut ini bisa dipahami ya.

Langkah membuat minyak hayam (Minyak Lemak Ayam Kampung)

Bahan:

Lemak ayam kampung

Lemak ayam kampung bisa didapatkan lebih banyak dari ayam kampung yang sedang bertelur

Alat:

Wajan dan wadah tertutup untuk menyimpan minyak. Disarankan untuk tempat minyak lemak ayam ini menggunakan botol kaca.

Cara buat:

🌼 Ambil lemak dari ayam kampung. Tiriskan jangan sampai membawa air.

🌼 Panaskan wajan, masukkan lemak ayam kampung hingga semua bagian lemak meleleh menjadi minyak. Selama memanaskan lemak gunakan api kecil.

🌼 Setelah lemak berubah jadi minyak semua, dinginkan. Saring dan masukkan ke wadah tertutup. Selesai.

🌼 Minyak sudah bisa dipakai sebagai obat oles jika ada luka bakar atau kena knalpot panas. Oleskan sesegera mungkin ketika terbakar sampai merata dan secukupnya. Ulangi jika minyak yang dioles telah mengering.

Saat disimpan, jangan heran kalau minyak lemak ayam kampung ini akan membeku meski tidak disimpan di dalam lemari pendingin. Saat akan menggunakan, cairkan saja dengan cara memanaskan dari wadahnya langsung. Biasanya yang saya lakukan dengan menyalakan api kompor lalu dekatkan botol kaca berisi minyak lemak ayam kampung itu sambil dibolak-balik sampai minyak di dalam yang membeku meleleh. Itu alasannya di awal disarankan tempat untuk menyimpan minyak lemak ayam kampung ini terbuat dati botol kaca.

Mengingat keampuhan dari obat tradisional minyak lemak ayam kampung ini sudah saya buktikan, banyak orang yang meminta minyak lemak ayam kampung ini ketika ada yang kena api atau terbakar dan mereka mengatakan sembuh, sehat seperti sedia kala. Kalau bisa memproduksi lebih banyak, kepikiran juga saya bisa menjual minyak lemak ayam kampung ini. Tapi tentu saja masih perlu pendampingan dari pihak yang kompeten.

Pengembangan obat tradisional perlu dilaksanakan dengan langkah yang tepat. Upaya pengembangan obat tradisional bukanlah semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Bisa saja terjadi kekeliruan dalam meramu obat tradisional, peran pemerintah untuk meluruskan dengan menurunkan ahli farmasi supaya bisa memaksimalkan racikan obat tradisional sehingga khasiatnya makin tidak diragukan.

Teman-teman ada yang punya pengalaman dan pengetahuan tentang obat tradisional lemak ayam kampung ini? Kiranya berkenan untuk share ide, pemikiran, dan masukannya sehingga kita bisa berbagi informasi...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar