Minggu, 07 Mei 2017

Membuat Cincau Hijau: Jeli Tradisional Sehat, Manfaat, Tanpa Pengawet, Mudah dan Murah

Membuat Cincau Hijau: Jeli Tradisional Sehat, Manfaat, Tanpa Pengawet, Mudah dan Murah

Ramadhan sebentar lagi. Saatnya kreasi menu buka puasa yang identik dengan manis, dingin, mudah dicerna dan praktis serta ekonomis tentunya. Jeli Cincau Hijau buatan sendiri pasti cocok nih! Karena cincau hijau yang mirip agar-agar ini pasti sehat, tanpa pengawet, mudah buatnya dan ekonomis di kantong.

Cincau biasanya digunakan sebagai campuran minuman. Biasa kita temukan potongan cincau hitam pada es campur, atau minuman penyegar lainnya. Sedangkan cincau hijau biasanya diolah dan disajikan sendirian.

Pohon cincau  hijau (Cyclea barbata) mengandung karbohidrat. Saat daunnya diperas, dapat mengeluarkan cairan yang jika didiamkan akan membentuk endapan berupa jeli. Cincau hijau tumbuhannya mudah ditemukan, khususnya di perkampungan. Jika di kota besar, bisa beli bibit (stek) nya di toko benih atau kebun bunga/apotek hidup.

Sejak kecil saya sudah sering "berkecimpung" dalam dunia kuliner cincau. Khususnya cincau hitam. Untuk cincau hijau biasanya saudara yang rajin membuat. Baru kali ini saya belajar membuatnya sendiri setelah melihat ibu saya mempraktekkan nya di rumah.

Seperti apa dan bagaimana cara buat cincau hijau?
  1. Ambil daun cincau hijau yang cukup tua dan  mulus.
  2. Cuci bersih, kalau perlu rendam dulu dengan air garam supaya kotoran yang nempel hilang.
  3. Kucek dan remas-remas daun cincau dalam rendaman air bersih (matang).
  4. Buang air remasan pertama, untuk menghilangkan bau dan kotoran.
  5. Kucek dan remas lagi daun cincau dengan campuran air matang secukupnya. Saya pakai 15 lembar daun cincau hijau dicampur dengan 1 liter air.
  6. Terus kucek dan remas hingga lendir dari daun keluar dan daun tinggal tulang daunnya saja.
  7. Saring air daun cincau supaya kotoran daun terpisah, disarankan simpan di wadah yang punya tutup.
  8. Diamkan (endapkan) air daun cincau hingga menjadi jeli. Simpan dalam kulkas.
  9. Sambil nunggu cincau mengendap buat cairan gula jawa dan santan. Jika ingin mudah ibu saya sesekali menggunakan sirup yang biasa diiklankan di tv jelang puasa sebagai pengganti cairan gula jawa. Untuk santan bisa memakai santan instan.
  10. Setelah cincau mengendap, ambil beberapa sendok dan campurkan cairan gula jawa atau sirup beserta santannya. Kalau suka campurkan es batu atau bahan lain. Siap dinikmati.
  [caption id="attachment_3976" align="aligncenter" width="169"] 1. Cuci bersih daun cincau hijau[/caption]

 

[caption id="attachment_3978" align="aligncenter" width="300"] 2. Remas hingga layu dan bilas dengan air bersih (matang)[/caption]

 

[caption id="attachment_3981" align="aligncenter" width="300"] 3. Buang air bilasan pertama. Bilas lagi daun cincau hijau dengan air matang hingga menyisakan tulang daun saja[/caption]

 

[caption id="attachment_3982" align="aligncenter" width="300"] 4. Saring bilasan air daun cincau[/caption]

 

[caption id="attachment_3983" align="aligncenter" width="300"] 5. Endapkan bilasan air daun cincau. Buih bisa kita buang.[/caption]

 

[caption id="attachment_3984" align="aligncenter" width="300"] 6. Biarkan mengendap atau simpan di lemari es[/caption]

 

[caption id="attachment_3985" align="aligncenter" width="300"] 7. Setelah mengendap dan jadi cincau, tinggal sendok demi sendok[/caption]

 

[caption id="attachment_3986" align="aligncenter" width="169"] 8. Campurkan cairan gula jawa, sirup, dan santau atau es batu kalau suka[/caption]

 

[caption id="attachment_3987" align="aligncenter" width="169"] 9. Es cincau hijau buatan sendiri tanpa bahan pengawet dan pewarna siap disantap...[/caption]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar