Peluang Bisnis Sambil Sekolah
Bisnis kecil-kecilan yang dijalankan Dian dan Bu Ilah di sekolah Fahmi, putra kami jadi contoh buat saya kalau menjalankan bisnis itu akan menghasilkan jika pelakunya tekun, jujur dan kerja keras. Apalagi kalau disertai modal yang cukup. Meski bisnis kecil tapi dengan adanya KTA Online (Kredit Tanpa Agunan) secara online, tentu sangat memudahkan siapa saja mendapatkan modal meski berada di pelosok sekalipun.uSering mengantar dan menunggu Fahmi putra saya bersekolah, diam-diam saya melihat beberapa bisnis yang meski kecil-kecilan tapi ternyata hasilnya menggiurkan. Bisnis yang dilakukan bukan hanya oleh kalangan profesional, tapi juga oleh pelajar sekolah dasar dan ibu rumah tangga. Seperti Dian pelajar kelas enam dan Bu Ilah tetangga kami, contohnya.
Ada banyak contoh bisnis yang bisa dilakukan oleh pelajar maupun ibu rumah tangga. Bisa menjadi bisnis utama, maupun bisnis atau usaha sampingan. Beberapa usaha yang bisa dilakukan contoh nya:Jualan Jajan Anak
Ini yang dilakukan Dian, siswa kelas 6 di sekolah Fahmi. Dian berjualan jajanan anak yang dibuat oleh orang tuanya di rumah.Sistemnya bukan jual beli langsung seperti halnya penjual pada umumnya. Melainkan sistem pesanan. Jadi hari ini, Dian mendata dan mencatat siapa saja yang mau pesan jajanan buat esok hari. Ada pisang keju, agar, sosis goreng dan atau sosis bakar, jagung susu keju, minuman dan jajanan anak lainnya.
Setiap hari Dian hanya membawa apa yang dipesan pembeli. Jadi sudah pasti pulang sekolah dagangannya akan habis tidak bersisa. Meski harga hanya seribu dua ribu, tapi Dian tetap menekuni bisnis jualannya ini. Dian sama sekali tidak merasa gengsi meski di sekolah ia harus menenteng kresek berisi jajanan anak.
Penghasilan Dian per hari dari jam tujuh pagi sampai jam 12 siang paling sedikit Rp.50 ribu. Bayangkan, anak kecil saja sudah punya penghasilan sebesar itu per hari.Bisnis Alat Tulis dan Kantor
Memiliki rumah terletak di depan sekolah, insting dan jiwa bisnis Bu Ilah semakin terasah. Meski sibuk dengan aktivitas dan kegiatan ibu rumah tangga dengan anak ada yang masih berusia balita namun Bu Ilah tetap rajin berjualan.Peluang bisnis yang dijalaninya ialah berjualan alat tulis anak sekolah serta mainan atau pendukung kegiatan belajar mengajar. Cukup diminati anak sekolah karena daerah kami termasuk pelosok, jauh ke toko buku, atau toko perlengkapan kegiatan belajar mengajar. Jadi saat Bu Ilah “menyediakan” semua itu, tentu saja jadi buruan murid-murid.
[caption id="attachment_6749" align="aligncenter" width="300"]Bisnis Katering
Banyaknya orang tua (khususnya kaum ibu) yang mengantar anak mereka selama di sekolah oleh pelaku bisnis kesempatan ini dijadikan peluang usaha masakan rumah alias katering.“Ibu-ibu berangkat pagi pulang siang sama kaya anak sekolah itu kan capek. Tidak ada waktu belanja dan masak. Iya kalau di rumah ada yang masak. Kalau tidak, itulah peluang saya berjualan masakan yang membuat para ibu merasa terbantu.” Kata Bi Iyam, seorang pedagang masakan rumah yang berjualan di sekolah putra saya.
Setiap jam istirahat atau jelang bubar sekolah Bi Iyam datang dengan keranjang besarnya untuk menawarkan berbagai olahan masakan yang sudah dibungkus rapi. Harga yang ditawarkannya cukup terjangkau, membuat para ibu banyak yang tertarik membeli. Citarasa masakannya pun memang lumayan enak. Cocok di lidah para orang tua murid.
[caption id="attachment_6750" align="aligncenter" width="214"]Bisnis Minuman Sehat
Salah satu orang tua murid kelas 5, selalu datang ke sekolah sambil membawa tas besar, berisi botol-botol, gelas plastik, dan sedotan. Sejak anaknya masuk sekolah ibu ini memang berjualan juice dan jamu-jamu kesehatan. Para pembelinya tentu saja murid-murid dan guru, ditambah sesama orang tua murid yang sedang menunggui anak. Sambil menyelam minum air, katanya. Sambil menunggui anaknya, Si Ibu menjadikan waktu yang ada sebagai peluang bisnis. Kebetulan juice segar dan jamu-jamu kesehatan memang belum ada saingan. Karena itu sudah hampir lima tahun Si Ibu tetap menjalankan bisnisnya meski masih sebagai bisnis sampingan. [caption id="attachment_6751" align="aligncenter" width="300"]Dari berbagai bisnis yang saya jabarkan di atas, semua berawal dari nol dan lebih mengandalkan kepada peluang. Saya yakin jika mereka para pelaku bisnis ini mendapatkan suntikan modal yang cukup, bisnis mereka (meski sambil sekolah) akan lebih pesat peningkatannya.
Saat ini semua sudah serba modern. Pengajuan modal tidak selalu harus datang ke bank. Sudah banyak pemberi jasa yang menyediakan fasilitas pengajuan kredit pinjaman modal usaha secara online yang bisa diakses oleh pelaku usaha di seluruh Indonesia. Info lengkap terkait pengajuan modal tanpa jaminan bisa langsung saja cek ke https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan siapapun bisa mengembangkan bisnis yang dijalankan sehingga omzet usaha semakin meningkat pesat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar