Selasa, 12 Mei 2015

Bahagia itu Nyasar di Rumah Maya yang Samara

Semoga apa yang saya rasa dan ungkap ini tidak salah. Insya Allah...

Teramat bersyukur saat tidak sengaja nyasar di sebuah group para blogger yang anggotanya adalah para muslimah. Yang membuat saya lega, adalah sambutan dari pengelola blog tersebut (umumnya kita sebut admin mungkin ya) yang langsung menyambut dan menerima saya sebagai anggota baru (meski saya akui kalo saya adalah stok lama, hehe) dengan santun, hangat, penuh keramahan dan semangat berbagi silaturahmi.

Sebagai muslimah (maaf untuk yang non muslim) tentunya sejak kecil kita sudah diajarkan untuk membiasakan diri mengucap salam, mengucapkan terimakasih, dan mengatakan maaf jika ada kesalahan baik sengaja atau tidak disengaja. Bayangkan jika semua muslimah melakukan hal-hal yang dianggap sepele tersebut bisa dipastikan akan tercipta kehidupan yang damai, nyaman, dan tumbuh generasi-generasi islami yang sangat menjunjung tinggi ahlak.

Bagaimana tidak? jika seorang muslimah sudah terbiasa dengan menjalankan hal sepele seperti yang saya sebutkan di atas, tentunya akan mengajarkan hal-hal baik lainnya terhadap anak-anaknya, keluarganya serta lingkungannya. Dan di group yang baru saya masuki ini, hal-hal sepele itu ternyata saya temukan. Subhanalloh... indahnya...

Saya lihat anggota group tidak terlalu banyak, tidak mencapai angka fantastis yang biasanya dicapai group-group blogger lainnya. Mungkin karena batasan blogger muslimahnya itu kali ya, yang membuat anggota terseleksi semakin mengerucut. Tapi saya pikir ya lebih bagus demikian. Lebih bagus anggota sedikit tapi benar-benar berkontribusi untuk kebaikan serta kemaslahatan muslimah itu sendiri dan anggota group keseluruhan, daripada banyak anggota tapi gak memberikan manfaat, apalagi hanya menambah kemudaratan, naudzubillah...

Sebelumnya saya pernah merasa kecewa dengan group sejenis. Tidak ada kesalahan sih, hanya saat berkomunikasi dengan adminnya, sepertinya arogan sekali. Boro-boro ada sopan santun, ramah tamah serta kehangatan antara sesama muslimah, yang ada hanya bahasa ketus, bahasa "modern" dan kata-kata jauh dari yang sepantasnya diucapkan muslimah. Yah, mungkin karena orang kota yang tidak mendapatkan akses mengaji yang cukup saat kecilnya. Sehingga tidak tahu dengan istilah islami yang seharusnya diketahui oleh seseorang (yang mengaku) muslimah. Dan tatakrama serta sopan santun seorang muslimah, yang tentunya lain dengan seorang perempuan (saja) yang belum tentu muslimah.

Di group ini, sepertinya hal itu tidak akan terjadi. Meski baru selintas melihat profil para adminnya, namun kesan islami serta muslimahnya terasa kental banget.

Yang membuat saya bisa mengambil kesimpulan tersebut, adalah rasa kenyamanan saya ketika membaca kiriman di wall group dari para anggota, yang kebanyakan diawali dengan ucapan salam "Assalamuaalaikum," lalu kata sapaan akrab "Ukhti" yang terasa nyesss, dingin di hati.

Sejujurnya kata-kata islami dan sejenisnya sudah lama tidak pernah saya dengar dan atau baca dari setiap tulisan atau kiriman para teman di dunia maya. Terakhir membaca dan atau menemukan kalimat (kata) islami selagi selancar di dunia maya adalah dulu, saat masih ada Multiply. Kebetulan karena bergabung di group islami, Islam Under Attack (IUA) yang anggotanya sangat banyak memberi ilmu serta pemahaman islami kepada saya.

Rasa itu, semoga bisa saya dapat lagi di group muslimah ini. Semoga mereka admin serta anggotanya, saudari-saudariku tetap istiqomah dan bisa terus saling berbagi ilmu serta wawasan yang sesuai dengan kemuslimahannya.

Semoga di komunitas blogger muslimah ini saya bisa mendapatkan ilmu kepenulisan (blogging) dan juga ilmu bagaimana menjadi muslimah sejati yang shalehah, seperti kesalehahan ppara istri-istri Nabi Muhammad SAW.

Amin.

#muslimahbloggercommunity #muslimah #blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar