Kamis, 28 Juni 2018

Wajah Baru Taman Prawatasari Cianjur

Wajah Baru Taman Prawatasari Cianjur

Ada yang baru di Taman Prawatasari, Jalan Pangeran Hidayatullah Cianjur sejak Lebaran kemarin. Membuat pengunjung setiap harinya semakin membludak, bikin parkiran penuh dan trotoar sesak karena orang dari berbagai daerah berdatangan untuk ikut menikmati sesuatu yang baru itu.

Sudah tahu apakah gerangan yang baru di Taman Prawatasari Cianjur? Ya, semacam permainan Dunia Fantasinya Cianjur kini telah hadir di Taman Prawatasari.

Sebelumnya, kondisi Taman Prawatasari yang diresmikan Cecep Mochtar Soleh pada 18 Januari 2016 sangat memprihatinkan. Taman yang dibangun menelan biaya miliaran rupiah itu sepi, tidak terawat dan malah terkesan kumuh. Sampah menumpuk dimana-mana.

Kini Taman Prawatasari ini banyak berubah terutama dari segi fisik sarana umum. Gazebo, kursi batu, tanaman langka, dan sarana bermain anak di taman ini berubah setelah dibangun Prawatasari "Dunia Fantasinya Cianjur".

Meski diibaratkan Dufan-nya Cianjur namun jangan berharap ada wahana permainan mewah layaknya bianglala, tornado, dan wahana keren lainnya. Karena permainan yang ada di Prawatasari hanya sekelas bom-bom car, gajah terbang, kereta monorail, gocar, wahana air, istana balon, wahana permainan kreativitas anak, dan balon air.

Namun meski masih sederhana warga Cianjur dan sekitarnya khususnya anak-anak tetap datang berbondong-bondong ke Prawatasari demi bisa menikmati liburan dengan berbagai permainan ini.

Ya bagi warga Cianjur yang haus akan hiburan, keberadaan permainan di Prawatasari cukup dinanti-nantikan sebagai ruang publik baru. Selama ini permainan yang bisa dinikmati warga Cianjur sekelas “mini bianglala”, kora-kora, dan atau komidi putar yang ada di pasar malam as know as korsel.

Kini dengan adanya wahana di Prawatasari warga tidak hanya bisa berolahraga, bersantai-santai di taman atau sekedar jalan jalan. Tapi bisa sekaligus berekreasi.

Permainan Prawatasari dibangun atas kerjasama Pemda Cianjur dengan PT. Exotica (Taman Topi Bogor) dengan kontrak kerja sama selama 30 tahun. Buka setiap hari dari pagi sekitar jam 7.30 dan tutup sore sekitar jam 18.00. Hari Minggu lebih ramai karena bertepatan dengan wara car free day. Saat ini Prawatasari masih memperkerjakan pegawainya secara manual. Kedepannya mungkin akan ada sistem pergantian shift sehingga bisa buka lebih lama sampai malam.

Pembelian tiket pun masih dilayani hanya oleh satu counter untuk beberapa jenis permainan. Sehingga antrian selalu panjang. Seandainya satu permainan satu counter tiket mungkin akan lebih nyaman. Atau seperti di Dunia Fantasi sungguhan, tiket masuk sudah termasuk tiket semua wahana di dalam sehingga mau naik atau tidak tak perlu antri-antri lagi.

Biaya masuk tiket anak maupun dewasa Rp. 7000. Itu belum termasuk tiket wahana di dalam. Harga tiket wahana juga bervariasi mulai Rp. 7000 per orang sampai Rp. 15.000.

Di dalam Prawatasari tidak (belum) ada penjual makanan atau minuman. Jadi bila datang apalagi membawa anak-anak sebaiknya persiapkan bawa bekal karena kalau keluar masuk itu tetap akan dikenakan karcis masuk Rp. 7000. Sayang kan... 7000 bisa beli cilor 7 buah, hehehe.

 

 

 

 

Sebagai warga Cianjur yang mengharapkan keberadaan taman dengan fasilitas yang baik tentu saja taman sejenis tidak hanya dibangun di pusat kota Cianjur bagian utara saja. Karena masih banyak warga Cianjur khususnya bagian selatan yang juga mengharapkan adanya fasilitas yang sama.

Dengan adanya taman dan petugas yang disiplin saya harap masyarakat Cianjur akan terbiasa menggunakan dan merawat taman serta fasilitas umum lainnya. Sederhananya belajar membuang sampah pada tempatnya, itu saja dulu. Sehingga kedepannya timbul juga rasa memiliki yang kuat terhadap fasilitas umum di lingkungan sekitarnya.

Mumpung anak sekolah masih libur, yuk main ke Prawatasari!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar