Harus ekstra hati-hati buat teman-teman yang masih beraktivitas di luar rumah. Demi menjaga diri dan keluarga, penting untuk melakukan skrining kesehatan secara berkala.
Di kampung saya lagi merebak kena demam dan flu. Tapi banyaknya dianggap penyakit biasa yang nanti juga sembuh dengan sendirinya. Masyarakat pun tetap beraktivitas. Padahal, kita tidak tahu apakah mereka tertular atau justru menularkan?
Apalagi kalau pas banyak tetangga yang kena flu dan batuk. Gejalanya mirip dengan virus varian baru Omicron.
Varian ini diketahui jauh lebih mudah menular dibanding varian aslinya. Namun apakah penularannya lebih cepat dari varian sebelumnya kita masih belum mengetahui. Orang yang terinfeksi varian Omicron tetap bisa menularkannya ke orang lain meski telah divaksin dan tak bergejala.
Ada kemungkinan varian Omicron sebenarnya sudah ada di kampung saya pun sejak lama. Hanya kasusnya sulit terdeteksi sebab sebagian besar kasus Omicron itu bergejala ringan dan bahkan tanpa gejala. Mungkin itu yang bikin banyak orang tidak melaporkannya.
Namun, semua varian Covid-19 tetap memiliki kemungkinan menimbulkan gejala yang parah atau kematian. Terlebih pada orang yang berisiko. Jadi, kita harus tetap melakukan segala langkah pencegahan. buat saya sih mending lebih baik lakukan pemeriksaan secepatnya supaya lebih yakin dengan kondisi tubuh sendiri.
Dulu bisa dicirikan kalau hilang indra penciuman bisa jadi salah satu gejala khas Covid-19. Tapi sekarang banyak juga yang tidak disertai gejala hilang penciuman. Bahkan, seseorang yang mengalami gejala hilang indra penciuman bisa saja tes PCR-nya negatif.
Saatnya masyarakat dihimbau lebih cermat dalam memahami gejala Covid-19. Mengingat gejala penyakit ini sangat beraneka ragam, mulai dari batuk, pilek, demam, nyeri kepala hingga diare. Hafal, soalnya saya dan keluarga pernah mengalaminya juga, hehe ...
Biar gak harus bolak balik keluar masuk rumah demi bisa memenuhi kebutuhan selama isolasi mandiri (isoman), sebaiknya segera miliki aplikasi kesehatan yang sekaligus bisa memenuhi kebutuhan kita saat isoman.
Kita bisa kok beli obat atau vitamin secara mandiri sehingga proses penyembuhan semakin cepat. Tapi ingat belinya jangan di tempat sembarangan. Pilih tempat yang resmi dan direkomendasikan Kementerian Kesehatan.Selama masa penyembuhan, kita harus memperhatikan asupan makanan bernutrisi dan vitamin untuk membantu tubuh melawan infeksi. Nah saat isoman di rumah, ada beberapa rekomendasi vitamin yang bisa dikonsumsi untuk membantu tubuh dalam melawan virus.
Daftar vitamin yang direkomendasikan saat isolasi mandiri ialah dengan mengonsumsi vitamin C dan vitamin D.
Vitamin C dapat membantu mengurangi peradangan berkat sifat antioksidannya. Biasanya, vitamin C sering diminum untuk membantu meredakan gejala pilek.
Vitamin D berfungsi untuk membantu mempertahankan kadar kalsium dan fosfor darah dalam tubuh. Namun, vitamin D juga dapat melindungi diri dari infeksi pernapasan.
Berdasarkan uji klinis yang terbit dalam Journal of Pharmacology and Pharmacotherapeutics, konsumsi vitamin D dapat mengurangi risiko terhadap gejala parah infeksi saluran pernapasan secara signifikan.Sumber vitamin D yang paling baik bisa didapatkan dari paparan sinar ultraviolet matahari. Namun bisa juga kita mendapatkannya dari suplemen khusus atau makanan seperti ikan, kuning telur dan konsumsi minum susu.
Vitamin yang tak kalah penting untuk membantu kondisi selama menjalani isolasi mandiri adalah vitamin B kompleks, salah satunya vitamin B6. Jadi pastikan mengonsumsi vitamin B kompleks yang cukup, baik dari suplemen maupun makanan.
Selain mengonsumsi vitamin, pasien dengan gejala ringan bisa melakukan terapi simptomatik yakni mengobati setiap gejalanya. Contohnya jika mengalami batuk maka minum obat batuk.
Beli vitamin, beli obat dan beli susu dengan mudah aman dan terpercaya bisa kita lakukan di SehatQ.com. Selain keamanan transaksi produk di SehatQ terjamin, dengan membeli di SehatQ juga bisa mendapatkan diskon sampai 20% dengan kode voucher untuk dapatkan potongannya. Hemat dan praktis, bukan?Sudah tahu apa itu SehatQ?
Sebagai informasi, SehatQ adalah aplikasi kesehatan digital keluarga yang sudah berdiri sebelum hadirnya pandemi Covid-19, tepatnya pada November 2018.Di SehatQ, selain bisa membeli berbagai kebutuhan obat dan vitamin kita juga bisa mengakses berbagai layanan kesehatan, mulai dari chat dokter, booking dokter dan layanan kesehatan lainnya.
Ada beberapa fitur SehatQ yang bisa melengkapi kebutuhan kita saat melakukan isolasi mandiri, seperti Fitur Toko, Produk Toko, Kategori Toko, Toko Merchant, Booking, Promo, Artikel, Chat Dokter, Penyakit, Forum, Review, dan Tes Kesehatan.
Kelebihan Aplikasi Kesehatan Keluarga SehatQ:
1. Memudahkan membeli produk kesehatan.
Saat melakukan isolasi mandiri, kita memerlukan banyak produk kesehatan. Cukup pilih, bayar dan tunggu karena belanjaan kita akan diantar.2. Bisa booking dokter tanpa ribet
Langsung ketemu dokter pilihan, tinggal datang sesuai perjanjian tanpa harus antre.3. Konsultasi bisa dimana saja dan kapan saja
Daripada menebak-nebak mending ngobrol langsung konsultasi dengan dokter sehingga kesehatan kita segera terdeteksi.4. Bersertifikat PSEF
Tidak perlu khawatir, karena selain terjamin keamanannya aplikasi SehatQ juga memiliki sertifikasi PSEF (Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi) yang dikeluarkan langsung oleh Kementrian Kesehatan.Sertifikasi PSEF merupakan sertifikasi tanda kalau SehatQ telah menjalankan pelayanan kefarmasian berbasis internet sesuai dengan peraturan pemerintah.
Coba kunjungi fitur Toko SehatQ yang menyediakan berbagai kebutuhan saat melakukan isolasi mandiri. Selain melayani penjualan obat dan vitamin, layanan kesehatan SehatQ juga menyajikan beragam informasi seputar kesehatan.
SehatQ sendiri bisa diakses melalui website atau dengan mengunduh aplikasi di Google Playstore dan App store.
Buat teman-teman yang domisili di kota besar, jika melakukan pemesanan layanan swab test di SehatQ yang bekerjasama dengan faskes terpercaya sekarang, maka berkesempatan mendapatkan bonus cashback GoPay sebesar 20%. Lumayan banget kan ya....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar