Perempuan Tanpa Make Up
Percaya gak kalau perempuan yang tidak pernah dandan itu ibarat kelapa tidak memiliki santan?
Percaya gak kalau hati lagi bete, pikiran lagi kusut, tapi coba berhias diri, dikiiit saja. Katanya itu akan menjadikan perasaan sedikit lebih baik.
Buat orang yang biasa dandan mungkin bete tidak bete ya dempulin wajah mah udah jadi rutinitas. Nah kalau bagi saya yang tak biasa dandan, dandan sedikit saja pasti dicirikan orang. Padahal suasana antara lagi bete atau bahagia buat saya tidak ada kaitannya sama riasan di wajah. Wajah datar-datar saja. Datar bukan berarti muka tembok loh ya.Hanya makin kesini (makin tua dan sering jumpa buibu pengajian) merasa benerin wajah itu jadi ketagihan. Soalnya melihat mereka yang diusia setengah abad lebih masih pada menor, pada kinclong, lah saya yang gak muda-muda amat sih tapi jelas dibawah usia mereka kok jadi tampak yang paling mengkhawatirkan?
Jujur saja kenapa saya yang jadi tampak ketuaan? Kan bukan hanya malu karena tampak tidak modis saja, kalah sama nenek-nenek tapi juga seolah tidak mampu beli kosmetik gitu.
Ternyata oh ternyata saya mungkin memang kurang (bahkan tidak pernah) dandan. Kurang polesan. Kurang memaksimalkan diri dan saat berjejer sama mereka yang meski tua tapi dirawat saya jelas jadi yang tersisih.
Baiklah sejak menyadari itu saya pun mulai belajar akan merawat diri. Dimulai dengan mencari apa yang bisa membuat saya jadi beda. Akhirnya ketemu: lipstick!
Elizabeth Taylor bilang, “Put on some lipstick and pull yourself together.”
Wardah Exclusive Lipstick memiliki banyak pilihan warna mulai dari yang bernuansa nude, pink, dan merah. Lipstick pilihan saya jatuh ke Wardah no 49 Chesnut yang warnanya kalem tidak begitu menyala.
Tidak harus berbedak tebal, saya cukup mengoles sedikit warna lipstik yang sesuai dan saya merasakan beneran berbeda. Seolah tampil lebih baik dari sebelumnya, saya seakan merasa lebih pede.
Meski karena itu mantan pacar keheranan, dikira saya lagi puber kedua. Hahaha. Anak pun jadi sering bertanya : “Ibu itu kenapa bibirnya digambarin?” ((digambarin))
Beberapa saat saya berkesempatan ikut acara launching produk kecantikan dan beruntung mendapat beberapa pilihan warna lipstick yang saya suka. Mulailah saya ganti-ganti warna lipstick sesuai dengan acara, sesuai dengan busana, sampai sesuai nuansa jiwa #halahbahasanya
Sampai saya kepikiran, ternyata lipstick tidak sekadar memoles bibir, tapi juga pelengkap fashion.
Saya baca di tips beauty nya Wardah Cosmetics beneran dibahas soal itu. Gaya make up bisa dipadukan antara warna lipstick dulu baru kemudian busana. Dicontohkan kalau mau pakai baju motif monokrom, warnai bibir dengan merah. Kalau pakaian kaos dan jeans santai gitu oles saja lipstik pink.
Emang sih tidak semua orang cocok dengan warna lipstik, kecuali orangnya emang pede. Berani mencoba yang baru dan openmind terhadap perubahan. Tapi beneran saya akui lipstik bisa jadi pilihan saya yang “no makeup” kaya saya tapi jadi makeupDari harganya yang terjangkau sekitar Rp59.000 an saja sudah bisa mendapatkan lipstik pilihan di gerah-gerai resmi Wardah di seluruh Indonesia. Atau beli online pun tak apa tapi pastikan keasliannya, ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar