Diberlakukannya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat di Jawa-Bali sangat berdampak pada perekonomian masyarakat, termasuk keluarga saya. Keluarga yang lain masih mending karena masih bisa mengandalkan dana bantuan sosial ini itu, lah keluarga saya dapat bantuan darimana?
Padahal saat saya dan suami harus berobat, bahkan memutuskan untuk isolasi mandiri seperti sekarang, berbagai kebutuhan hidup terus bermunculan tiada henti. Kondisi tinggal di pedesaan memang tidak bisa disalahkan. Namun mahalnya harga-harga yang harus dipenuhi demi tercapainya target sehat yang diharapkan sungguh sangat diluar kemampuan keuangan kami.
Tabungan semakin menipis sementara kondisi saya dan suami sudah seminggu lebih ini rasanya tidak ada tanda-tanda menuju kesembuhan seperti yang selalu kami panjatkan dalam setiap doa. Alih-alih bisa menjaga kewarasan saya dan suami, yang ada kami stress tertekan. Berobat salah, tidak berobat jelas makin salah.
Berobat dari kampung biaya yang dibutuhkan tidak sedikit. Ke dokternya saja di rumah sakit umum daerah (RSUD) Cianjur jaraknya tiga jam kendaraan dari rumah. Biaya darimana sementara saya dan suami sama-sama membutuhkan penanganan.
Pinjam ke orang lain sama saja bohong. Tahu sendiri sekarang ini jangankan memberikan pinjaman, tabungan masing-masing keluarga yang ada saja sedikit demi sedikit terus dipakai untuk biaya hidup setiap hari. Sudah tahu sama tahu saat PPKM diberlakukan seperti sekarang banyak yang tidak bisa mencari nafkah. Sementara kebutuhan untuk makan dan jajan anak tidak bisa ditangguhkan. Jadi wajar kalau penolakan secara terang-terangan langsung keluar dari mulut mereka manakala saya utarakan sekiranya ada kami mau meminjam uang.
Keluarga saya jelas tidak mungkin dimintai pinjaman secara biaya hidup sehari-harinya saja saya tahu sendiri bagaimana susahnya mereka mencari sesuap nasi setiap hari.
Pinjam ke teman apalagi. Teman boleh diaku teman, tapi saat melalui masa-masa sulit seperti sekarang, urusan hidup jadi tanggung jawab masing-masing. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha, apapun keperluannya jelas akan mengutamakan kebutuhan untuk menghadapi lebaran lebih dahulu.
Sedihnya, ketika saya menagih uang kepada mereka yang telah meminjam uang saya dulu, bukannya sigap membayar, sebagaimana janji manis yang telah mereka ucapkan, yang ada mereka malah lebih galak daripada saya. Tidak ingat bagaimana mereka merengek dan berkata manis memohon-mohon minta diberi pinjaman uang kepada saya. Sekarang giliran saya memerlukan, alih-alih mengembalikan, atau berkata sedikit sopan sebagaimana dulu saat mereka meminjam uang. Yang ada malah balik menyerang.
Mungkin seperti ini fenomena dunia terbalik. Susahnya ambil uang sendiri yang dipinjam oleh teman atau saudara. Bukannya bisa menyelesaikan masalah, yang ada malah muncul lagi masalah-masalah yang baru.
Saya sudah lelah sendiri dengan penyakit yang diderita, apalagi kalau mikirin mereka yang mengkhianati kepercayaan yang saya berikan. Geus we lah kumaha karepna we...Dan ternyata Tuhan masih menyayangi saya dan keluarga, ketika saya hampir putus asa, saya dipertemukan dengan aplikasi pinjaman online cuma modal KTP aplikasi singa.id untuk membantu mengatasi kebutuhan pinjaman online yang cepat, aman dan terpercaya karena sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Singa Fintech atau singa.id adalah milik perusahaan PT. Abadi Sejahtera Finansindo yang menyediakan layanan pinjaman online mikro pertama di Indonesia dengan nama Singa.id
PT. Abadi Sejahtera Finansindo merupakan badan hukum yang didirikan berdasarkan Hukum Republik Indonesia. Berdiri sebagai perusahaan yang telah terdaftar dan dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dengan Nomor Registrasi S-1075/NB.213/2018.
[caption id="attachment_11160" align="aligncenter" width="300"]
Meminjam uang untuk kebutuhan darurat seperti untuk biaya berobat saya dan suami dari singa.id selain bunga pinjaman lebih rendah dari pinjaman lainnya, juga uang yang kita pinjam cukup cepat diprosesnya. Hal yang bikin tenang lainnya, selain uang bisa diterima dalam waktu yang singkat, juga keamanan dan transparansi transaksi bagi pemberi maupun penerima pinjaman sangat jelas. Data yang kita berikan aman dan tidak akan diperjualbelikan.Cara mudah pinjam uang di singa.id:
- Install aplikasi singa.id lalu buat akun di sana. Daftar dan konfirmasi akun dengan menekan tautan aktivasi yang dikirim ke email yang kita daftarkan
- Pilih jumlah dan jangka waktu pinjaman. Karena dana darurat, sebaiknya sesuaikan dengan kemampuan kita ya. Lanjut lengkapi formulir dan data diri.
- Setelah semua formulir diisi, baca ulang syarat dan ketentuan dengan seksama, lalu centang tanda setuju.
- Tidak menunggu lama apalagi drama seperti saat pinjam uang ke teman atau saudara, kita bisa menerima uang yang kita pinjam dengan cara ditransfer ke rekening yang kita isikan saat mengisi formulir. Nah mudah dan cepat kan?
Saya kira dengan proses yang cepat dan mudah seperti itu semua bakal setuju kalau saya bilang singa.id ini adalah aplikasi pinjaman online terbaik dan sangat membantu kebutuhan keuangan kita apalagi dalam keadaan serba darurat.
Daripada pinjam uang ke teman atau saudara cuma menghasilkan drama tak ada akhirnya, udah deh mending pinjam uang ke aplikasi yang sudah pasti saja seperti singa.id ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar