Kami suka makan gorengan sepanjang waktu bukan berarti tidak tahu bahaya dari terlalu banyak makan gorengan. Kami justru mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan RI dimana salah satu pointnya berbunyi untuk hidup yang lebih sehat ialah dengan menghindari makanan berlemak atau gorengan.
Banyak informasi baik lisan maupun tulisan yang mengulas tentang bahaya minyak goreng yang telah digunakan berulang kali yang mengandung asam lemak jenuh dan lemak trans jika kita makan.
"Tahukah jika kadar lemak/minyak yang kita makan (sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit) menimbun saluran syaraf dan pembuluh darah? Hal ini dapat memicu peningkatan kolesterol jahat dan jadi sumber penyakit tidak menular yang sangat mematikan seperti diabetes, jantung, darah tinggi, obesitas, kanker, stroke dan sebagainya." Demikian dijelaskan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Bapak drg. Oscar Pambudi, pada acara Temu Blogger Kesehatan 2017 di Bandung.
Lah terus gimana? Ngaku mendukung program GERMAS tapi kok jadi Team Keluarga Gorengan Forever?Kami akui memang susah untuk menghindari makanan yang proses nya digoreng. Dan kamu-kamu juga kaan... ayo ngaku!
Sebagai orang Sunda jujur kami tidak bisa meninggalkan goreng ikan asin dan goreng jengkol. Citarasa dan rasa nikmat saat menyantap nasi liwet (menu nasi kebesaran khas kami dalam segala suasana) justru berasal dari harum ikan asin yang digoreng dan bau minyak panas yang menguapkan bau khas jengkol dengan proses memasaknya melalui digoreng.
Tapi kami punya ide bagaimana supaya makanan yang melalui preses penggorengan itu tidak mengandung kadar minyak yang berlebihan. Ada cara bagaimana supaya kita bisa makan gorengan sepuasnya tanpa harus meminum minyak goreng yang menyertainya.
Cara ini saya ketahui ketika saya mengikuti pelatihan wirausaha kecil untuk mantan TKW (buruh migran wanita) yang diselenggarakan Keluarga Migran Indonesia (KAMI) dibawah jaringannya Migrant Institute. Mendapat kesempatan ini saya sebagai mantan TKW tentu saja senang. Berharap bisa dapat ilmu dan peluang untuk buka usaha di rumah kelak.
Salah satu usaha yang dijalankan oleh mantan TKI Hong Kong selaku pemberi materi dalam pelatihan itu adalah pengolahan keripik usus dan keripik jamur.
Meski pengolahannya murni digoreng tapi keripik usus dan keripik jamur ini tidak “membawa” minyak berlebih sebagaimana kalau saya menggoreng sendiri di rumah. Apa rahasianya? Ternyata setelah digoreng, usus dan jamur itu kemudian ditiriskan menggunakan mesin khusus untuk meniriskan minyak goreng.
"Itulah kenapa keripik usus dan keripik jamur yang dijual ke pasaran dalam kemasannya sangat garing dan bebas lengket minyak goreng, ya..." ucap trainer pelatihan Mbak Wina dari Indramayu yang juga seorang mantan buruh migran.
"Selain citarasa makin enak, pengemasan makin bersih dan higienis sehingga produk yang akan dijual enak dipandang. Dilihat dari sisi kesehatannya pun kadar minyak yang menempel pada makanan bisa diminimalisir. Insya Allah makanan jadi lebih sehat ya." Tepuk tangan pun menghadiahi Mbak Wina.
Gak jadi minum minyak goreng dong?Nah sejak ikut pelatihan itu saya jadi kepikiran ingin bisa memiliki mesin peniris minyak goreng dan buka usaha kecil-kecilan. Biar makan gorengan bisa lebih tenang karena kadar minyak yang menempel pada makanan tidak sebanyak ketika saya cukup “mengelapnya” dengan kertas tisu.
Keinginan itu pun sekian lama hanya dipendam dalam angan. Meminimalisir minyak dari gorengan yang kami makan sebisanya dengan meniriskannya secara alami menggunakan saringan, memberi alas dengan kertas atau menjadikan tisu sebagai penyerap minyak gorengnya. Jadul banget ya...
Belum lama tahu jika mesin peniris minyak ini sekarang bisa dibeli secara online. Ada beberapa penjual mesin peniris minyak di berbagai e-commerce terpercaya. Langsung saya masukkan mesin peniris ini ke dalam daftar barang yang harus saya punya tahun 2018 sebagai modal mengembangkan usaha kecil-kecilan di rumah. Mesin peniris di Bukalapak ini kecil, praktis dan cocok bagi usaha rumahan. Kapasitas 7 Kg dihargai Rp.1.200.000. Eh! Tapi itu masih bisa ditawar lho! Ada kolom negonya kan? [caption id="attachment_4867" align="aligncenter" width="175"]Penggunaannya cukup beberapa menit saja sebagian minyak dalam gorengan sudah terserap maksimal. Tidak khawatir menggunakan mesin ini meski di rumah ada anak kecil karena mesinnya menggunakan tutup jadi aman.
Selain itu modelnya kekinian, bahannya terbuat dari stainless, saat meniriskan atau mesin bekerja getarannya tidak seperti ada gempa alias tidak sampai bergetar hebat dan tidak menimbulkan suara berisik. Lebih aman lagi karena dilengkapi dengan mengunci dan kaki mesin dapat bertahan kuat pada dudukan mesin. Dengan pengelasan yang profesional alat peniris ini tidak mudah bocor.
Barang lain yang ingin terkabul di tahun 2018 sebagai modal usaha adalah mesin cup sealer. Kemasan minuman juice dan es yang banyak disukai pembeli akan lebih praktis menggunakan sealer yang juga dijual di Bukalapak. Saya lihat banyak pilihan dan saya jatuh cinta pada mesin cup sealer Eton ET D.8 dengan harga Rp.640.000 dan itu juga masih bisa ditawar padahal sudah plus bonus lid sealer-nya. [caption id="attachment_4868" align="aligncenter" width="177"]Sedangkan mesin perajang ketela saya menemukan yang cocok masih di Lazada harganya Rp.329.900. Meski sederhana, mesin manual pengiris singkong dan atau bahan lain ini bisa jadi modal usaha saya membuat aneka keripik seperti yang saya pelajari di pelatihan wirausaha KAMI Migrant Institute.
[caption id="attachment_4870" align="aligncenter" width="175"]Nah dari ke empat barang yang ingin saya punyai itu untuk mendapatkannya tidak semudah membalikan telapak tangan. Karena di Cianjur kabupaten tempat saya tinggal tidak ada penjual alat tersebut. Karena itu saya harus pintar memutar otak. Pintar dalam semua hal termasuk memilih kualitas barang dan kenyamanan saya kalau berbelanja, secara di kampung saya belum ada penjualnya. Jadi membeli online ini solusinya.
Cashback dari Shopback Shopback adalah situs dimana kita bisa mencari dan mendapatkan penawaran atau diskon menarik dari lebih 300 toko yang kesemuanya memberikan Cashback. Jadi kalau belanja online melalui situs Shopback, selain kita bisa belanja di e-commerce terpercaya yang sudah diurutkan mana aja yang sedang ada discount kita juga akan mendapat cashback alias uang kembali.Cashback akan kita dapat kalau belanja online di Lazada, Bukalapak , JD.Id dan e-commerce lainya yang menjadi partner jika masuk e-commerce nya melalui Shopback ini. Uang kembali ini terus terkumpul di akun Shopback kita dan bisa diambil kalau akumulasinya sudah mencapai Rp.50ribu.
Kabar baiknya lagi Desember ini kan ada Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) yang jatuh pada tanggal 12 Desember dan sudah ada sejak tahun 2012. Dengan Harbolnas ini bisa jadi kesempatan buat belanja lebih murah, karena pada moment ini banyak e-commerce menawarkan berbagai promo serta diskon super tinggi. Termasuk e-commerce dan merchant seperti Lazada, Zalora, Bukalapak, Elevenia, Blibli, Bhinneka, JD ID, Hijup, MatahariMall, Tokopedia, Shopee dan masih banyak e-commerce partner lainnya.
Sudah dapat diskon, free ongkir dan atau potongan dari kupon, ditambah kalau kita belanja online nya melalui ShopBack, akan dapat juga uang kembali alias cashback. Jadi dobel hemat belanja itu saat beli murah dapat diskon harbolnas di e-commerce, sekaligus dapat bonus cashback setiap kali berbelanja online lewat ShopBack.
- Kunjungi situs Shopback.co.id. Masukan email dan password lalu klik daftar.
2. Setelah pendaftaran selesai, otomatis kita akan diarahkan ke tampilan situs Shopback dan lihat saldo kita sudah 25 ribu dan akan mendapat tambahan 20.000 lagi setelah melakukan pembelian pertama kali
Untuk berbelanja di lazada tinggal pilih gambar lazada lalu klik tombol belanja sekarang. Sistem akan mengarahkan ke website lazada dan mulailah berbelanja seperti biasanya.
[caption id="attachment_4873" align="aligncenter" width="300"]3. Cashback akan masuk kedalam akun dalam waktu 48 jam. Cashback yang didapat, baru bisa dicairkan lewat rekening bank, jika saldo cashback sudah mencapai minimum Rp 50.000
Cara diatas juga bisa diterapkan disitus belanja online selain lazada, seperti tokopedia, bukalapak, atau partner e-commerce lainya yang tersedia di Shopback untuk mendapatkan tambahan cashback.
Meski sudah super hemat, tidak berarti saya maruk belanja. Saya tidak aji mumpung saat ada harbolnas. Kehati-hatian dan cermat berbelanja tetap saya utamakan. Kenapa? Ya karena biar tidak kecewa pada akhirya.
- Pilih e-commerce yang terpercaya dan punya nama.
- Lihat seller-nya. Saya sendiri lebih condong kepada seller yang sudah mendapat banyak testimoni sehingga bisa membaca bagaimana interaksi baik atau kurang rekomended antara pembeli dan seller selama ini.
- Teliti kurir. Saya akan super detail mendapatkan kepastian terhadap jasa pengiriman karena lokasi saya tinggal berada di pelosok sehingga tidak semua kurir bisa mengantar barang sampai rumah. Beberapa jasa pengiriman malah terang-terangan tidak sanggup mengantarkan paket ke alamat saya karena lokasi jauh dari kota. Daripada barang ga sampai kan lebih baik memastikannya dari awal.
- Memastikan syarat dan ketentuan sebelum membeli sehingga jika terjadi kesalahan bisa dengan mudah diambil solusi. Selama ini setiap berbelanja online saya tidak ada masalah, namun jika harus return barang, kalau sudah memahami cara serta ketentuannya pastinya kita tidak akan panik lagi.
- Pakai ShopBack. Jujur saja setiap belanja maunya pasti nawar. Tapi berbelanja online tidak semua bisa ditawar. Dengan belanja melalui ShopBack, kita dapat cashback, artinya sama dengan menawar harga, bukan?
- oment Harbolnas. Gunakan moment ini untuk belanja online supaya dapat barang dengan harga miring dan berbagai keuntungan yang ditawarkan e-commerce.
- Waspada Harbolnas. Jangan sampai tertipu oleh penjual online abal-abal yang ikut mengambil kesempatan dari semaraknya moment tahunan harbolnas.
Akhir kata tahun 2018 sudah di depan mata. Impian saya membuka usaha rumahan tidak hanya sekadar menginginkan barang dan alat sebagai modalnya, tapi juga legalitas serta ilmunya. Karena itu saya juga mohon doanya semoga saya terpilih menjadi peserta Wirausaha Baru Jawa Barat 2018 (WUB Jabar 2018). Sehingga usaha yang akan dijalankan bisa membawa manfaat untuk umat dan masyarakat.
Saatnya warga pedesaan dan mantan TKW seperti saya mulai berdikari dan membuka lapangan pekerjaan (minimal buat diri sendiri) sehingga tidak harus kembali menjadi TKI ke luar negeri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar