Pelatihan Wirausaha Baru Jawa Barat 2018 yang baru saja saya ikuti minggu lalu di Bandung tidak hanya memberikan materi tetapi juga praktik langsung didampingi para ahlinya.
Salah satu praktik yang kami lakukan adalah pembuatan butter. Oya, praktik butter ini kami dapat soalnya kami termasuk pelaku wirausaha baru di bidang makanan dan minuman. Pembuatan butter yang dekat dengan bahan kue-kue, jadi salah satu materi praktik yang kami dapat. Meski sebagian pelaku wirausaha bukan bergelut di bidang kue, minuman misalnya. Namun tetap saja sama-sama ikut praktik ini. Seru dan pasti ilmunya sangat bermanfaat.Kebanyakan peserta adalah pelaku bisnis UKM. Saya justru banyak belajar dari mereka mengenai modal usaha rumahan, cara strategi marketing dari mulut ke mulut, sampai strategi pemasaran online yang kini mulai menggeliat. Tidak sia-sia waktu istirahat atau jam tidur saya gunakan untuk berbincang dengan mereka, para pelaku bisnis UKM ini.
Adapun praktik pembuatan butter yang jadi materi dari Panitia dilakukan di Detuik Kafe, (Detuik singkatan dari deudeuieun tuang ieu katuangan, Bahasa Sunda yang artinya ketagihan makan makanannya) yang beralamat di Jl. Bojong Koneng Atas, Kampung Haur Manggung, Cikutra, Cibeunying Kidul, Cibeunying, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat.Lokasi Detuik Kafe sejuk, luas dan lengkap. Cocok untuk liburan bawa keluarga, anak atau rombongan kantor.
Didampingi ahli pembuat butter untuk pabrik kue kering sekelas Ina Cookies, Kang Dadan, para peserta pelatihan wirausaha baru yang berasal dari berbagai kota atau kabupaten di seluruh Provinsi Jawa Barat ini semua bergembira mengikuti tahap demi tahap rangkaian acara yang kocak, seru dan berkesan. Baiklah langsung saja kita ulas lagi praktik membuat butter nya. Tapi sebelum nya, ada yang tahu apa itu butter? Apa itu margarine? Apa bedanya butter dan margarine? Hayo yang bisa, jawab di kolom komentar ya... Membuat Butter Bahan 1. Susu Cream misal sebanyak 100 ml 2. Susu murni secukupnya 3. Es batu (untuk praktik kecil-kecilan disukai bentuk kotak-kotak yang di freezer rumah itu lho) 4-5 butir es kotak cukuplah. 4. Garam Halus secukupnya [caption id="attachment_6181" align="aligncenter" width="300"]step by stepnya
1. Campuran bahan (susu cream dan susu murni) masukkan ke dalam gelas plastik tertutup. 2. Tambahkan es batu sebanyak 4-5 butir kemudian gelas plastik itu ditutup rapat. 3. Campuran bahan digoyang-goyang atau dikocok-kocok ke atas dan ke bawah selama beberapa menit sampai terbentuk gumpalan butter. [caption id="attachment_6183" align="aligncenter" width="300"]Aslinya cukup lama. Pengalaman kami mengocok sambil berjoget diiringi lagu dangdut itu lebih dari 5 putaran lagu dangdut lho. Kalau satu lagu 5 menit saja, berarti sekitar minimal setengah jam buat ngocok hingga campuran menggumpal.
4. Setelah gumpalan butter terbentuk masukkan garam 2.5%-5% dan pengocokan lanjutkan lagi sampai semua garamnya larut 5. Saring gumpalan butter dengan kain saringan untuk memisahkan cairan yang ada sampai tidak mengandung air lagi. 6. Gumpalan butter yang dihasilkan dimasukkan ke dalam kantong plastik. 7. Butter yang dihasilkan dapat langsung digunakan atau disimpan dalam lemari es. Saat itu setelah praktik, butter yang kami buat langsung dibawa pulang lho. Dan saya bawa pulang butter sekitar sesendok itu ke Cianjur! [caption id="attachment_6184" align="aligncenter" width="300"]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar