Ketika menengok teman suami yang sedang sakit di RSUD Cianjur, saya melihat seorang pasien seusia Fahmi sedang berjemur ditemani --sepertinya-- ibunya. Kedua tangan anak itu mungkin terluka sehingga dibalut perban. Mulai dari ujung jari sampai siku. Di pangkuannya sebuah ponsel sedang menyala. Mata anak itu fokus ke layarnya yang kemungkinan sedang menayangkan film. Mungkin film kesukaan anaknya itu karena sesekali ibunya yang menemaninya ikut melihat, menunjuk-nunjuk pada layar ponsel dan berkomentar.
Saat ini ada banyak cara untuk bisa menonton film atau serial dengan mudahnya. Dengan kemajuan teknologi, ada banyak platform yang bisa digunakan dan menonton pun di mana saja dan kapan saja, termasuk oleh pasien yang seusia putra saya dengan kondisi tangan belum bisa berfungsi dengan normal.
Bagi sebagian orang menonton bisa jadi jalan untuk membunuh rasa bosan. Saya dan Fahmi yang tidak bisa masuk ke RSUD karena anak dilarang masuk dan Fahmi tidak mau ditinggal sendirian sehingga saya memilih menunggu suami bersama Fahmi di luaran pun merasakannya. Menunggu itu membosankan kalau tidak ada hal yang bisa dijadikan hiburan. Ketika saya dan Fahmi membuka ponsel, otomatis bosan itu terlupakan dan masing-masing malah asyik dengan gadget di tangan.
Saya sendiri tidak berlangganan platform streaming film legal meski dinilai harga cukup murah jika dibandingkan dengan konten yang disajikan para platform tersebut. Karena saya memang kurang suka menonton, lebih suka membaca dan mengetik kalau kebetulan ada ide terkait tulisan.Tapi di ponsel Fahmi, saya pasangkan aplikasi Viu, karena kebetulan mendapatkan voucher berlangganan selama setahun hadiah dari Mbak Dewi, teman sesama blogger. Setahun kalau dibiarkan kan sayang juga. Meski jarang dilihat, paling tidak bisa langsung buka informasi terupdate manakala teman mengulas sebuah film atau drama yang sedang hangat diperbincangkan.
Padahal saya lihat kalaupun kita sengaja berlangganan, harga termasuk terjangkau ya untuk satu bulan atau bahkan paket yang lebih murah jika berlangganan dalam waktu lebih lama sekaligus. Dengan membayar biaya tersebut, artinya kita sudah menghargai karya seni film atau tontonan milik orang lain.
Ada banyak platform streaming resmi yang bisa jadi referensi menonton film, sehingga mau nonton apapun cukup di tangan dengan full dan legal. seperti:-
Netflix
-
Viu
-
Disney+ Hotstar
-
Bioskop Online
-
GoPlay
-
HBO Go
-
CatchPlay
-
Iqiyi
-
WeTV
-
Vidio
Membunuh kebosanan, update tayangan film terbaru dan iseng lihat spoiler tayangan yang bakal keluar, sekarang ini cukup mudah dan murah, ya. Tidak hanya untuk dilihat sendiri, karena kita juga bisa sekaligus menonton secara bersamaan alias nonton bareng (nobar)
Aplikasi nonton bareng online saat ini yang sedang memiliki posisi tinggi yaitu Rave, Netflix Party, Kast, Scener dan Hearo Watch Party.FB Watch Together
Eh, sudah tahu belum, kalau di Facebook Messenger pun sekarang ini kan sudah ada fitur Watch Together, nah itu bisa kita pakai juga untuk nonton ramai-ramai alias nobar.Cara nobar di Facebook Messenger
Kalau udah install aplikasi messenger nya, tinggal membuat panggilan video call di Facebook dengan teman yang ingin kita ajak nobar. Kemudian, swipe ke atas, nanti akan muncul menu Watch Together. Setelah itu pilih berbagai video yang tersedia, ada kategori TV & Movies, Watched, dan Video.Nonton Bareng di Telegram Secara Online dengan Mudah
Jujur meski saya install Tele bersamaan dengan instal WhatsApp, tapi Tele jarang banget saya buka. Tapi sekarang saya mulai agak sering nengok Tele, setelah tahu di Tele pun kita bisa nobar.Cara nobar di Telegram
Bagaimana caranya? Kalau sudah terinstall aplikasi Telegram, tinggal buka aplikasi Telegram di ponsel. Buat grup obrolan baru bersama teman yang akan diajak nobar di Telegram. Setelah itu lakukan panggilan grup bersama teman tersebut. Kemudian setelah terhubung, kita bisa mengaktifkan fitur Share Screen yang ada di bagikan atas layar. Jadi deh bisa nonton bareng.Terobosan Buka Puasa Bersama Virtual
Buka puasa bersama secara virtual, dengan menu hidangan di rumah masing-masing, plus keriweuhan dengan anak dan aktivitas lainnya, asyik juga lho diadakan di Facebook Messenger dan atau Telegram Share Screen ini. Dan kalau di FB tentunya semua kalangan (teman-teman saya banyak tunggal di kampung dan punya nya akun Facebook saja) bisa diajak juga. Tidak seperti di zoom, banyak warga kampung yang jangankan install, malah tidak tahu itu apa. Nobar di FB Messenger sederhana sih, dan malah banyaknya acak-acakan, tapi sangat bermakna dan berkesan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar