Sabtu, 22 Juni 2019

Hararu Makanan Gaya Jepang Halal di Jember

Hararu Makanan Gaya Jepang Halal di Jember

Seharusnya semalam itu kami turun di Jember, tapi beralih jadi turun di Rambupuji karena akan ada Rizal youtuber asli Jember yang menjemput. Keluarga saya dan Elisa Koraag malam itu akan menginap di kediaman Rizal, sebelum memulai acara family trip yang akan dimulai hari ini, Sabtu 22 Juni 2019.

Begitulah akhirnya keluarga petualang dari Cianjur beserta Elisa Koraag menggunakan moda transportasi kereta api untuk menuju Jember Jawa Timur dalam rangka Sueger Fam Trip 2019. Sabtu pagi bertolak dari kediaman Rizal kami berkumpul di Hararu Kaffee yang berada di sekitar Stasiun Jember bersama 18 blogger nusantara lainnya yang berasal dari berbagai daerah ditambah 10 orang blogger lokal asal sekitaran Jember. Sueger Fam Trip 2019 ini acara yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Jember bekerja sama dengan Komunitas Blogger Jember Sueger. Berkat itu semua saya dan keluarga akan bisa mengeksplor Jember selama 3 hari 2 malam ke depan. Cerita pertama yang akan saya ulas adalah tempat sarapan pertama kami ini di Hararu Japanese Food Jember

Hararu artinya halal. Karena tidak ada kata lafal L maka halal dalam dialek Jepang kata halal menjadi kata Hararu. Pemiliknya adalah kolaborasi dua orang akhwat cantik yaitu Mbak Febri dan Mbak Dian. Keduanya adalah sahabat Mbak Prita, blogger Jember sekaligus panitia acara Sueger Fam Trip 2019 ini.

Berkonsep ala Jepang, bangunan Hararu Japanese Food Jember yang terkesan mirip bangunan jadul itu sangat mencolok keberadaannya yang lokasinya persis ada di depan Stasiun Jember. Jl. Wijaya Kusuma No. 50 Patrang, Kabupaten Jember.

Saya perhatikan bangunan yang ditempati Hararu ini memang bangunan yang masih dalam ruang jangkau PT. KAI. Bentuk atap, kusen jendela semua mirip dengan bangunan jadul lainnya milik jawatan kereta api Indonesia. Yang keren itu design Hararu mempercantik bangunan jadulnya jadi tempat hang out yang kekinian. Kursi dibuat dari paduan drum dan kayu yang uratnya terlihat kontras. Lampion merah menyala digantung di langit langit kafe bikin suasana ramai terasa semakin semarak.

Kafe yang buka 24 jam ini sangat instagramable dan asik buat dikunjungi berbagai kalangan usia. Sambil nunggu jadwal keberangkatan kereta, kita bisa foto-foto beragam latar suasana di Hararu, disambi menikmati berbagai hidangan ala Jepang, pastinya.

Pagi tadi saya beserta keluarga dan rombongan blogger menikmati sajian yakitori. Sejenis sate yang terdiri dari bakso daging kelinci, daging ayam, paprika dan sosis sapi. Rasanya enak. Fahmi yang suka pilih-pilih makanan pun terlihat menikmati yakitorinya. Satu meja beramai-ramai dengan teman blogger dari berbagai daerah kami disajikan juga menu suki & yaki. Semacam olahan steambut atau shabu shabu gitulah. Sajian dari bakso, sosis, mie, sayuran serta jamur yang bisa kita masak sendiri, dicelupkan ke dalam air kaldu mendidih. Disantap selagi panas. Wah seru. Varian dari Suki & Yaki ini ada suki yo, suki dayo, dan kondazu. Jember yang terasa terik meski baru jam sembilan pagi lewat membuat kami sepakat untuk memesan minuman serba dingin. Banyak menu yang ditawarkan. Saya lihat pesanan Bunda Elisa adalah minuman virgin mojito. Suami memesan lime squash, sementara Fahmi minumnya orange sunrise. Saya memesan leccy berry saja. Selain menu yang kami cicipi itu, di Hararu Japanese Food Jember ini juga ada makanan khas Jepang lain seperti sushi. Beberapa sushi yang tersedia seperti hararu sushi, sushi nori, sushi tobiko dan ada tersedia juga camilan lain seperti kentang goreng, roppang, roppang ice, hararu wings, pisang caramel dan lain sebagainya.

Penasaran dengan Hararu Japanese Food Jember? Jika berkesempatan main ke Jember mampirlah di Hararu yang lokasinya berada di lapangan parkir Stasiun Jember.

Intip juga instargramnya di @hararu.jbr biar makin tahu banyak terkait makanan Jepang halal di Jember ini ya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar