Jadi ceritanya Rabu kemarin itu kami harus berangkat ke Kabupaten Kuningan, bertepatan dengan hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat 17 Agustus 2018.
[caption id="attachment_6241" align="aligncenter" width="300"]Untuk sampai ke lokasi, kami memerlukan waktu seharian bahkan mungkin lebih mengingat perjalanan dari rumah di Cianjur Selatan ke Kabupaten Kuningan itu melewati beberapa titik kemacetan seperti di kota Bandung, Sumedang, dan beberapa titik kemacetan lainnya.
Jika akan start mendaki Kamis pagi, maka paling lambat hari Selasa sore kami harus sudah berangkat dari rumah. Padahal baik suami maupun Fahmi putra kami, mereka kan masih sekolah. Sayang banget kalau sampai meninggalkan sekolah dan banyak izin nya.Akhirnya setelah menimbang-nimbang bagimana jalan terbaiknya, kami memutuskan untuk menggunakan Si Dukun sepeda motor kami dari rumah sampai Terminal Cicaheum Bandung.
[caption id="attachment_6242" align="aligncenter" width="300"]Saya pun mencari informasi tentang penitipan motor di Cicaheum dan sekitarnya. Mulai dari twitter, tanya ke group Blogger Bandung, sampai kontak satu-satu teman yang tinggal di Bandung siapa tahu ada yang punya informasinya.
Tapi sampai seminggu lebih saya cari sana-cari sini, semua nihil. Katanya tidak ada penitipan motor sekitar Cicaheum. Yang memberi informasi justru adanya di Leuwi Panjang. Hemm... Ini bisa saja sih, kami titip motor di terminal Bandung yang jurusannya ke beberapa daerah di wilayah barat ini, tapi itu berarti dari Leuwi Panjang kami harus naik“Jangan menyerah. Pasti akan ada tempat buat Si Dukun,” ujar suami menyemangati.
Saya pun terus mengontak lagi semua teman-teman di Bandung demi bisa mendapatkan informasi tentang tempat menitipkan sepeda motor. Tapi hasilnya selalu zonk! Gimana tidak kesal? Karena itu saya dan suami sempat aral. Kepikiran untuk menjual saja Si Dukun lalu uangnya buat nambah-nambah cari kendaraan roda empat yang bisa memfasilitasi kami. Ya, kan kalau pakai mobil meski jauh tapi kami bisa melakukan perjalanan lebih baik. Mobil bisa membawa semua perlengkapan mendaki kami, anak juga kalau mau tidur atau main kalau dalam mobil bisa melakukannya sesuka hati. Hujan atau panas perjalanan tetap lanjut. Gak harus stress mikirin dimana mau titip sepeda motor lagi. Karena itu jadilah kami kepikiran nyari informasi harga mobil terbaru supaya bisa nyari kendaraan pengganti Si Dukun.Tapi rupanya Tuhan menjawab doa kami. Dua hari sebelum waktu kami harus berangkat, tiba-tiba sepupu dari Tasikmalaya mengabarkan kalau tempat kerjanya di Padasuka bisa dititipi sepeda motor.
[caption id="attachment_6240" align="aligncenter" width="269"]Alhamdulillah, kini kami sudah kembali ke Cianjur dan pendakian kami ke Gunung Ciremai pun telah terlaksana tepat pada waktunya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar