Meski begitu saya tidak anti Si Juki yang tayang perdana di bioskop menjelang tahun baru 2018 ini. Saya malah semakin sering mendengar kelatahan si bocah antimainstrem ini setelah Fahmi anak saya justru menyukainya!
Tidak pagi tidak siang, kalau waktunya boleh buka youtube, bukan lagi Robocar Poly atau Tayo The Little Bus yang dilihatnya. Melainkan ya cuplikan-cuplikan film Si Juki The Movie yang semakin banyak beredar.Ada peni ada peni ada peni... Taklah! Taklah! Taklah!Kelatahan itu pun jadi tidak asing di keluarga kami. Aku dan ayahnya malah suka bertanya ke anak, ada kisah terbaru apa dari Si Juki?
Saya yang sudah ketularan anak terhadap latah Si Juki mulai gugling info nya, sampai didapat beberapa informasi terkait Juki yang awalnya cerita Si Juki ini merupakan komik best seller karya anak bangsa, Faza Meonk.
Komik si Juki pada zamannya adalah komik Best Seller di Indonesia. Faza sang creator berkeinginan ingin bangsa Indonesia memilik ikon animasi kecintaan sendiri hingga akhirnya ia menciptakan si Juki.
Dalam film dan komiknya, si Juki adalah sosok anak muda yang berani tampil beda atau sering disebut anti mainstream. Si Juki menolak untuk menjadi sama dengan sekitarnya.
Justru keberadaannya di jalur antimainstream yang membuat Juki disukai. Sikap Juki yang polos, lucu, dan berani beda membuat nama Juki langsung viral.Tidak heran kalau keluarga kami jadi latah. Awalnya tidak menghiraukan makin kesini malah penasaran eh langsung kepo dan malah jatuh cinta. Hahaha!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar